Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Sungai Terusan di APL PT. TBS

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 13 Nov 2019
  • print Cetak

 

Ketua IKAPERTA, Ikhwan Ab berlatarbelakang lahan mangrove yang sekarat di Sikara-kara

Oleh : Dahlan Batubara

Sungai itu dulu mengalirkan air asin. Agar tanaman bakau bisa terus hidup. Agar hutan mangrove lestari.

Saya baru tahu : tanaman bakau tak dapat hidup tanpa menghisap air laut.

Nama sungai itu : Sungai Terusan.

Kini tak ada lagi. Sudah diubah menjadi parit.

Sungai Terusan masih ada sebelum tahun 2012. Lalu dimatikan.

Sejak itu pohon-pohon bakau sekarat.

“Bekas jalur sungai itu berada di lokasi perkebunan sawit,” kata Ikhwan Ab saat saya berbincang dengannya di Panyabungan, Senin malam (11/11/2019).

Dia adalah Ketua Ikatan Putra Putri Ranah Natal (Ikaperta). Yang saat ini sedang memperjuangkan kembalinya hutan mangrove di Sikara-kara, Kecamatan Natal, Mandailing Natal (Madina).

Nasib hutan mangrove ini menjadi issu besar di Pantai Barat Madina.

Warga Natal menduga PT. Tri Bakhtera Srikandi (PT.TBS) melenyapkan hutan untuk membangun kebun sawit.

Tetapi, dugaan itu dibantah Kuasa Hukum PT. TBS, Ridwan Rangkuti, SH.MH yang menyatakan perusahaan tak membabat bakau.

Para tokoh Pantai Barat Madina juga menduga pemerintah daerah tidak becus melakukan pengawasan terhadap proses investasi di Sikara-kara yang berakibat lenyapnya hutan bakau.

Ironi yang disuarakan tokoh-tokoh Pantai Barat itu hingga kini masih menjadi top issu di Madina.

Bahkan mulai masuk ke ranah legislatif. DPRD Madina.

Fakta-fakta yang mencuat selain masalah hutan mangrove (bakau) juga soal perizinan.

Warga mencuatkan fakta tentang pembangunan sawit oleh PT. TBS yang sudah dimulai sejak 2012. Sedangkan izin usaha perkebunannya terbit tahun 2018.

Yang menjadi pertanyaan :

Pertama : apakah PT. TBS boleh memulai pembangunan kebun sawit sebelum mengantongi Izin Lokasi, Izin Lingkungan dan IUP-B?

Kedua : Apakah pemerintah daerah melakukan rangkaian peninjauan terhadap kegiatan pembangunan sawit?

Ketiga : Apakah pemerintah daerah pernah meninjau Sungai Terusan itu dan segala tanaman mangrove di areal APL sebelum dijamah PT. TBS?

Pertanyaan-pertanyaan ini boleh jadi akan menjadi PR legislatif ketika nanti DPRD Madina membentuk Pansus.****

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bayi Lahir Berkelainan Anenchepali

    Bayi Lahir Berkelainan Anenchepali

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Satu bayi lahir dengan kelainan otak diluar tempurung kepala (Anenchepali). Bayi yang lahir pada Senin (18/11) itu berjenis kelamin perempuan merupakan anak dari pasangan warga Desa Aek Garingging Kecamatan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal. Anak tersebut lahir dengan berat badan 3200 gram dan panjang 50 cm mempunyai kelainan dengan […]

  • Bekas Galian Kabel Optik Resahkan Pengguna Jalan

    Bekas Galian Kabel Optik Resahkan Pengguna Jalan

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      BATANG NATAL (Mandailing Online) – Para pengendara roda 4 ke atas dihimbau berhati-hati jika melewati jalur Panyabungan-Natal dari titik Jembatan Merah hingga Muara Soma Kecamatan Batang Natal, sebab, di jalur ini sedang ada proyek penggalian kabel optic jaringan telefon. Demikian dikatan R. Lubis, salah seorang supir kepada Mandailing Online, Kamis (2/7) di Panyabungan. Dikatakan […]

  • Besok Ujian CPNS, 74 Sekolah Diliburkan

    Besok Ujian CPNS, 74 Sekolah Diliburkan

    • calendar_month Selasa, 14 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Para Peserta Diimbau Sudah Hadir Pukul 08.30 WIB SIDIMPUAN , Pelaksanaan ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2010 di Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), akan digelar serentak besok, Rabu (15/12). Dan sedikitnya 74 sekolah diliburkan karena ruangan sekolah dimanfaatkan untuk tempat ujian. Keseluruhan sekolah yang diliburkan mencakup 4 sekolah di Kota Padangsidimpuan, 18 sekolah di […]

  • Pasokan Terbatas, Harga Beras Mahal

    Pasokan Terbatas, Harga Beras Mahal

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK- Harga berbagai jenis di Pasar Sipirok, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel, mahal. Dalam sebulan terakhir harga beras bertahan sekitar Rp160 ribu per kaleng (16 kg). Padahal, akhir Desember harga beras masih Rp140 ribu per kaleng. Menurut sejumlah pedagang, harga beras yang mahal dipicu pasokan gabah dari petani di wilayah Sipirok terbatas. Pasokan terbatas disebabkan petani […]

  • PNS harus Tahu Diri dengan Tupoksinya

    PNS harus Tahu Diri dengan Tupoksinya

    • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-Untuk meningkatkan citra dan kinerja Pemkab Madina serta menjawab isu-isu miring terkait bobroknya kinerja aparaturnya, salah satu caranya, pegawainya harus tahu tugas pokok dan fugsi (tupoksi) nya. Dengan adanya persepesi bahwa Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus tahu diri dan menghargai tupoksi masing-masing, jelas akan mudah menjalan visi dan misi kepala daerah. Jika PNS tidak tahu […]

  • Surat Bupati Madina Viral, Laporkan Ular Sebesar Batang Kelapa Kepada Menteri PU

    Surat Bupati Madina Viral, Laporkan Ular Sebesar Batang Kelapa Kepada Menteri PU

    • calendar_month Kamis, 24 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Surat bupati Madina kepada Menteri PUPR viral di media sosial. Surat tanggal 22 Juni 2021 itu menyebutkan keberadaan rongga-rongga tanah di kawasan Taman Raja Batu yang menjadi sarang binatang jenis babi dan ular sebesar pohon kelapa berakibat meresahkan mayarakat. “Sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat, lokasi tersebut kami timbun dan kami tata […]

expand_less