Kamis, 5 Mar 2026
light_mode

Sulit Didapat, Harga Meroket

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Sudah sulit diperoleh, harga minyak tanah juga meroket di sejumlah desa di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sejak sebulan terakhir. Bahkan ada yang harganya mencapai Rp 10 ribu per liter. Hal ini cukup meresahkan masyarakat sehingga tak sedikit yang beralih menggunakan kayu bakar.

Pantauan wartawan di Desa Lumbandolok, Kecamatan Siabu, misalnya. Banyak ibu rumah tangga mengeluh terkait sulitnya memperoleh minyak tanah yang merupakan salah satu kebutuhan primer bagi ibu rumah tangga.

Kalaupun ada warung yang menjual minyak tanah harganya terlalu mahal yakni Rp 8-10 ribuan per liter. Hal ini tentunya sangat menyulitkan mereka untuk membelinya apabila dibandingkan dengan penghasilan yang diperoleh.

“Untuk memperoleh minyak tanah sangat sulit. Kalaupun ada harganya mahal hingga Rp 9 ribu per liter,” sebut Hasanah (25), seorang ibu rumah tangga warga Desa Lumbandolok, Rabu (22/12/2010).

Dia juga menjelaskan minyak yang diperoleh dari pangkalan hanya sekali seminggu. Itu pun terkadang hanya sebagian warga yang kebagian sedangkan warga lainnya terpaksa mencari pengecer di desa lain dengan harga yang cukup tinggi.

“Banyak warga yang tak sanggup lagi untuk membeli minyak tanah karena terlalalu mahal sehingga beralih menggunakan kayu bakar. Ini tentunya juga sangat menyulitkan karena kita harus mencari kayu bakar ke kebun. Karena kalau dibeli, harganya juga cukup mahal,” tambahnya diamini ibu rumah tangga lain sambil menyebutkan di Desa Lumbandolok banyak warung yang menjual minyak tanah dengan harga antara Rp 7-10 ribu per liter.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Madina melalui Kasubbag Yuri kepada wartawan lewat telepon mengakui bahwa pihaknya baru mengetahui kondisi harga minyak tanah meroket sejak 2 hari lalu.

Menanggapi permasalahan yang terjadi, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan kroscek ke lapangan atau ke pengecer resmi minyak tanah apakah benar pengecer resmi menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp 3.500 perliter.

Kalau ditemukan ada pengecer resmi yang menjual minyak tanah di atas HET maka pihaknya akan menindaknya.

Berbeda dengan pengecer minyak tanah semisal pemilik warung yang menjual minyak tanah di atas HET atau seharga Rp 9-10 ribu per liter, maka yang menindak bukan Bagian Perekonomian melainkan pihak berwajib.

“Kami hanya menindak pengecer resmi yang menjual minyak tanah di atas HET yang ditetapkan yakni Rp 3.500 perliter, sedangkan warga yang menjual minyak tanah dengan harga yang mahal itu bukan tanggung jawab kami. Itu hal yang ilegal dan warga diharapkan melaporkannya ke pihak berwajib, karena polisi yang memiliki wewenang untuk itu,” terang Yuri.

Yuri juga mengakui pasokan minyak tanah untuk Madina belum sesuai kebutuhan. Saat ini untuk Kecamatan Siabu hanya disediakan 5 ribu liter selama seminggu dan itu merupakan jumlah yang sangat sedikit dibandingkan kebutuhan masyarakat.

“Namun demikian kami berharap dukungan masyarakat supaya jumlah ini bisa bertambah lagi. Karena kami masih mengupayakannya ke Pertamina supaya pasokan minyak tanah untuk Madina ditambah,” tambahnya mengakhiri. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bantuan Sosial Mulai Disalurkan di Madina, Fraksi Golkar Ucapkan Terimakasih

    Bantuan Sosial Mulai Disalurkan di Madina, Fraksi Golkar Ucapkan Terimakasih

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah hari ini, Selasa (28/4/2020) menyalurkan bantuan sosial dari program Jaring Pengaman Sosial di Kabupaten Mandailing Natal. Bantuan sosial yang disalurkan sebanyak 21.330 paket sembako terdiri dari 10 kg beras, 1 kg minyak makan, 1 kg gula putih dan 1 papan telor ayam. Fraksi Partai Golkar DPRD Madina mengucapkan terima kasih […]

  • Usai Karnaval Budaya, Dua Kelompok Pemuda di Panyabungan Saling Hantam

    Usai Karnaval Budaya, Dua Kelompok Pemuda di Panyabungan Saling Hantam

    • calendar_month Rabu, 16 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Keributan terjadi usai karnaval budaya memeriahkan HUT ke 78 RI di Mandailing Natal ( Madina ) rabu 16/8/2023. Dua kelompok pemuda saling lempar batu di depan kantos Kas Bank Mandiri Panyabungan. Belum diketahui pemicunya, namun sejumlah warga seleaai menonton kegiatan karnaval budaya itu terkena imbasnya. Seorang pemuda dikabarkan mengalami luka bocor […]

  • PKB Cuatkan Khoiruddin Faslah Siregar Calon Wakil Bupati Madina

    PKB Cuatkan Khoiruddin Faslah Siregar Calon Wakil Bupati Madina

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait akan dilantiknya Dahlan Hasan Nasution menjadi bupati defenitif Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kamis besok, maka akan menimbulkan kekosongan kursi wakil bupati. Sejumlah partai politik pengusung sudah mulai mempersiapkan calon wakil bupati, termasuk Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). PKB sendiri sejauh ini telah mencuatkan nama Khoiruddin Faslah Siregar untuk dicalonkan […]

  • Buku Sejarah dan Kebudayaan Mandailing Segera Terbit

    Buku Sejarah dan Kebudayaan Mandailing Segera Terbit

    • calendar_month Kamis, 17 Mar 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Satu buku penting telah terbit. Berjudul “Sejarah dan Kebudayaan Mandailing”. Tebalnya 250 halaman. Buku ini tergolong lengkap dalam menyuguhkan Mandailing dari masa ke masa. Mengupas secara mendalam sejarah Mandailing mulai priode sebelum masehi hingga otonomi. Tentu dengan referensi yang mendukung. Mandailing diperinci setiap periode sebagai kawasan pemerintahan dalam lingkup sejarah nasional. Ada priode kerajaan tradisional […]

  • Semoga Tidak Turun Hujan di Aek Latong Agar Mudik Lancar

    Semoga Tidak Turun Hujan di Aek Latong Agar Mudik Lancar

    • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Semoga tidak turun hujan di Aek Latong mulai hari ini hingga Hari Raya Idul Fitri. Ini lah doa yang disampaikan sejumlah warga, petugas Dishub, dan beberapa sopir angkutan. Menurut mereka, hanya cuaca cerah yang menyelamatkan Aek Latong dari kemacetan. Sebab, bila hujan turun jalanan akan berlumpur dan licin sehingga menyulitkan pemudik yang melintas. “Mudah-mudahan hingga […]

  • Adat Perkawinan Pantai Barat Mandailing

    Adat Perkawinan Pantai Barat Mandailing

    • calendar_month Jumat, 30 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      Adat dalam sebuah pernikahan memiliki perbedaan antara kawasan Mandailing dengan Pantai Barat Mandailing. Budaya dan adat di Pantai Barat Mandailing banyak bernuansa Melayu Pesisir. Anggota DPRD Madina,Teguh W Hasahatan Nasution bersama istri dr. Mahyuni Lubis diarak keliling kampung Desa Tabuyung dalam prosesi adat perkawinan oleh anak dendang, usai akad nikah, Sabtu (24/10). Prosesi ini […]

expand_less