Rabu, 14 Okt 2026
light_mode
Tak Berkategori

Sikat Habis Pelaku Illegal Loging di Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 1 Mei 2013
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online)  Bupati Madina harus bertindak tegas menindak pelaku illegal di hulu sungai Aek Ridwan Rangkuti,SH,M.Hum, 1-5-2013Mata dan Aek Ranto Puran, dengan meminta kepada Polres dan Dishutbun Madina melakukan audit investigasi di hulu kedua sungai tersebut. Bupati harus meminta secara tertulis kapada Polres Madina untuk mengambil langkah-langkah hukum terhadap pelaku illegal loging, dengan dalih pembukaan perkebunan di hulu kedua Sungai tersebut. Hal itu di katakan Ketua DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Tabagsel,Ridwan rangkuti, SH, M. Hum kepada Wartawan, Rabu (1/5) di Panyabungan. Dikatakannya, audit investigasi diperlukan untuk mengetahui siapa-siapa pengusaha, pejabat, dan oknum anggota dan mantan anggota DPRD yang membuka perkebunan dengan menebangi hutan di kawasan Bukit Barisan tersebut, tanpa Izin Pemanfaatan Kayu (IPK) dari Bupati Madina. “Siapapun oknum pelakunya harus diproses secara hukum, karena perbuatan mereka telah mengakibatkan kerugian besar kapada masyarakat Madina dengan munculnya bencana banjir bandang di wilayah Panyabungan dan sekitarnya,”kata Ridwan.  Dilanjuutkannya, para pelaku illegal logil di Hulu Sungai Aek Mata, Aek Ranto Puran di Kec. Panyabungan, dan Pelaku illegal Loging di hulu Aek Siancing di Kec. Siabu harus diseret ke Pengadilan sebagai perusak hutan Madina, dan harus dinyatakan sebagai musuh bersama. Akibat perbuatan pelaku illegal loging atau perambah hutan illegal tesebut lebih berbahaya dari pada tindak pidana korupsi. Sebab dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Sebagai korban banjir dan longsor masyarakat kehilangan tempat tinggal, luka luka dan bahkan korban jiwa.  Untuk itu, kata Ridwan,  Bupati dan Kapolres Madina harus segera melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus illegal loging di ketiga Hulu sungai tersebut. Saya sudah seringkali peringatkan Pemkab. Madina sejak tahn 2002 yang lalu agar pembukaan kebun di hulu sungai tersebut dihentikan karena akan merusak hutan dan bentang alam Bukit Barisan, sebab akan beresiko besar dikemudian hari. Sekarang baru dampaknya itu muncul dengan bencana besar.  “Apakah Pemkab Madina menginginkan bencana lebih besar lagi akan terjadi?. Jika tidak, maka tidak ada kata terlambat sikat habis  semua pelaku  illegal loging di hulu Sungai Aek Mata, Aek Ranto Puran dan Aek Siancing di Lumban Dolok tersebut, dengan audit investigasi lapangan akan terungkap siapa pemilik kebun karet di hulu dan disepanang bentang sungai Aek Mata dan Aek Ranto Puran tersebut. Bupati dan Kapolres jangan takut melakukan tindakan tegas, siapapun oknum pelaku illegal loging tersebut dengan dalih membuka lahan perkebunan. Sikat habis, tindak tegas dan seret ke pengadilan, pelaku illegal loging harus  dianggap sebagai Musuh Bersama Masyarakat Madina. (Lkt)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Minta Tambang Emas di Huta Bargot Dilegalkan

    Warga Minta Tambang Emas di Huta Bargot Dilegalkan

    • calendar_month Selasa, 12 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    Panyabungan, Masyarakat berharap keberadaan tambang emas di Huta Bargot dibina bukan dibinasakan. Hal itu disampaikan masyarakat saat Tim Pemberdayaan Pemanfaatan Potensi Sumber Daya Mineral Tambang (P3SDMT) melakukan sosialisasi di Desa Simalagi, Kecamatan Huta Bargot, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) baru-baru ini. Tambang emas ilegal di Huta Bargot yang sudah beroperasi sekian lama dan bisa meningkatakan perekonomian […]

  • Pemilih Malas ke TPS Karena Minim Politik Uang

    Pemilih Malas ke TPS Karena Minim Politik Uang

    • calendar_month Rabu, 9 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Faktor utama pemilih malas datang ke TPS menyalurkan hak pilihnya di Pilkada Madina 2015 ditengarai akibat minimnya politik uang. Sejumlah warga di Kecamatan Tambangan, Kecamatan Panyabungan, Kecamatan Panyabungan Timur dan Kecamatan Panyabungan Selatan mengaku tak sudi mencoblos karena tak ada tim pemenangan calon bupati yang datang membawa uang. “Malas lah, tak […]

  • Tambang Emas Ilegal Meraja Lela di TNBG Madina

    Tambang Emas Ilegal Meraja Lela di TNBG Madina

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Madina-Mandailing Online: Perusakan lingkungan akibat aktifitas Pertambangan emas ilegal kini semakin marak dan sudah merambah ke wilayah Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) yang notabene dilindungi oleh negara sebagai paru-paru dunia. Aktifitas tambang emas ilegal di kawasan TNBG ini sepertinya kebal hukum. Sebab diketahui telah beberapa kali tim dari TNBG sudah melakukan razia. Namun, tampaknya tak […]

  • Atika Tokoh Milenial Harapan Penerobos Ekonomi Madina

    Atika Tokoh Milenial Harapan Penerobos Ekonomi Madina

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara Pemimpin muda itu agresif, penerobos. Bahkan dobrakan kebijakannya sangat deras. Itulah jika pemimpin diangkat dari kalangan muda. Dari kaum milenial. Pemimpin demikian sangat dibutuhkan menggerakkan pemerintahan daerah. Di era yang serba akurat, era dimana energi gebrakan kebijakan harus deras agar suatu daerah mampu berpacu menerobos dinamika tuntutan ekonomi globalisasi, digitalisasi, di […]

  • Adhyaksa pantas jadi ketum PSSI

    Adhyaksa pantas jadi ketum PSSI

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Mantan pemain nasional, Rully Nere, menilai Adhyaksa Dault pantas menduduki kursi Ketua Umum PSSI periode 2011-2015. Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga ini dicalonkan klub ISP Purwokerto. “Saya sudah mendengar pak Adhyaksa mencalonkan diri dan menganggapnya figur yang tepat menggantikan Nurdin Halid,” kata Rully Nere di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, baru-baru ini. […]

  • DPRD Madina Fokuskan Pembebasan Warga Batahan I dari Tahanan Polisi

    DPRD Madina Fokuskan Pembebasan Warga Batahan I dari Tahanan Polisi

    • calendar_month Rabu, 30 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Madina saat ini memprioritaskan mengeluakan 13 warga Batahan I dari tahanan polisi. Itu dikatakan Ketua DPRD (Mandailing Natal ) Madina, Hj. Leli Hartati menjawab wartawan usai memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II yang dihadiri warga Batahan I Kecamatan Batahan, Rabu (30/3/2016). Mengenai nasib rekomendasi Pansus DPRD Madina tentang pencabutan […]

expand_less