Senin, 20 Apr 2026
light_mode

PIONIR YANG HILANG

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 3 Mei 2019
  • print Cetak

Willem Iskander. Amir Hamdani Nasution (inset)

 

Oleh : Amir Hamdani Nasution, SHI.MH

Sekitar tahun 2011-2014, saya dan Abdul Syukur Nasution (sekarang beliau menjadi pengabdi negara di Sibolga) begitu sering berkunjung ke rumah sejahrawan Mandailing yakni Basyral Hamidi Harahap (semasa beliau masih hidup) di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur.

Rumah Ompung (begitu panggilan kami) penuh dengan buku, dan ada satu bilah pedang keluarga yang Ompung tunjukkan. Beliau bilang : “Ini pedang keluarga kami yang melawan Padri kala itu”. Sebagai generasi hari ini, kami mafhum atas psikologis Ompung.

Satu hal yang menjadi bahan diskusi kami di suatu ketika : kenapa Sati Nasution atau yang akrab dipanggil Willem Iskander seolah-olah hilang dari literatur Nasional. Terkesan hilang dari ingatan Republik.

Padahal, ahli sejarah dan tokoh pendidikan kawakan, Dr Hendrik Kroeskamp, sebagaimana dituliskan Basyral Hamidi Harahap, bahwa orang Tapanuli boleh berbangga atas prestasi Willem Iskander sebagai satu diantara orang Indonesia yang pertama telah berhasil membuktikan kemampuannya memimpin lembaga pendidikan yang penting.

Pernyataan Kroeskamp tersebut sejalan dengan isi salah satu tajuk harian De Locomotif yang terbit di Semarang bulan Agustus 1876, berjudul “In Memoriam Willem Iskander”, yang menokohkan Willem Iskander sebagai pionir pendidikan.

Kompas.com tanggal 2 Mei 2016, menyebutkan ada 3 orang Indonesia yang melebihi zamannya. “Perjuangan agar terbebas dari penjajah tidak harus dengan cara mengangkat senjata. Perjuangan bisa dilakukan dengan jalur pendidikan. Pendidikan yang menanamkan kesadaran wawasan kebangsaan”. Mereka adalah Willem Iskander, Ki Hadjar Dewantara (Soewardi Soerjaningrat), dan Engku Moh Syafei.

Kiprah Willem Iskander adalah mendirikan Kweekschool Tano Bato, buka pertama tahun 1862. Kiprah Ki Hadjar Dewantara adalah mendirikan Taman Siswa 3 Juli 1922. Sementara, kiprah M Syafi’i adalah mendirikan Inlandsche Nijverheid School (INS) di Kayu Tanam, Sumatera Barat. Dari perbandingan historis secara sederhana tersebut, ada yang aneh perlakuan rezim pemerintahan ini dari zaman ke zaman terhadap ketiganya. Yang satu “dijunjung tinggi” dan diabadikan menjadi Pahlawan Nasional, yang “dua” secara tidak langsung dihilangkan dari sejarah Republik.***

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harun Mustafa Nasution Dimata Warga Desa Pagur

    Harun Mustafa Nasution Dimata Warga Desa Pagur

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan Timur ( Mandailing Online) : ”  Harun Mustafa Nasution itu bukan orang lain dimata masyarakat, pengasuh beliau saja dimasa kecilnya orang desa Pagur, belum lagi kita bicara keluarga, ” Kata Kari Akbar salah seorang tokoh masyarakat Desa Pagur  Kecamatan Panyabungan Timur, Mandailing Natal ( Madina ) Jum’at 11/10/2024. Kari Akbar mengku, banyak yang sudah […]

  • Kemenag Tidak Terima Lowongan Pelamar Umum

    Kemenag Tidak Terima Lowongan Pelamar Umum

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Seluruhnya Diisi Oleh Tenaga Honorer JAKARTA, – Kementerian Agama (Kemenag) memastikan tidak menerima pendaftaran CPNS baru dari pelamar umum. Seluruh kuota CPNS baru yang mereka terima, dipakai untuk menuntaskan pengangkatan tenaga honorer kategori I maupun II. Kepala Pusat Informasi dan Humas (Pinmas) Kemenag Zubaidi mengatakan, dirinya sudah mendapatkan informasi tentang skema tes CPNS Kemenag langsung […]

  • Masdoelhak Nasoetion, Kematiannya Menimbulkan Kemarahan PBB (bagian 1)

    Masdoelhak Nasoetion, Kematiannya Menimbulkan Kemarahan PBB (bagian 1)

    • calendar_month Senin, 30 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dewan Keamanan PBB marah besar. Pimpinan organisasi bangsa-bangsa yang berkantor di New York meminta sebuah tim netral di Belanda untuk melakukan penyelidikan segera atas kematian Dr. Mr. Masdoelhak Nasoetion di Yogyakarta 21 Desember 1948. Reaksi cepat badan PBB ini untuk menanggapi berita yang beredar dan dilansir di London sebagaimana diberitakan De Heerenveensche koerier : onafhankelijk […]

  • Limbah PMKS Diduga Biang Kerok Sungai Pisusuk di Batahan Berubah Warna dan Bau

    Limbah PMKS Diduga Biang Kerok Sungai Pisusuk di Batahan Berubah Warna dan Bau

    • calendar_month Senin, 2 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    BATAHAN( Mandailing Online ) Sungai batang pisusuk di Kecamatan Batahan, Mandailing Natal ( Madina ) diduga tercemar limbah pabrik PMKS, kondisi sungai berubah warna kehitaman dan mengeluarkan bau tidak sedap, disepanjang sungai terlihat banyak ikan mati diduga akibat limbah pabrik kelapa sawit yang ada di sekitar nya. Senin 2/10/2023. Menurut keterangam warga, kondisi air sungai […]

  • Akhirnya Si Naknun Masuk Film

    Akhirnya Si Naknun Masuk Film

    • calendar_month Jumat, 5 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara Pimred Mandailing Online Tak lama lagi penggemar cerbung “Si Naknun” akan bisa menyaksikan karya Askolani Nasution ini dalam bentuk film. Saya termasuk yang menantikannya. “Insyaallah, syuting perdana akan dilakukan Minggu lusa,” ungkap Askolani di Panyabungan, Jum’at (5/3/202) di sela kegiatan pendalam karakter para calon pemain Si Naknun. Saya juga ikut main […]

  • Menelusuri Makam Tuanku Tambusai di Seremban, Malaysia

    Menelusuri Makam Tuanku Tambusai di Seremban, Malaysia

    • calendar_month Selasa, 22 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara Pemimpin Redaksi Mandailing Online Bukit itu bukan perbukitan besar, melainkan bentangan bukit kecil yang tidak terlalu tinggi. Diapit oleh Jl. Rasah dan Jl. Tok Ungku dan Sungai Batang Benar. Sebuah perbukitan di  Seremban, Negeri Sembilan, Malaysia. Di atas bukit inilah berada makam Tuanku Tambusai, salah satu pahlawan nasional Republik Indonesia yang […]

expand_less