Jumat, 6 Mar 2026
light_mode

Pemkab Madina Diminta Serius Gali PAD

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 22 Jan 2013
  • print Cetak



Panyabungan, (MO) –
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal diminta untuk lebih maksimal dan serius menggali potensi pendapatan asli daerah (PAD) untuk pemerataan pembangunan di daerah tersebut. Permintaan itu disampaikan Ketua Fraksi Perjuangan Repormasi DPRD Madina, Binsar Nasution Amd kepada wartawan kemarin di Panyabungan terkait dengan ditetapkan PAD untuk Tahun 2013 sebesar Rp 45 miliar.
Padahal, kata Binsar jika saja pemerintah mau bekerja keras, PAD tahun ini bisa ditetapkan sekitar Rp 60 miliar, mengingat dari berbagai potensi yang ada.

“Kalau kita cermati dari perjalanan pemerintahan ini sejak dimekarkan dari Kabupaten Tapanuli Selatan komponen PAD kita dalam APBD sangatlah rendah. Kita baru mampu menetapkan PAD untuk Tahun 2012 sebesar Rp 40 miliar dengan realisasi rata – rata akhir tahun hanya 20%, walaupun secara keseluruhan tertutupi oleh pendapatan di Dinas Keuangan Daerah,” katanya.

Binsar mengatakan ada beberapa sumber PAD yang bisa dimaksimalkan seperti sumber pendapatan izin mendirikan bangunan (IMB), Galian C, Pertambangan, Retribusi Pasar, Pajak Bumi Bangunan dan BPHTB. “Bila kita melakukan perhitungan potensi yang cermat antara pemerintah dan DPRD maka perlu kita mintakan pihak ke tiga atau konsultan independen dalam penghitungan dan penetapan terget optimal PAD dari potensi yang tersedia,” ujarnya.

Secara riil di lapangan, kata Binsar, harga jual tanah mengalami peningktan secara drastis dari sebelum kabupaten ini terbentuk. Dicontohkan, harga jual tanah di Kecamatan Panyabungan meningkat hingga mencapai 500%. Hal ini bisa dilihat tanah sepanjang jalan Lintas Sumatra dari Desa Gunungtua sampai perkantoran Bupati Madina.

“Saat kita masih tergabung dengan Tapanuli Selatan harga tanah hanya berkisar Rp 5.000 /meter, dan saat ini harga di jalan yang sama sudah ada mencapai Rp 2.500.000 /meter dan paling rendah pada posisi Rp 150.000 /meter. Akan tetapi PBB yang dibebankan masih pada nilai harga tanah Rp 5.000/meter,” jelasnya.(M.Bisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sengketa Pilkada Madina Kasus Pertama Yang Diputus PTTUN Medan

    Sengketa Pilkada Madina Kasus Pertama Yang Diputus PTTUN Medan

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Dari 6 perkara Pilkada yang disidang Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Medan, Sengketa Pilkada Mandailing Natal (Madina) yang merupakan putusan perdana yang diselesaikan oleh majelis hakim. Demikian diungkap Humas PTTUN Medan, Nurman Sutrisno, SH, M.Hum, Jum’at (18/9) yang dilansir situs resmi PTTUN Medan, http://pttun-medan.go.id. Disebutkannya, sidang sengketa Pilkada Nomor Perkara […]

  • Utang Produktif ala LBP dalam Perspektif Islam

    Utang Produktif ala LBP dalam Perspektif Islam

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Djumriah Lina Johan Lingkar Studi Perempuan dan Peradaban Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengakui utang Indonesia mencapai Rp 7.000 triliun. Meskipun begitu, Luhut menegaskan utang tersebut merupakan utang produktif. “Kalau ada yang bilang utang Rp 7.000 triliun, benar tapi utang produktif. Seperti jalan tol ini (Tol Serang-Panimbang) akan dikembalikan sendiri,” […]

  • SBY Ajukan Nama Pengganti Kapolri ke DPR Hari Ini

    SBY Ajukan Nama Pengganti Kapolri ke DPR Hari Ini

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    JAKARTA,- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ternyata sudah mengantongi nama pengganti Kapolri Jenderal Timur Pradopo yang akan memasuki masa pensiun. Nama tersebut akan segera diajukan ke DPR. “Bapak presiden sudah terima nama. Insya Allah hari ini diajukan ke DPR pengganti Pak Timur. Sudah disetujui dan ditandatangani Pak Presiden yang sedianya akan disampaikan ke DPR,” kata […]

  • Syamsul Kena Serangan Jantung

    Syamsul Kena Serangan Jantung

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dirawat di RS Jantung Harapan Kita JAKARTA- Gubernur Sumut nonaktif, Syamsul Arifin, dirawat di Rumah Sakit (RS) Jantung Harapan Kita, Jakarta Barat. Serangan jantung mendadak pada Jumat (27/5) siang, memaksa Syamsul harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit terbesar khusus jantung itu. Hingga tadi malam, kondisi Syamsul masih dalam pantauan tim dokter dibawah kendali dr […]

  • Nyawanya Terancam, Shafron Adukan Evaline Sago

    Nyawanya Terancam, Shafron Adukan Evaline Sago

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        MEDAN (Mandailing Online) – Tokoh Pantai Barat Madina, Shafron mengadukan anggota DPRD Madina, Evaline Sago ke Poldasu. Pengaduan berlangsung Kamis (21/11/2019) di ruang Sentra Layanan Kepolisian Terpadu Polda Sumatera Utara. Pengaduan ini dilakukan Shafron karena dia merasa akan dibunuh oleh putri pengusaha sawit Ignasius Sago itu. “Saya mengartikan kalimat Eveline Sago ‘shafron selesai […]

  • Nasib Syariat Islam Di “Negeri” Serambi Mekah

    Nasib Syariat Islam Di “Negeri” Serambi Mekah

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kilas balik sembilan tahun lalu, gegap gempita masyarakat di Aceh menyambut “kado” istimewa yang diberikan Pemerintah Pusat kepada provinsi itu. “Kado” itu adalah Syariat (hukum) Islam, dan diberikan pada 1 Muharram 1423 Hijriyah atau bertepatan dengan 14 Maret 2002. Gegap gempita itu diawali dengan gelar pawai saat Aceh dipimpin Abdullah Puteh sebagai gubernur. Kini, “kado” […]

expand_less