Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

PIONIR YANG HILANG

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 3 Mei 2019
  • print Cetak

Willem Iskander. Amir Hamdani Nasution (inset)

 

Oleh : Amir Hamdani Nasution, SHI.MH

Sekitar tahun 2011-2014, saya dan Abdul Syukur Nasution (sekarang beliau menjadi pengabdi negara di Sibolga) begitu sering berkunjung ke rumah sejahrawan Mandailing yakni Basyral Hamidi Harahap (semasa beliau masih hidup) di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur.

Rumah Ompung (begitu panggilan kami) penuh dengan buku, dan ada satu bilah pedang keluarga yang Ompung tunjukkan. Beliau bilang : “Ini pedang keluarga kami yang melawan Padri kala itu”. Sebagai generasi hari ini, kami mafhum atas psikologis Ompung.

Satu hal yang menjadi bahan diskusi kami di suatu ketika : kenapa Sati Nasution atau yang akrab dipanggil Willem Iskander seolah-olah hilang dari literatur Nasional. Terkesan hilang dari ingatan Republik.

Padahal, ahli sejarah dan tokoh pendidikan kawakan, Dr Hendrik Kroeskamp, sebagaimana dituliskan Basyral Hamidi Harahap, bahwa orang Tapanuli boleh berbangga atas prestasi Willem Iskander sebagai satu diantara orang Indonesia yang pertama telah berhasil membuktikan kemampuannya memimpin lembaga pendidikan yang penting.

Pernyataan Kroeskamp tersebut sejalan dengan isi salah satu tajuk harian De Locomotif yang terbit di Semarang bulan Agustus 1876, berjudul “In Memoriam Willem Iskander”, yang menokohkan Willem Iskander sebagai pionir pendidikan.

Kompas.com tanggal 2 Mei 2016, menyebutkan ada 3 orang Indonesia yang melebihi zamannya. “Perjuangan agar terbebas dari penjajah tidak harus dengan cara mengangkat senjata. Perjuangan bisa dilakukan dengan jalur pendidikan. Pendidikan yang menanamkan kesadaran wawasan kebangsaan”. Mereka adalah Willem Iskander, Ki Hadjar Dewantara (Soewardi Soerjaningrat), dan Engku Moh Syafei.

Kiprah Willem Iskander adalah mendirikan Kweekschool Tano Bato, buka pertama tahun 1862. Kiprah Ki Hadjar Dewantara adalah mendirikan Taman Siswa 3 Juli 1922. Sementara, kiprah M Syafi’i adalah mendirikan Inlandsche Nijverheid School (INS) di Kayu Tanam, Sumatera Barat. Dari perbandingan historis secara sederhana tersebut, ada yang aneh perlakuan rezim pemerintahan ini dari zaman ke zaman terhadap ketiganya. Yang satu “dijunjung tinggi” dan diabadikan menjadi Pahlawan Nasional, yang “dua” secara tidak langsung dihilangkan dari sejarah Republik.***

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mulai 2015, Seluruh PNS Harus Dilatih Lagi

    Mulai 2015, Seluruh PNS Harus Dilatih Lagi

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – -Banyaknya PNS yang kompetensinya rendah mendorong Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) mewajibkan seluruh pejabat pembina kepegawaian (PPK) menggelar diklat untuk aparaturnya. Harapannya, dengan mendapatkan diklat kemampuan PNS akan bertambah. “Seiring dengan akan dilaksanakannya moratorium, daerah harus memberdayaan PNS yang ada. Itu sebabnya, mulai tahun depan seluruh PPK wajib mendiklatkan PNS-nya,” […]

  • ATLAS PENCIPTAAN

    ATLAS PENCIPTAAN

    • calendar_month Selasa, 31 Agt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bantahan atas Teori Darwin Para Darwinis menyatakan bahwa dengan mengalami perubahan-perubahan kecil, mahluk-mahluk hidup berevolusi dari satu spesies ke spesies lainnya selama jutaan tahun. Menurut pernyataan yang dibantah temuan-temuan ilmiah ini, ikan beralihrupa ke amfibi, dan reptil beralihrupa ke burung. Proses yang disebut alihrupa ini, yang dikatakan berlangsung jutaan tahun, seharusnya meninggalkan sangat banyak petunjuk […]

  • Siap Siap, Dukcapil Madina Akan Datangi Kecamatan. Ada Apa Ya

    Siap Siap, Dukcapil Madina Akan Datangi Kecamatan. Ada Apa Ya

    • calendar_month Jumat, 14 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA-Mandailing Online: Jelang Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Mandailing Mandailing Natal Tahun 2024 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Madina wacanakan akan kembali laksanakan Jemput Bola penjaringan perekaman e-KTP bagi pemula. Ridwan Nasution Kadis Dukcapil Madina pada Mandailing Online Jum’at 14/6/2024 menjelaskan rencananya pada bulan Juli ini, akan kembali dilakuka  kegiatan perekaman e-KTP, Pelayanan dan penjaringan […]

  • Banyak Yang Ustad, Etnis Mandailing di Kaltim Tak Lagi Batak

    Banyak Yang Ustad, Etnis Mandailing di Kaltim Tak Lagi Batak

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Etnis Mandailing di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur makin dikenal sebagai etnis yang beragama Islam, bukan lagi Batak Kristen seperti selama ini anggapan orang di sana. Perubahan imej ini merupakan dampak dari banyaknya etnis Mandailing di Balikpapan yang tampil sebagai ustad. “Banyak etnis Mandailing yang ustad, bahkan sebagian ada yang dipanggil kiyai […]

  • Wakil Bupati Madina Minta Capaskibraka Nasional Jaga Nama Baik Madina

    Wakil Bupati Madina Minta Capaskibraka Nasional Jaga Nama Baik Madina

    • calendar_month Rabu, 12 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal, Atika Azmi Utammi melepas Calon Paskibraka Nasional asal Kabupaten Mandailing Natal, Nabil Arya Barata Lubis. Siswa SMA Negeri 2 Plus Panyabungan ini akan mengikuti pemusatan latihan Pengibaran Bendera Merah Putih dalam Upacara Peringatan HUT RI ke 78 di Istana Negara, Jakarta. Dalam acara pelepasan ini, Atika pun […]

  • Polri: Kasus pers tak bisa langsung ke polisi

    Polri: Kasus pers tak bisa langsung ke polisi

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Mabes Polri-Dewan Pers sepakat dan sepaham bahwa seluruh kasus yang berkaitan dengan pers tidak bisa langsung dilaporkan ke polisi. “Ke depannya tak bisa ujug-ujug lagi masyarakat langsung lapor ke polisi. Harus dilaporkan ke Dewan Pers dan menjalankan mekanisme mediasi terlebih dahulu dan hak jawab,” kata Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Iskandar Hasan, […]

expand_less