Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

DPRD Madina Fokuskan Pembebasan Warga Batahan I dari Tahanan Polisi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 30 Mar 2016
  • print Cetak
RDP Komisi II dengan warga Batahan dipimpin Ketua DPRD Madina, Hj.Leli Hartati

RDP Komisi II dengan warga Batahan dipimpin Ketua DPRD Madina, Hj.Leli Hartati

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Madina saat ini memprioritaskan mengeluakan 13 warga Batahan I dari tahanan polisi.

Itu dikatakan Ketua DPRD (Mandailing Natal ) Madina, Hj. Leli Hartati menjawab wartawan usai memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II yang dihadiri warga Batahan I Kecamatan Batahan, Rabu (30/3/2016).

Mengenai nasib rekomendasi Pansus DPRD Madina tentang pencabutan izin PT.Palmaris, menurut Leli akan terus diseriusi. “Hanya saja, kita fokuskan dulu menangguhkan penahanan warga yang ditahan polisi sebagai prioritas utama,” katanya.

Dikatakannya, jika perlu DPRD Madina akan memberikan jaminan agar warga bisa keluar dari tahanan.  Dan sebisa mungkin DPRD dan Pemkab Madina sama-sama memberikan jaminan bagi kebebasan warga.

“Sebab, keluarga mereka juga sejauh ini telah berkoordinasi dengan Sekda Madina, makanya kita akan memperkuat permohonan kebebasan warga,” katanya.

Sekedar diketahui, sebanyak 13 warga Batahan I telah ditahan polisi pada Maret ini yang diadukan PT. Palmaris atas tuduhan mencuri buah sawit ketika warga melakukan pemanenan di lokasi kebun yang diklaim PT. Palmaris sebagai lahannya.

Sementara warga Batahan I mengatakan bahwa lahan itu masih status stanpass sebagai akibat konflik lahan antara warga Batahan versus PT. Palmaris. Dan warga menyatakan bahwa pihak PT. Palmaris juga melakukan pemanenan di lokasi sengketa, tetapi ketika giliran warga yang memanen justru ditangkap.

Konflik lahan itu telah lama berlangsung antara PT.Palmaris dengan 6 desa di Kecamatan Batahan. Pada tanggal 3 Januari 2013 DPRD Madina telah mengeluarkan rekomendasi pencabutan Izin PT. Palmaris menindaklanjuti hasil penyelidikan dan investigasi Panitia Khusus DPRD Madina. Selain itu, Hidayat Batubara sewaktu menjabat bupati Madina juga telah menerbitkan surat penghentian aktivitas PT. Palmaris.

Hanya saja, hingga saat ini tak diketahui nasib rekomendasi DPRD itu, sebab, tak pernah terdengar Pemkab Madina melakukan eksekusi menjalankan rekomendasi DPRD Madina itu. Justru, saat ini warga Batahan harus berurusan dengan hukum dan ditahan polisi karena diadukan PT. Palmaris.

Peliput  : Maradotang Pulungan

Editor    : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korban Banjir Butuh Makanan & Pakaian

    Korban Banjir Butuh Makanan & Pakaian

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    17 Rumah Masih Terendam Air Setinggi 1 Meter TAPSEL-METRO; Korban banjir di Dusun Gua Asom, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, membutuhkan bantuan berupa makanan, air bersih, dan pakaian yang layak. Sebab, dari Sabtu (2/10) malam hingga Senin (4/10) warga masih bertahan di loteng. Mereka tidak berani turun ke bawah untuk mencari makan dan minum. […]

  • Pemkab Madina Dihimbau Sediakan Bibit Tanaman Tumpang sari Menyelamatkan Petani Karet

    Pemkab Madina Dihimbau Sediakan Bibit Tanaman Tumpang sari Menyelamatkan Petani Karet

    • calendar_month Kamis, 22 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Madina dihimbau menyediakan bibit tanaman tumpang sari diantara tanaman karet, agar petani karet keluar dari kemiskinan. “Tanaman tumpang sari diantara tanaman karet menjadi solusi agar rakyat Madina yang mayoritas penyadap karet keluar dari kemiskinan akibat harga karet yang senantiasa anjlok,” kata pamerhati perkebunan, Anwar Sadat di Panyabungan, Kamis (22/9). Dikatakannya, […]

  • Eksekusi Duo Bali Nine Setelah Rabu Mendatang

    Eksekusi Duo Bali Nine Setelah Rabu Mendatang

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    CILACAP  – Dua terpidana mati asal Australia, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, telah menerima pemberitahuan resmi dari otoritas Indonesia kalau mereka akan menjalani eksekusi mati setelah Rabu (29/4) pagi. Pasangan Duo Bali Nine ini menerima surat pemberitahuan resmi mengenai penundaan eksekusi mereka. Namun kapan tanggal pasti pelaksanaan eksekusi mati mereka tidak diumumkan. Hari ini saudara […]

  • Fahrizal Efendi Nasution: Umaro dan Ulama Harus Tetap Sejalan

    Fahrizal Efendi Nasution: Umaro dan Ulama Harus Tetap Sejalan

    • calendar_month Selasa, 6 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Sumut, H.Fahrizal Efendi Nasution menyatakan umaro dan ulama harus tetap sejalan dalam mengayomi rakyat serta penyelenggaraan kebutuhan umat. Itu dikatakan politisi Hanura ini saat melakukan reses di Mandailing Natal, Selasa (6/7/2021). Reses ini adalah Reses III Tahun Sidang II 2020-2021Daerah Pemilihan Sumut VII (Kabupaten Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padang […]

  • Dua Korban Masih Jalani Perawatan Intensif di RSU

    Dua Korban Masih Jalani Perawatan Intensif di RSU

    • calendar_month Senin, 9 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Korban Kerusuhan Base Camp Sorikmas Mining Panyabungan (MO) – Hingga Senin (9/7) belum ada laporan resmi tentang jumlah korban pada kerusuhan pembakaran base camp PT. Sorikmas Mining. Namun, berdasar laporan yang belum resmi dari Camat Naga Juang, jumlah korban sebanyak 5 orang. Hanya saja jenis luka para korban tidak dicantumkan. Nama-nama korban masing-masing adalah Kelter, […]

  • PT SMGP Harus Beberkan Dampak Negatif Geothermal

    PT SMGP Harus Beberkan Dampak Negatif Geothermal

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) yang akan melaksanakan eksplorasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diminta melaksanakan sosialisasi secara terbuka terhadap masyarakat. Permintaan itu disampaikan Ketua Pimpinan Pusat Keluarga Besar Mahasiswa Mandailing Natal (PP Gabema Madina) Agussalam Nasution kepada Tim Sosialisasi Pembangunan Sorik Marapi Geothermal saat pelaksanaan sosialisasi geothermal […]

expand_less