Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Pembakaran Camp Sorikmas Mining Dilakukan Penambang Liar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 11 Jul 2012
  • print Cetak

foto camp SMM di bakarPanyabungan(MO) – Aksi pembakaran camp PT Sorikmas Mining di perbukitan Sambung, Kecamatan Naga Juang, Mandailing Natal (Madina), Sabtu (7/7) lalu, diduga dilakukan para penambang emas tanpa Izin (PETI).

Meski tak ada korban jiwa dalam insiden ini, sekitar 130-an karyawan PTSM, termasuk karyawan kontraktor pengeboran berhasil dievakuasi dan terhindar dari bahaya. Namun, aset perusahaan bernilai ratusan milyar rupiah hangus terbakar. Akibatnya, kegiatan kerja PTSM terganggu.

“Kami tidak marah kepada masyarakat. Namun menyayangkan tindakan anarkis masyarakat PETI yang membakar camp kami di Sambung,” kata President Director PTSM, Paul Willis, dalam siaran pers, Sabtu (7/7).

Government and Media Relations Superintendent PT. SM, Nurul Fazrie menjelaskan bahwa pihak perusahaan tengah mengumpulkan sebanyak mungkin informasi yang dibutuhkan untuk mengambil langkah-langkah yang tepat untuk memastikan perbuatan anarkis masyarakat PETI ini ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kami telah melaporkan peristiwa ini kepada pihak kepolisian dan kasus ini sedang diproses hukum di kepolisian,” jelas Nurul.

Saat iInsiden pembakaran itu, penambang liar mengepung camp PT. SM dari segala penjuru dan kemudian membakar camp. Bangunan kantor beserta isi dan data-data penting, barak-barak kamar karyawan, gudang bahan bakar, gudang logistik, dan dapur ludes terbakar api. Tujuan masyarakat PETI ini adalah untuk bisa menambang emas di Sambung yang merupakan wilayah Kontrak Karya (KK) PT.SM.

PT. SM adalah pemegang KK Generasi VII. KK ditandatangani antara Perusahaan dengan Pemerintah Republik Indonesia pada Februari 1998. Wilayah KK PT. SM seluas 66.200 ha yang berada di Kabupaten Madina meliputi wilayah Sambung di Kecamatan Naga Juang, Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Sejak pertengahan November 2011, PETI mulai menjamur mengambil batuan di wilayah KK PT. SM di Sambung. Jumlahnya semakin bertambah dari hari ke hari.

Perusahaan berharap kasus pembakaran, perusakan, dan gangguan keamanan yang dilakukan oleh orang-orang tak bertanggung jawab terhadap perusahaan dan karyawan segera diselesaikan melalui jalur hukum dengan seadil-adil. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MULAK TU KAMPUNG

    MULAK TU KAMPUNG

    • calendar_month Rabu, 6 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Askolani Nasution Budayawan/Sutrdara film Mandailing   Anak-anak yang pulang kampung juga menjadi ruh bagi sebuah keluarga. Orang tua dan saudara akan bergembira, meskipun tak selalu ada “silua” yang dibawa. Bagi sebuah keluarga, berkumpulnya semua anggota keluarga dalam masa lebaran menjadi hal yang sangat istimewa. Selain karena mengulang kembali masa-masa indah, juga kenikmatan yang […]

  • Suami Isteri Bawa Ganja 6 Kg

    Suami Isteri Bawa Ganja 6 Kg

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan suami istri (pasutri) terpaksa harus meringkuk di dalam tahanan Polsek Panyabungan karena tertangkap membawa ganja kering seberat 6 kg, Kamis (25/7) sekira pukul 09.30 Wib. Pasutri tersebut ditangkap polisi di jalan raya jalur Lintas Sumatera titik Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara. Ketika itu pasangan ini menuju arah Sidempuan. Suami […]

  • Madina Mulai Budidayakan Kepiting Bakau dan Lobster

    Madina Mulai Budidayakan Kepiting Bakau dan Lobster

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA – Himpunan Pemuda Kreatif Kecamatan Batahan dan PTPN IV Unit Batang Laping Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal, bekerja sama mengembangkan budidaya kepiting bakau dan lobster di Kabupaten Madina. “Kerja sama ini merupakan sebagian dari upaya perusahaan dalam menyejahterakan masyarakat,” sebut Manajer PTPN IV Unit Batang Laping, Kasman, Rabu (25/1) “Ini adalah kepedulian kita terhadap […]

  • Atika: Sertifikat Tanah Harus Mensejahterakan dari Sisi Ekonomi

    Atika: Sertifikat Tanah Harus Mensejahterakan dari Sisi Ekonomi

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution menyatakan sertifikat tanah yang diterima seribuan masyarakat memiliki sisi peluang positif. Salah satu peluang itu adalah mendorong penguatan ekonomi warga. “Sertifikat tanah ini juga bernilai guna sebagai modal untuk membuka usaha guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Atika pada pidato penyerahan 1.000 sertifikat tanah untuk […]

  • Saat Tinjau Lokasi Latihan, TNI dari Korem 023/KS Temukan 1 Hektar Ladang Ganja di Madina 

    Saat Tinjau Lokasi Latihan, TNI dari Korem 023/KS Temukan 1 Hektar Ladang Ganja di Madina 

    • calendar_month Rabu, 13 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Prajurit Korem 023/KS dibawah pimpinan Kasi intel Letkol Inf Budy Suradi berhasil menemukan 1 hektare ladang ganja siap panen di Desa Sirangkap Kecamatan Panyabungan Timur Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) Selasa (12/09/2023). Danrem 023/KS Kolonel Inf Lukman Hakim mengatakan penemuan ladang ganja siap panen disaat Prajurit dibawa pimpinan Kasiintel bersama […]

  • Yang Muda Bisa Juga Jadi Raksasa

    Yang Muda Bisa Juga Jadi Raksasa

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Atika Azmi Utammi Nasution, B.AppFin, MFin Masayoshi Son adalah pendiri SoftBank saat masih berusia 24 tahun. Kini, SoftBank menginjak usia 39 tahun dengan jumlah karyawan sekitar 38.000 di seluruh dunia dikutip dari website resmi SoftBank. Pria lulusan UC Berkeley California ini berhasil mengembangkan SoftBank menjadi perusahaan terbesar kedua di Jepang setelah Toyota dan […]

expand_less