Sabtu, 15 Agu 2026
light_mode

Puskesmas Patiluban Adakan Pengobatan Gratis

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 15 Okt 2010
  • print Cetak

Panyabungan,

Puskesmas Patiluban Mudik mengadakan pengobatan gratis di Desa Pasir Pasar II Natal, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kamis (14/10/2010).

Pengobatan gratis ini untuk membantu masyarakat misikin supaya lebih sehat dan untuk memberantas penyakit di tengah-tengah masyarakat.

Saat dikonfirmasi wartawan, Kepala Puskesmas Sri Windumi mengatakan, pihaknya melakukan pengobatan gratis setiap bulannya, tetapi berpindah-pindah desa.

“Hari ini kita di Pasar II Natal ini melakuka pengobatan dan posyandu. Sudah 50 orang masyarakat Natal yang datang untuk memeriksakan penyakitnya sekalian berobat ke sini, dan anak-anak sebanyak 20 orang,” ujarnya.

Pengobatan gratis yang dilakukan ini adalah program pemerintah untuk memberantas penyakit dan agar masyarakat sehat. Selain itu program ini sangat membantu masyarakat Natal dan sekitarnya karena mereka bisa langsung berobat dengan gratis tanpa harus pergi ke rumah sakit, terangnya.

“Kita mengobati semua penyakit, siapa saja masayarakat masyarakat yang dating kita terima, tetapi kalau penyakit itu sudah tidak bisa lagi ditangani, kita akan anjurkan supaya berobat ke rumah sakit,” terangnya.

Masih kata Sri, mudah-mudahan warga yang sedang sakit dan belum sempat berobat ke dokter, bisa mendapatkan pelayanan medis dari mereka secara cuma-cuma.

Selain itu program ini juga mendapat dukungan dari Dinas Kesahatan Kabupaten Mandailing Natal. “Kita kan terus melakukan program ini, untuk memperkecil penyakit di masyarakat,” terangnya.

Sementara Maidar, warga Pasar II Natal yang datang untuk memeriksakan kehamilannya, oleh tim kesehatan diberikan suntik tetanus. Maidar mengakatkan, dia sangat terbantu dengan adanya pengobatan gratis yang dilakukan Puskesmas Patiluban.

“Kita tidak perlu lagi ke rumah sakit untuk memeriksa penyakit kita, melainkan mereka yang datang kesini. Pokoknya kita sangat terbantu dengan program pemerintah ini yang mengadakan pengobatn gratis,” ujar Maidar.

Maidar mengharapakan supaya program ini berkelanjutan jangan hari ini saja. “Saya pribadi sangat berterima kasih kepada pemerintah, terutama pada petugas Puskesmas Patiluban yang telah meringankan langkah mereka mau melaksanakan pengobatan gratis di Pasar II Natal,” tandas Maidar. (BS-026)
sumber: beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Plt. Bupati: Polemik Tambang Rakyat Akibat Kesalahan Pemerintah

    Plt. Bupati: Polemik Tambang Rakyat Akibat Kesalahan Pemerintah

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Plt Bupati mengakui, bahwa selama ini pemerintah lah yang salah terkait maraknya tambang rakyat liar serta tidak tertatanya lokasi-lokasi gelondongan emas (galundung) yang menyebar di pemukiman-pemukiman penduduk. Dilema tambang rakyat di Madina selama ini terkait belum adanya penghunjukan WP yang diperlukan bagi tahapan awal bagi proses legalitas usaha tambang mineral maupun […]

  • Luncurkan Proyek Mikro Masyarakat

    Luncurkan Proyek Mikro Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 5 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Luncurkan Proyek Mikro Masyarakat – PT Sorik Mas Mining (PTSM) diwakili Comdev officer Win Fadli Nurisfa menyerahkan 36 buah meja belajar dan 72 kursi untuk MDA Guppi Desa Binanga Kec.Hutabargot jumat,(1/2). Penyerahaan Proyek Mikro masyarakat ini diterima oleh Kepala Desa Binanga Mhd Taon Batubara dan Sahminan Nasution selaku pengurus MDA. (Mo/hol)

  • Desa Aek Nabara Berada di Hutan, Bidan Desa Tak Mau Datang

    Desa Aek Nabara Berada di Hutan, Bidan Desa Tak Mau Datang

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Warga Desa Aek Nabara, Kecamatan Panyabungan Timur, Mandailing Natal (Madina) tak pernah disentuh layanan medis. Itu karena puskesmas tak ada di desa yang berada di dalam hutan ini. Meski pemerintah daerah telah mengangkat tenaga bidan PTT (Pewagawai Tidak Tetap), pun layanan medis tak jua diperoleh warga, sebab petugas bidan PTT […]

  • KPK Menunggu, Poldasu dan Kejatisu Mempersilakan

    KPK Menunggu, Poldasu dan Kejatisu Mempersilakan

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ambil Alih Kasus Korupsi Besar yang Mandeg JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memberikan sinyal kesiapannya untuk mengambil alih perkara-perkara dugaan korupsi yang mandeg di kejaksaan dan kepolisian di Sumatera Utara. Juru Bicara KPK Johan Budi menjelaskan, pengambilalihan akan dilakukan jika prosedurnya terpenuhi. Dijelaskan Johan, kasus dugaan korupsi yang bisa diambil alih KPK adalah kasus yang […]

  • Atika : Pebukaan Jalan ke Perkebunan Rakyat Satu Solusi Penting

    Atika : Pebukaan Jalan ke Perkebunan Rakyat Satu Solusi Penting

    • calendar_month Sabtu, 5 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perkebunan rakyat merupakan salah satu lapangan usaha rakyat yang terbesar dalam struktur ekonomi Madina di sektor pertanian. Bahkan, secara kalkulasi, perkebunan jauh lebih rill memakmurkan petani ketimbang sawah. Sebab, standar kepemilikan luas lahan sawah sejatinya adalah 2 hingga 3 hektar per kepala keluarga. Tetapi luas sawah itu tak bisa tercapai per […]

  • DPRD Akan Tangani Kasus BOS

    DPRD Akan Tangani Kasus BOS

    • calendar_month Rabu, 25 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (MO) – Sekretaris Komisi 1 DPRD Mandailing Natal (Madina) Iskandar Hasibuan mengungkapkan pihaknya akan memanggil para kepala sekolah SD, SMP, SMA/SMK, manager BOS, Kepala Dinas Pendidikan dan jajarannya. Pemanggilan itu terkait mencuatnya kasus-kasus penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sekolah-sekolah di Madina. “Paling lambat akhir bulan Juli 2012 ini Pimpinan DPRD akan memanggil […]

expand_less