Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Tak Berkategori

Sikat Habis Pelaku Illegal Loging di Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 1 Mei 2013
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online)  Bupati Madina harus bertindak tegas menindak pelaku illegal di hulu sungai Aek Ridwan Rangkuti,SH,M.Hum, 1-5-2013Mata dan Aek Ranto Puran, dengan meminta kepada Polres dan Dishutbun Madina melakukan audit investigasi di hulu kedua sungai tersebut. Bupati harus meminta secara tertulis kapada Polres Madina untuk mengambil langkah-langkah hukum terhadap pelaku illegal loging, dengan dalih pembukaan perkebunan di hulu kedua Sungai tersebut. Hal itu di katakan Ketua DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Tabagsel,Ridwan rangkuti, SH, M. Hum kepada Wartawan, Rabu (1/5) di Panyabungan. Dikatakannya, audit investigasi diperlukan untuk mengetahui siapa-siapa pengusaha, pejabat, dan oknum anggota dan mantan anggota DPRD yang membuka perkebunan dengan menebangi hutan di kawasan Bukit Barisan tersebut, tanpa Izin Pemanfaatan Kayu (IPK) dari Bupati Madina. “Siapapun oknum pelakunya harus diproses secara hukum, karena perbuatan mereka telah mengakibatkan kerugian besar kapada masyarakat Madina dengan munculnya bencana banjir bandang di wilayah Panyabungan dan sekitarnya,”kata Ridwan.  Dilanjuutkannya, para pelaku illegal logil di Hulu Sungai Aek Mata, Aek Ranto Puran di Kec. Panyabungan, dan Pelaku illegal Loging di hulu Aek Siancing di Kec. Siabu harus diseret ke Pengadilan sebagai perusak hutan Madina, dan harus dinyatakan sebagai musuh bersama. Akibat perbuatan pelaku illegal loging atau perambah hutan illegal tesebut lebih berbahaya dari pada tindak pidana korupsi. Sebab dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Sebagai korban banjir dan longsor masyarakat kehilangan tempat tinggal, luka luka dan bahkan korban jiwa.  Untuk itu, kata Ridwan,  Bupati dan Kapolres Madina harus segera melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus illegal loging di ketiga Hulu sungai tersebut. Saya sudah seringkali peringatkan Pemkab. Madina sejak tahn 2002 yang lalu agar pembukaan kebun di hulu sungai tersebut dihentikan karena akan merusak hutan dan bentang alam Bukit Barisan, sebab akan beresiko besar dikemudian hari. Sekarang baru dampaknya itu muncul dengan bencana besar.  “Apakah Pemkab Madina menginginkan bencana lebih besar lagi akan terjadi?. Jika tidak, maka tidak ada kata terlambat sikat habis  semua pelaku  illegal loging di hulu Sungai Aek Mata, Aek Ranto Puran dan Aek Siancing di Lumban Dolok tersebut, dengan audit investigasi lapangan akan terungkap siapa pemilik kebun karet di hulu dan disepanang bentang sungai Aek Mata dan Aek Ranto Puran tersebut. Bupati dan Kapolres jangan takut melakukan tindakan tegas, siapapun oknum pelaku illegal loging tersebut dengan dalih membuka lahan perkebunan. Sikat habis, tindak tegas dan seret ke pengadilan, pelaku illegal loging harus  dianggap sebagai Musuh Bersama Masyarakat Madina. (Lkt)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejaksaan Stabat tetapkan 4 tersangka korupsi BLH

    Kejaksaan Stabat tetapkan 4 tersangka korupsi BLH

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    LANGKAT – Kejaksaan Negeri Stabat menetapkan empat tersangka kasus dugaan korupsi di Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, yang merugikan negara sekitar Rp 500 juta. “Benar sudah empat yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi di Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Langkat,” kata Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Stabat Jhon Leonardo Hutagalung di Stabat, hari […]

  • Pansus DPRD Madina Terima LKPJ Bupati Dengan Sejumlah Catatan

    Pansus DPRD Madina Terima LKPJ Bupati Dengan Sejumlah Catatan

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Mandailing Natal (Madina) menerima Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) bupati Madina Tahun Anggaran 2014. Meski menerima, tetapi Pansus mengiringinya dengan sejumlah catatan yang harus diperbaiki kepala daerah di tahun-tahun selanjutnya. Sikap  Pansus ini disampaikan pada rapat paripurna DPRD Madina, Selasa (9/6) dipimpin Ketua DPRD Madina Hj. Leli […]

  • Ranking ujian CPNS harus diumumkan

    Ranking ujian CPNS harus diumumkan

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Seluruh panitia seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemprovsu dan Pemkab/Pemko di Sumut harus mengumumkan ranking hasil ujian yang dinilai perguruan tinggi negeri (PTN) kepada masyarakat. “Jadi tidak hanya nama-nama yang lulus saja yang diumumkan. Nilai seluruh peserta yang mengikuti seleksi CPNS juga harus diumumkan panitia seleksi,” kata Ketua Komisi A bidang […]

  • Pemerintah Ajak Wartawan Bangun Madina

    Pemerintah Ajak Wartawan Bangun Madina

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Pemerintah kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama wartawan untuk sama-sama membangun daerah demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Wartawan sangat diharapkan memberikan informasi yang sifatnya akurat secara timbal balik antara aspirasi rakyat dengan kebijakan pemerintah daerah, sehingga kebijakan-kebijakan yang dilahirkan pemerintah daerah tepat berdasarkan fakta yang ada. Bupati Madina HM […]

  • Palas, Antara Sawit, Jalan, dan Politik Kekerabatan

    Palas, Antara Sawit, Jalan, dan Politik Kekerabatan

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Secara ekonomi, Padang Lawas (Palas) masih sangat bergantung pada sektor pertanian, perkebunan, dan turunannya. Data BPS menunjukkan lebih dari separuh struktur ekonomi Palas masih ditopang sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan (54,63 persen). Pertumbuhan ekonominya masih positif, sekitar 4,19 persen pada 2025, tetapi melambat dibanding tahun sebelumnya. Artinya begini: uang […]

  • Bapenda Madina : Setiap Rupiah Pajak Anda Kembali Jadi Jalan, Lampu dan Layanan Publik

    Bapenda Madina : Setiap Rupiah Pajak Anda Kembali Jadi Jalan, Lampu dan Layanan Publik

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA|| Mandailing Online – Kepala Bapenda Mandailing Natal Ahmad Yasir Lubis menegaskan, pajak dan retribusi bukan “uang hilang”. Semua yang dibayar warga kembali ke masyarakat dalam bentuk jalan mulus, lampu penerangan, layanan kesehatan, hingga fasilitas pendidikan. “Tertib pajak berarti ikut membangun daerah sendiri,” kata Yasir, Senin 20/5/2026 Mengacu UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang HKPD, […]

expand_less