Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Solusikah Melawan Covid Dengan UKS?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 18 Jun 2021
  • print Cetak

Oleh: Susi Ummu Ameera
Pegiat Literasi

Melawan covid adalah kewajiban semua pihak, terlebih pemerintah, yang memiliki wewenang penuh atas kebijakan untuk rakyatnya. Dalam  24 jam terakhir, Satuan Tugas Penanganan Covid mencatat 8.189 kasus harian terkonfirmasi positif.

Peningkatan itu membuat akumulasi kasus positif covid bertambah menjadi 1.919.547 kasus. Oleh karena itu, pemerintah daerah di masing-masing wilayah bekerja keras membuat kebijakan untuk menekan angka positif covid, seperti yang dilakukan pemerintah daerah Medan.

Anggota Komisi II DPRD Medan, Afif Abdillah, meminta Dinas Pendidikan Medan untuk menyiapkan infrastruktur kesehatan di setiap sekolah yang ada di Kota Medan. Terkhusus, setiap sekolah wajib mengaktifkan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) secara layak. Sepengetahuannya, masih banyak UKS yang kurang layak bahkan tidak aktif sama sekali. Padahal dalam kondisi pandemi saat ini, keberadaan UKS sangat penting dan mendasar. Di lain pihak mengikuti arahan menteri pendidikan dan kebudayaan, Walikota Medan Boby Afif Nasution menyatakan bahwa sekolah tatap muka harus dengan persiapan dan konsep yang matang, bukan ajang coba-coba. Meskipun kebijakan ini bertolak belakang dengan arahan Gubsu yang menolak adanya belajar tatap muka di bulan Juli ini, (SumutPos, 7/6).

Tampak adanya ketidaksolidan antara pemerintah di pusat dan di daerah dalam menyikapi masalah yang sedang dihadapi. Pertolongan pertama sebagai bentuk penjagaan dan pencegehan kluster di sekolah memang dibutuhkan, namun yang diandalkan harus lebih siap dari sekedar pengaktifan UKS. Betapa runyamnya mengatasi masalah dengan atmosfer sistem kapitalisme yang selalu memikirkan keuntungan ekonomi dan tindakan asal dalam hal-hal parsial tanpa memutus masalah akarnya. Seharusnya pemerintah pusat memastikan terlebih dahulu kesiapan dan kondisi di semua wilayah agar tidak terjadi kerancuan.

Jadi, jika hanya mengandalkan UKS disekolah sepertinya kurang efektif dan tidak menjamin, karena alat kesehatan di sekolah hanya sekedarnya. Sudah selayaknya pemerintah daerah menyikapi keputusan pemerintah pusat dengan melihat kesiapan wilayah msing-maisng, jika dianggap tidak memungkinkan maka jangan sampai salah mengambil jalan hingga muncul masalah-masalah baru. Kasihan rakyat yang selalu menjadi tumbal kebijakan. Harusnya langkah awal yang diambil pemerintah adalah menutup akses WNA secara total. Memisahkan antara yang sehat dan yang sakit, serta menyediakan alat pelindung diri serta fasilitas yang memadai untuk semua kalangan masyarakat.

Kebijakan tegas dan solutif aka nada jika kita berhukum kepada Islam yang tidak mengedepankan untung rugi, melainkan hanya mencari rida Allah swt. Di dalam sistem Islam, gambaran penanganan wabah sangat jauh berbeda dengan sistem kapitalis hari ini.

Pertama, keintegralan dalam hal kewenangan kestrukturan pemerintah yang bersifat sentralistik.

Kedua, pemecahan permasalahan berdasarkan aqidah Islam yang bersifat mengakar bukan parsial. 

Tindakan preventif dan kuratif dilakuakn dengan cepat yang berasal dari Allah swt. Pemisahan antara yang sakit dilakukan dalam jaminan rapit tes, swab tes, mencegah penularan dan lain-lain dengan gratis. Setelah ikhtiar dilakukan dengan sungguh-sungguh maka doa juga harus seantiasa digencarkan. Wallahu’alam.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terima Malintang Pos Award, Sobir Lubis: Silangitkoi untuk Membantu Masyarakat

    Terima Malintang Pos Award, Sobir Lubis: Silangitkoi untuk Membantu Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 1 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penggagas dan pemilik tempat wisata Sawah 3 Dimensi Silangitkoi Hutasiantar Sobir Lubis, SH, menjadi salah satu penerima Malintang Pos Award dalam rangka ulang tahun ke-8 media tersebut. Penyerahan anugerah itu seyogianya dilaksanakan pada Senin (31/1) kemarin, tapi berhubung Sobir Lubis dalam situasi duka, penghargaan tersebut baru diserahkan pada hari ini, Selasa […]

  • Mundur CPNS, Pemprovsu Tetapkan Denda Rp 15 Juta

    Mundur CPNS, Pemprovsu Tetapkan Denda Rp 15 Juta

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    MEDAN, – Bagi calon peserta ujian CPNS di lingkungan Pemprov Sumut, harus benar-benar siap menjadi PNS. Sebab jika lulus ujian namun mengundurkan diri akan didenda Rp 15 juta. Kemudian haknya mengikuti pengadaan CPNS di tahun-tahun selanjutnya gugur. “Peserta harus menandatangani surat pernyataan bersedia mengganti biaya yang telah dikeluarkan panitia Rp 15 juta di atas kertas […]

  • Sempat Tertunda, Akhirnya Pemerintah dan DPRD Setujui Ranperda RPJMD

    Sempat Tertunda, Akhirnya Pemerintah dan DPRD Setujui Ranperda RPJMD

    • calendar_month Kamis, 10 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah pengambilan keputusan sempat tertunda karena tak kuorum, akhirnya pemerintah dan DPRD menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Mandailing Natal (Madina) tahun 2021-2026. Persetujuan tersebut diperoleh pada lanjutan paripurna Ranperda RPJMD pada Rabu (9/2) malam. Rapat dipimipin langsung oleh Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis didampingi […]

  • MPC Pemuda Pancasila: Aksi Emak-emak di Tabuyung Pintu Masuk bagi APH

    MPC Pemuda Pancasila: Aksi Emak-emak di Tabuyung Pintu Masuk bagi APH

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aksi emak-emak Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG), Mandailing Natal (Madina), yang mendatangi rumah terduga bandar narkoba disebut bisa menjadi pintu masuk bagi aparat penegak hukum (APH) untuk melakukan penyelidikan dan pendalaman kasus peredaran narkoba di daerah tersebut. Hal itu disampaikan Ketua Bidang Keagamaan dan Kerohanian MPC Pemuda Pancasila Madina […]

  • RAMADHAN DI KAMPUNG KAMI (bagian dua)

    RAMADHAN DI KAMPUNG KAMI (bagian dua)

    • calendar_month Minggu, 10 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Diceritakan Tagor Lubis dari Pojok Kedai Lontong Medan (kenangan masa kecil di Mandailing 1970 – 1980)   Bagi kami waktu masih kanak kanak, bulan Ramadhan ini adalah bulan dimana setan dan jin diikat. Entah ngikatnya dimana wallohualam. Ada pula yang bilang, di batang pisang di belakang rumah ompung Jamangkilang. Sok tau. Begitulah orang orang tua […]

  • Partai Gerindra Madina Nilai Hadirnya Paslon Harun-Ichwan Bawa Perubahan Terbaik Bagi Kemajuan Madina ke Depan

    Partai Gerindra Madina Nilai Hadirnya Paslon Harun-Ichwan Bawa Perubahan Terbaik Bagi Kemajuan Madina ke Depan

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Erwin Efendi Lubis, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) salah satu Partai Pengusung  Paslon  nomor urut 1 Harun- Ichwan menegaskan, majunya pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Madina dalam pemilukada ini merupakan suatu harapan kepada masyarakat dan pemerintahan Madina untuk perubahan terbaik kemajuan Kabupaten Madina ke depan. […]

expand_less