Minggu, 8 Mar 2026
light_mode

Rindu Perubahan, Ribuan Orang Hadiri Kampanye Haji-Miswaruddin

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 4 Des 2015
  • print Cetak
Pasangan Haji-Miswaruddin di kampanye akbar

Pasangan Haji-Miswaruddin di kampanye akbar

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ribuan orang memadati lapangan Aek Godang, panyabungan menghadiri kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati Madina nomor urut 3, Saparuddin Haji-Miswaruddin Daulay, Kamis (3/12).

Kampanye akbar pasangan berslogan “Sahabat Muda” dan “Ulang Ra Rundut Be” ini mengambil thema ‘Bershalawat bersama Sahabat Muda” menghadirkan musisi religi Opick, artis Odang CS serta penceramah Ustadz Abdul Wahid dan Ustadz Hasan Tanjung LC.

Selain tokoh partai Golkar dan PPP, juga H Ismail Hakim Lubis atau akrab disapa Oji Atas yang merupakan ayah kandung Saparuddin Haji.

Oji Atas dalam orasi politiknya menyatakan, pasangan Saparuddin Haji dan Miswaruddin Daulay merupakan pasangan yang memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda, diperkirakan akan mampu membawa perubahan yang lebih baik untuk Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Soso Saparuddin Haji dinilai dapat membawa masyarakat Madina lebih sejahtera lima tahun ke depan. Selain berlatar belakang santri dan pernah menempuh pendidikan di University of Cairo, dan telah sukses memimpin berbagai organisasi termasuk organisasi ekonomi Kadin. Sementara Miswaruddin Daulay dikenal sebagai akademisi di salah satu perguruan tinggi negeri di Medan.

 “Paslon nomor urut 3 ini merupakan pasangan ideal, dan insyaAllah akan melakukan perubahan bagi masyarakat Madina lebih sejahtera, mari kita pilih pasangan nomor urut 3 untuk Madina yang lebih baik,” ujarnya dari podium.

Dia juga menyampaikan kepada seluruh PNS di pemerintahan, mulai dari pejabat, camat, lurah dan kepala desa supaya jangan mau ditekan dan diintervensi maupun dipaksa untuk memilih salah satu paslon ataupun dipaksa menjadi tim sukses, tetapi berikanlah hak suara untuk menentukan pilihan pada tanggal 9 desember.

“Jangan mau dipaksa, karena kita sudah merdeka. Cukup sudah kita dijajah selama 3,5 abad oleh Belanda dan 3,5 tahun oleh Jepang, ini zamannya reformasi dan kita berhak dan bebas untuk menentukan pilihan kita, jangan takut kepada siapapun, melainkan takut sama Tuhan” sebutnya.

Sementara, Ir Amin Daulay dari Golkar, dalam orasi politiknya menyatakan, 16 tahun sudah Kabupaten Madina mekar dari Tapanuli Selatan, dan selama itu juga pembangunan di Madina belum memberi dampak yang positif bagi kesejahteraan rakyat.

“Saya sendiri dan bapak Oji Atas adalah saksi hidup mekarnya daerah kita ini, enam belas tahun sudah Madina mekar, tapi selama itu juga masyarakat masih banyak yang sengsara, rakyat masih miskin dan terzalimi, sementara mereka-mereka yang duduk manis di sana hanyalah penikmat-penikmat dari perjuangan tokoh-tokoh kita terdahulu,” katanya.

“Karena itulah, mari kita bersama-sama memilih nomor 3, karena pasangan Saparuddin Haji-Miswaruddin Daulay yang lahir dan dibesarkan di Madina tentu lebih mengerti apa yang dibutuhkan rakyat. Mari tinggalkan semua perbedaan dan satukan pilihan kita kepada paslon nomor urut 3 untuk perbaikan Madina ke depan,” teriak Amin.

Di sesi lain, Miswaruddin Daulay mengatakan, sudah saatnya masyarakat Madina bangkit dari keterpurukan, bangkit dari ketertinggalan dengan memilih paslon nomor urut 3,  yang akan membuktikan bahwa Madina bisa lebih baik dari yang selama ini.

“Kami akan abdikan apa yang ada dalam diri kami untuk seluruh rakyat Madina, kami prihatin melihat perjalanan Kabupaten Madina yang sudah cukup lama, tapi rakyat belum merasakan dampak positif. Kami akan amanah, berikan kesempatan dan kepercayaan bagi kami untuk memimpin daerah yang sama-sama kita cintai ini, insya Allah kami akan buat perubahan, tidak ada yang namanya KKN, tidak ada membayar untuk suatu jabatan, kami siap melaksanakan pemerintahan yang bersih dan berkualitas, yakinlah bersama kami Madina akan lebih baik,” kata Miswar.

Sedangkan Saparuddin Haji alias Akong dalam orasinya mengatakan, ‎Kabupaten Madina sungguh kaya sumber daya alam, tapi sesungguhnya SDA yang dimiliki itu belum bisa memberikan kesejahteraan bagi rakyat.

Kebijakan-kebijakan pemerintah belum berpihak kepada rakyat, sehingga banyak terjadi ketimpangan yang berujung penderitaan bagi rakyat.

“Kita melihat harga karet murah, harga hasil bumi masyarakat tidak diperhatikan pemerintah. Apabila masyarakat memberikan amanah, kami nanti bersama DPRD akan membuat langkah strategis untuk menuntaskan persoalan-persoalan rakyat, itu yang kami utamakan. Karena, sudah cukuplah rakyat menderita di tengah kekayaan alam yang kita miliki. Karena semua kekayaan alam ini adalah milik kita dan diperuntukkan untuk kesejahteraan ummat, bukan untuk kekayaan mereka-mereka yang mengkhianati rakyat,” katanya.

“Berikan kepercayaan dan kesempatan bagi kami, kami akan amanah, kami tidak akan memberikan janji-janji, tapi kami akan tunjukkan bukti bahwa kamilah yang terbaik diantara paslon yang lain, pilih kami tanggal 9 desember mendatang, dan InsyaAllah kami akan berbuat yang terbaik bagi daerah kita,” himbau Saparuddin Haji.

Sumber                : http://koranbogor.com

Editor    : Dahlan Barubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Majelis Ilmu Syekh H. M. Arsjad Thalib Lubis Distribusikan Alquran kepada Santri

    Majelis Ilmu Syekh H. M. Arsjad Thalib Lubis Distribusikan Alquran kepada Santri

    • calendar_month Rabu, 2 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Majelis Ilmu Syekh H. M. Arsjad Thalib Lubis mendistribusikan Alquran kepada puluhan santri binaan di kecamatan Panyabungan. Penyerahan Alquran bantuan dari Yayasan Khodimul Ummah Madani ini dilaksanakan pada Selasa (1/2) sore di kediaman Pembima Majelis Ilmu Syekh H. M Arsjad Thakib Lubis Mukhtar Nasution di Jalan Bermula, Kelurahan Sipolu-polu. Pimpinan Majelis […]

  • Madina Tolak Kebijakan Sekolah 8 Jam Sehari

    Madina Tolak Kebijakan Sekolah 8 Jam Sehari

    • calendar_month Rabu, 14 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy yang akan menerapkan sekolah 8 jam sehari sangat tidak populis dan perlu dikaji ulang. Kebijakan itu sepaket dengan rencana masa 5 hari per pekan yang akan ditereapkan pada  Tahun Ajaran 2017-2018. “Durasi 8 jam sehari ini dinilai akan mematikan jam belajar di madrasah […]

  • Aswin Parinduri Mendaftar ke Golkar Madina

    Aswin Parinduri Mendaftar ke Golkar Madina

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPD Golkar Madina, H. Aswin Parinduri mengambil formulir pendaftaran dirinya sebagai bakal calon bupati Madina ke DPD Partai Golkar Madina, hari ini. Sekretaris Tim Penjaringa DPD Partai Golkar Madina, Anas Suheri Lubis resmi menyerahkan formulir pendaftaran kepada H. Aswin Parinduri. DPD Partai Golkar Madina resmi membuka pendaftaran bagi calon […]

  • Prof.Uli Kozok Janjikan Kerja sama dengan Tympanum

    Prof.Uli Kozok Janjikan Kerja sama dengan Tympanum

    • calendar_month Minggu, 8 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO)- Tympanum Novem dalam waktu dekat akan menjalin kerja sama dengan Prof. Uli Kozok, ahli tata bahasa dan budaya Tapanuli berkebangsaan Jerman. Berawal dari software “Latin to Mandailing” yang dikembangkan Tympanum Novem dan di publikasikan melalui situs 4shared.com beberapa waktu yang lalu. Software dimaksud diyakini menarik perhatian peneliti senior Etnologi Asia Pasifik di Universitas […]

  • Sihar Sitorus Reses di Madina

    Sihar Sitorus Reses di Madina

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABYNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPR RI Komisi XI, Sihar PH Sitorus melakukan resea di Kabupaten Mandailing Natal sejak Rabu hingga Kamis (4-5/3/2020). Kebutuhan infrastruktur, ekonomi dan sektor pariwisata menjadi bahasan penting antara Pemkab Mandailing Natal (Madina) dengan Sihar. Pertemuan pada Kamis di aula kantor bupati Madina, pihak Pemkab Madina menyampaikan paparan kebutuhan Madina dilanjutkan […]

  • BPKH Wilayah I Salahi Prosedur di Ulu Pungkut

    BPKH Wilayah I Salahi Prosedur di Ulu Pungkut

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Terkait penolakan 13 desa di Ulu Pungkut terhadap hasil pemancangan batas hutan lindung di Kecamatan Ulupungkut, Mandailing Natal (Madina) dinilai akibat pihak BPKH Wilayah I Sumatera Utara menyalahi prosedur. “Tanda batas yang dibuat BPKH Wilayah I telah menyalahi karena tidak pernah melakukan pertemuan dengan masyarakat Ulu Pungkut, akibatnya masyarakat merasa […]

expand_less