Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

POTRET BURAM NEGERI

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 30 Mar 2021
  • print Cetak

Oleh: Riani,S.Pd.I
Guru di Medan

Angka kemiskinan di Indonesia masih cukup tinggi. Ditambah harus berhadapan dengan wabah covid-19 yang hingga kini belum sirna, diperkirakan bisa bertambah. Bukan hanya kaum laki-laki yang banyak kehilangan pekerjaan. Tak jarang, perempuan pun harus ikut terjun mencari nafkah demi untuk kebutuhan hidup.

Seorang nenek dan cucunya viral di sosial media. Awalnya hal ini karena warganet mengunggah sebuah video badut saat tengah malam. Badut tersebut terlihat lelah hingga duduk di pinggir jalan. Tampak ada seorang anak kecil yang mengintip dari belakang lalu ke depan pangkuan badut tersebut. Kejadian ini membuat perekam terenyuh sehingga turun untuk membagikan kotak makanan. Ketika badut tersebut membuka kostumnya, ternyata ia adalah seorang nenek-nenek. Nenek dan cucunya pun tampak bahagia saat menerima bantuan dari perekam. Minggu (28/3/2021).

Sungguh miris potret kemiskinan di negeri ini.  Di satu sisi, rakyat mengais rezeki demi sesuap nasi. Namun yang menyesakkan dada, di sisi lain, gaya hidup penguasa yang menampilkan kemewahan, dari mulai gaji tinggi hingga mobil mewah. Wajar jika mereka berebut untuk mendapatkan jabatan/kekuasaan.

Pemecahan masalah kemiskinan sejatinya menjadi prioritas utama. Pemerintah perlu mengantisipasi potensi peningkatan kemiskinan yang disebabkan akses pangan, termasuk akibat dari kehilangan pekerjaan. Akses pangan yang tidak terpenuhi dikarenakan kebijakan yang kurang berpihak pada rakyat, mulai dari impor kebutuhan pokok, hingga pengelolaan sumber daya alam yang dikelola oleh investor asing, sehingga mempersempit lapangan pekerjaan serta meningkatkan pengangguran dan kemiskinan. Ditambah hutang ribawi yang menambah kesengsaraan rakyat.

Islam dalam mengentaskan kemiskinan, keberhasilannya sudah terbukti di era gemilang islam. Pertama dalam sistem kepemilikan. Islam membagi kepemilikan menjadi: kepemilikan individu, kepemilikan negara dan kepemilikan umum.

Kepemilikan individu diakui karena merupakan bagian dari hak manusia untuk mempertahankan hidupnya. Kepemilikan individu diatur agar tidak menzalimi manusia lainnya. Karena itu, tidak boleh individu menguasai aset dan sumberdaya yang seharusnya masuk dalam kepemilikan negara atau pun kepemilikan umum.

Kedua pengembangan kekayaan atau investasi. Semua harus terikat syariat dengan sistem mata uang emas dan perak, tanpa riba, sehingga tercipta kemakmuran yang merata. Wallahu ‘alambish Shawab.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kopri Pc PMII Madina Pertanyakan SIPP PN Madina yang Lumpuh, Wakil Ketua PN : SIPP Mengalami Masalah sejak April

    Kopri Pc PMII Madina Pertanyakan SIPP PN Madina yang Lumpuh, Wakil Ketua PN : SIPP Mengalami Masalah sejak April

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Natal) – Pengurus Cabang Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri Kabupaten Mandailing Natal (Kopri Pc. PMII Madina) Audensi dengan Pengadilan Negeri Mandailing Natal (Madina) sebab tidak berfungsinya sejumlah fitur penting dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) dengan nomor surat 002.KOPRI-PC-XV.U-01.01.D.-1.06.2025. Kata Devi Rahmasari Ketua Kopri PC PMII Madina. Dalam isi surat tertulis tersebut. […]

  • Camat di Madina Terindikasi Arahkan Kepdes Loloskan Bimtek PKK

    Camat di Madina Terindikasi Arahkan Kepdes Loloskan Bimtek PKK

    • calendar_month Jumat, 26 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Temuan LSM Tamperak mencuatkan indikasi peran para camat di Mandailing Natal (Madina) mengarahkan kepala desa meloloskan program Bimtek TP PKK Desa. Bimtek TP PKK Desa menjadi sorotan publik karena dilaksanakan sebelum masa pencairan Dana Desa. LSM Tamperak menemukan banyak kepala desa pontang panting mencari pinjaman kepada rentenir pembunga uang untuk pembiayaan […]

  • Demi Poles Wajah Kota Panyabungan, Dinas PUPR Lembur Sampai Malam

    Demi Poles Wajah Kota Panyabungan, Dinas PUPR Lembur Sampai Malam

    • calendar_month Minggu, 30 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Demi memoles wajah ibu kota Kabupaten Mandailing yakni Kota Panyabungan, Dinaa PUPR beserta Kontraktor rela lembur untuk melakukan pengaspalan jalan lintas barat sekitar pasar baru sampai Puskesmas Panyabungan Jae Sabtu malam 29/7/2023. Warga sekitar pun terlihat sumbringa, karena akses jalan utama lintas barat telah diperbaiki ( hotmik ) karena tahun lalu […]

  • Reses Sobir di Manyabar, dari Infra hingga Ekonomi

    Reses Sobir di Manyabar, dari Infra hingga Ekonomi

    • calendar_month Senin, 23 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Lanjutan pambangunan jalan usaha tani sepanjang sekitar 850 meter menjadi salah satu ajuan Desa Manyabar, Panyabungan saat reses anggota DPRD Madina dari Partai Golkar, Sobir Lubis,SH melakukan reses di Desa itu, Senin (23/12/2019). Sepanjang 30 meter telah dibangun menggunakan Dana Desa. Sehingga sekitar 800 meter lagi membutuhkan dukungan dana dari APBD Madina. Menurut Kepala […]

  • Yusuf Nomor 1, Dahlan Nomor 2

    Yusuf Nomor 1, Dahlan Nomor 2

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengundian omor urut calon bupati/wakil bupati Madina untuk Pilkada 2015 dilaksanakan KPU Madina, Rabu (26/8) di gedung Serba Guna, Panyabungan. Pasangan calon bupati/wakil bupati Yusuf Nasution-Imron Lubis mendapat nomor urut 1, sedangkan pasangan Dahlan Hasan-Jakfar Sukhairi mendapat nomor urut 2. Pengundian pengambilan nomor ini dihadiri simpatisan dan pendukung masing-masing calon bupati […]

  • Mahasiswa Desak Kejatisu Periksa Bupati Madina Untuk Pemberkasan

    Mahasiswa Desak Kejatisu Periksa Bupati Madina Untuk Pemberkasan

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Mahasiswa kembali melakukan unjukrasa di depan kantor Kejatisu, Medan, Senin (9/9/2019) mendesak penuntasan kasus Taman Raja Batu di Madina. Aksi unjukrasa yang dimulai sekira pukul 11.30 WIB dan berkekuatan sekitar 50 massa itu berasal dari organisasi Koalisi Mahasiswa Pergerakan Madina (Kompak). Mereka memampangkan spanduk yang berisi desakan serta melakukan orasi […]

expand_less