Kamis, 10 Sep 2026
light_mode

Solusikah Melawan Covid Dengan UKS?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 18 Jun 2021
  • print Cetak

Oleh: Susi Ummu Ameera
Pegiat Literasi

Melawan covid adalah kewajiban semua pihak, terlebih pemerintah, yang memiliki wewenang penuh atas kebijakan untuk rakyatnya. Dalam  24 jam terakhir, Satuan Tugas Penanganan Covid mencatat 8.189 kasus harian terkonfirmasi positif.

Peningkatan itu membuat akumulasi kasus positif covid bertambah menjadi 1.919.547 kasus. Oleh karena itu, pemerintah daerah di masing-masing wilayah bekerja keras membuat kebijakan untuk menekan angka positif covid, seperti yang dilakukan pemerintah daerah Medan.

Anggota Komisi II DPRD Medan, Afif Abdillah, meminta Dinas Pendidikan Medan untuk menyiapkan infrastruktur kesehatan di setiap sekolah yang ada di Kota Medan. Terkhusus, setiap sekolah wajib mengaktifkan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) secara layak. Sepengetahuannya, masih banyak UKS yang kurang layak bahkan tidak aktif sama sekali. Padahal dalam kondisi pandemi saat ini, keberadaan UKS sangat penting dan mendasar. Di lain pihak mengikuti arahan menteri pendidikan dan kebudayaan, Walikota Medan Boby Afif Nasution menyatakan bahwa sekolah tatap muka harus dengan persiapan dan konsep yang matang, bukan ajang coba-coba. Meskipun kebijakan ini bertolak belakang dengan arahan Gubsu yang menolak adanya belajar tatap muka di bulan Juli ini, (SumutPos, 7/6).

Tampak adanya ketidaksolidan antara pemerintah di pusat dan di daerah dalam menyikapi masalah yang sedang dihadapi. Pertolongan pertama sebagai bentuk penjagaan dan pencegehan kluster di sekolah memang dibutuhkan, namun yang diandalkan harus lebih siap dari sekedar pengaktifan UKS. Betapa runyamnya mengatasi masalah dengan atmosfer sistem kapitalisme yang selalu memikirkan keuntungan ekonomi dan tindakan asal dalam hal-hal parsial tanpa memutus masalah akarnya. Seharusnya pemerintah pusat memastikan terlebih dahulu kesiapan dan kondisi di semua wilayah agar tidak terjadi kerancuan.

Jadi, jika hanya mengandalkan UKS disekolah sepertinya kurang efektif dan tidak menjamin, karena alat kesehatan di sekolah hanya sekedarnya. Sudah selayaknya pemerintah daerah menyikapi keputusan pemerintah pusat dengan melihat kesiapan wilayah msing-maisng, jika dianggap tidak memungkinkan maka jangan sampai salah mengambil jalan hingga muncul masalah-masalah baru. Kasihan rakyat yang selalu menjadi tumbal kebijakan. Harusnya langkah awal yang diambil pemerintah adalah menutup akses WNA secara total. Memisahkan antara yang sehat dan yang sakit, serta menyediakan alat pelindung diri serta fasilitas yang memadai untuk semua kalangan masyarakat.

Kebijakan tegas dan solutif aka nada jika kita berhukum kepada Islam yang tidak mengedepankan untung rugi, melainkan hanya mencari rida Allah swt. Di dalam sistem Islam, gambaran penanganan wabah sangat jauh berbeda dengan sistem kapitalis hari ini.

Pertama, keintegralan dalam hal kewenangan kestrukturan pemerintah yang bersifat sentralistik.

Kedua, pemecahan permasalahan berdasarkan aqidah Islam yang bersifat mengakar bukan parsial. 

Tindakan preventif dan kuratif dilakuakn dengan cepat yang berasal dari Allah swt. Pemisahan antara yang sakit dilakukan dalam jaminan rapit tes, swab tes, mencegah penularan dan lain-lain dengan gratis. Setelah ikhtiar dilakukan dengan sungguh-sungguh maka doa juga harus seantiasa digencarkan. Wallahu’alam.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madina Habiskan 6 Milyar Per Bulan Beli Sayur Dari Luar Daerah

    Madina Habiskan 6 Milyar Per Bulan Beli Sayur Dari Luar Daerah

    • calendar_month Sabtu, 22 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kebutuhan sayur mayur dan buah di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih lebih banyak dipasok dari luar daerah seperti Bukit Tinggi, Tapsel dan Karo. Nilai transaksi oleh para pedagang pemasok mencapai sekitar 6 milyar per bulan. Jika petani lokal mampu memproduksi dan menyuplai ragam sayur mayur, maka uang sebesar itu tidak perlu […]

  • Kementan Bantu Korban Bencana Madina

    Kementan Bantu Korban Bencana Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) menerima bantuan kemanusiaan dari Presiden Republik Indonesia dan Kementerian Pertanian (Kementan) sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana alam. Penyerahan bantuan dilakukan di pendopo rumah dinas bupati yang pada diwakili Staf Ahli oleh Kementan dan diterima langsung oleh Bupati Madina H. Saipullah Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi, […]

  • Kades Hutatinggi Akui Kasih Fee ke Oknum Untuk Memuluskan Pencairan Dana Pembangunan MCK Masjid Nurul Iman

    Kades Hutatinggi Akui Kasih Fee ke Oknum Untuk Memuluskan Pencairan Dana Pembangunan MCK Masjid Nurul Iman

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): terkait pembangunan mandi cuci kakus ( MCK ) masjid Nurul Iman di Desa Hutatinggi, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Madina. Kepala Desa Muhammad Taufik, mengungkapkan pengakuan mengejutkan. Ia mengaku dana bantuan pembangunan MCK itu tidak sepenuhnya digunakan untuk pembangunan MCK. ” untuk memuluskan pencairan dana pembangunan MCK Masjid senilai Rp.400.000.000 itu, […]

  • Gedung Penangkaran Walet di Kota Panyabungan Buat Resah Warga

    Gedung Penangkaran Walet di Kota Panyabungan Buat Resah Warga

    • calendar_month Sabtu, 29 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : menjamurnya gedung penangkaran sarang burung walet di areal pemukiman di kota panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai membuat resah warga. Selain masalah kesehatan, bau kotoran walet, dan bising akibat ampli walet yang diputar sampai 12 jam an juga kerap mengganggu istirahat warga. Eli Siregar warga kelurahan sipolu polu pada Mandailing Online […]

  • Raja-Raja Mandailing : Marga Ngabalin Tak Akan Dicabut

    Raja-Raja Mandailing : Marga Ngabalin Tak Akan Dicabut

    • calendar_month Kamis, 6 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Raja Raja Mandailing memutuskan bahwa tidak akan mencabut panabalan marga Nasution kepada Ali Muktar Ngabalin. Itu dicuatkan Raja Raja Mandailing keturunan Sutan Diaru dalam konferensi pers bersama di Sopo Godang Huta Siantar, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Rabu (5/9/2018). Melalui juru bicaranya, Sutan Mandailing menyatakan bahwa pemberian marga ini tidak mengacu […]

  • Perkara korupsi, Kejati Sumut dikritik

    Perkara korupsi, Kejati Sumut dikritik

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Kinerja Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) khususnya dalam penangangan perkara korupsi di Sumatera Utara kembali dikritik. Kejati Sumut dinilai tidak memiliki atensi dalam pemberantasan kasus-kasus korupsi, termasuk penyidikan kasus-kasus korupsi. Bahkan, lembaga Adhiyaksa di Sumut ini terkesan tidak punya nyali dalam mengusut tuntas kasus-kasus korupsi yang melibatkan para pejabat dan mantan pejabat […]

expand_less