Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

PLTP Sorik Marapi Akan Beroperasi Tahun Ini

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 18 Mei 2019
  • print Cetak

Pekerja melakukan pemeriksaan rutin jaringan instalasi pipa di wilayah Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Salak. Foto JIBI/Rachman/Binsis.com

 

JAKARTA (Mandailing Online) Tiga pembangkit listrik tenaga panas bumi akan beroperasi komersial pada tahun ini.

Salah satu diantaranya adalah PLTP Sorik Marapi unit I berkapasitas 45 MW di Mandailing Natal (Madina). Dua lagi PLTP Muaralaboh unit I berkapasitas 80 MW, dan PLTP Sokoria unit I berkapasitas 5 MW.

Direktur Panas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ida Nuryatin Finahari, Selasa (14/5/2019) mengatakan beroperasinya tiga PLTP tersebut akan menambah pemanfaatan kapasitas total terpasang energi panas bumi di Indonesia.

Saat ini pemanfaatan kapasitas total terpasang energi panas bumi di Indonesia adalah sebesar 1.948,5 Mega Watt (MW).

Berdasarkan eksplorasi, potensi panas bumi di tiga wilayah kerja tersebut sebenernya jauh lebih besar daripada PLTP yang akan dipasang. Adapun wilayah kerja panas bumi (WKP) Muaralaboh memiliki potensi 220 MW, WKP Sorik Merapi memiliki potensi 240 MW, dan WKP Sokoria 30 MW.

Menurutnya, keberhasilan pemanfaatan panas bumi berdasarkan hasil eksplorasi memang menjadi tantangan sendiri bagi pengembang. Sebab, tidak selamanya, WKP yang dimaksud akan menghasilkan energi panas bumi sebesar hasil survey. Pengembang pun membutuhkan waktu cukup lama yakni kira-kira hingga tujuh tahun lamanya untuk menggali setiap sumur yang berpotensi menghasilkan panas bumi sebagai energi pembangkitan.

“Jadi memang itu tantangan karena risiko eksplorasi tadi meskipun ada studi kira-kira sumbernya ada di sini tapi keberhasilan eksplorasi itu sendiri 50% ada dan 50% tidak dari studi awal itu,” katanya.

Kementerian ESDM pun setidaknya telah memiliki sembilan daftar WKP yang bisa dieksploitasi dengan kapasitas total pengembangan 1.262 MW. Wilayah kerja tersebut yakni WKP Sungai Penuh 110 MW, Lumut Balai 225 MW, Hululais 165 MW, Cibuni 10 MW, Tabanan 65 MW, Tulehu 7 MW, Muaralaboh 220 MW, Rantau Dedap 220 MW, Sorik Merapi 240 MW.

Sementara, ada 22 WKP yang sudah dieksplorasi dengan rencana pengembangan total 1.745 MW. Wilayah kerja itu yakni Arjuno Welirang 185 MW, Atadei 10 MW, Baturaden 220 MW, Blawan Ijen 110 MW, Candi Umbul Telomoyo 55 MW, Danau Ranau 40 MW, Gunung Lawu 110 MW, Gunung Rajabasa 220 MW, Gunung Sirung 5 MW, Gunung Talang – Bukit Kili 20 MW, Gunung Tangkuban Perahu 60 MW, Gunung Ungaran 55 MW, Jaboi 10 MW, Kaldera Danau Banten 110 MW, Kepahiang 110 MW, Oka-ile Ange 10 MW, Saulawah Agam 110 MW, Sokoria 30 MW, Songa Wayaua 10 MW, Tampomas 45 MW, Telaga Ngebel 165 MW, dan Way Ratai 55 MW.

“Yang masih dalam tahap eksplorasi banyak sekali,” katanya.

Sumber : Bisnis.com (https://ekonomi.bisnis.com/read/20190515/44/922929/3-pembangkit-geotermal-siap-beroperasi-komersial-tahun-ini#)

Editor : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilkada Madina, Ahmad Husein Mendaftar di 2 Parpol

    Pilkada Madina, Ahmad Husein Mendaftar di 2 Parpol

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bakal Calon Bupati Madina, H. Ahmad Husein Nasution mendafar di 2 partai politik berbeda, Rabu (2/10/2019). Dua partai politik itu adalah Partai Nasdem dan Partai Perindo. Dengan demikian, Ahmad Husein yang dikenal sebagai tokoh pengusaha muda ini telah mendaftar di 3 partai politik, setelah pertengahan September lalu mendaftar di PDI […]

  • Harga Kulit Manis Makin Manis

    Harga Kulit Manis Makin Manis

    • calendar_month Kamis, 18 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam dua minggu terakhir, harga kulit manis di tingkat petani dan pengumpul semakin manis. Harga terkini sudah menyentuh 11.000 rupiah per kg, sebelumnya masih Rp. 9.000. Trend kenaikan ini dipicu oleh permintaan eksportir yang terus terus meningkat, seiring kebutuhan kulit manis terus melambung di pasaran internasional. “Harga kulit manis dalam dua […]

  • Miliki Ganja, Residivis Warga Panyabungan Jae Kembali Berurusan Dengan Polisi

    Miliki Ganja, Residivis Warga Panyabungan Jae Kembali Berurusan Dengan Polisi

    • calendar_month Rabu, 31 Mei 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) – MSN alias Klara (45) seorang residivis kasus ganja, warga Desa Panyabungan Jae, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kembali berurusan dengan polisi Klara kembali diamankan Satresnarkoba Polres Madina karena memiliki ganja kering siap edar sebanyak 12,38 gram untuk dijual. Pria botak ini diamankan di Jalan Masjid Panyabungan Jae beserta uang […]

  • Polda Sumut Periksa 80 Saksi, PLN Tunggu Giliran

    Polda Sumut Periksa 80 Saksi, PLN Tunggu Giliran

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, – Guna mencari pelaku dan provokator kerusahan yang terjadi Lapas Klas IA Tanjung Gusta Medan, Pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) akan melakukan pemeriksaan terhadap pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) “Tidak tertutup kemungkinan, pihak PLN akan diperiksa. Terutama terkait dengan adanya gardu yang meledak akibat daya berlebihan, sehingga menjadi penyebab padamnya listrik di LP […]

  • Komisi I DPRD Madina Sidak ke SDN 116 Percontohan

    Komisi I DPRD Madina Sidak ke SDN 116 Percontohan

    • calendar_month Rabu, 10 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi I DPRD Madina sidak ke SDN 116 Percontohan Desa Pidoli Lombang, Panyabungan pada Selasa (9/11) kemarin. Sidak ini merupakan tindak lanjut dari masuknya surat Pernyataan Mosi Tidak Percaya kepada Kepala SDN 116 Percontohan Ajawani. Surat yang ditujukan kepada Ketua DPRD Madina dengan tembusan Komisi I itu memuat 7 alasan munculnya […]

  • Soal Panyabungan Macet, Akibat Keterbatasan Terminal

    Soal Panyabungan Macet, Akibat Keterbatasan Terminal

    • calendar_month Selasa, 12 Jun 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kemacetan di depan Pasar Baru Panyabungan, diduga akiat lemahnya Pemkab Madina melakukan penertiban angkutan umum yang parkir di badan jalan. “Tiap hari itu bang, angkutan umum parkir di badan jalan. Ya, macetlah. Kayaknya Pemkab tak berani sama pengusaha angkutan,” kata Leman Lubis, warga Panyabungan kepada Mandailing Online, Selasa (12/6/2018). Jalan raya […]

expand_less