Senin, 20 Apr 2026
light_mode

Target Razia Kosong, Wabup Atika: Tidak Ada Kebocoran Informasi

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Sabtu, 29 Jan 2022
  • print Cetak

Wabup Atika Ketika Memimpin Razia Tempat Hiburan Malam/Istimewa.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tiga tempat yang menjadi target razia Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) pada Jumat (28/1) ditemukan dalam keadaan kosong.

Kosongnya ketiga tempat itu, kata Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution, bukan karena adanya kebocoran informasi razia.

“Dalam kegiatan ini tidak ada istilah tidak membuahkan hasil. Kita, kan, sudah nasehati pemilik tempat. Nanti kita lihatlah efektivitasnya. Kalau masalah membocorkan informasi razia, tidak ada,” kata Atika.

Razia yang turut diikuti Kapolres Madina AKBP H Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq S.I.M, MH, Kasat Intelkam AKP Romi Manik dan personel lainnya. Kemudian, Komandan Subdenpom 1/2-7, Kapten CPM Arlianto Harahap, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Drs. Lismulyadi Nasution dan rombongan menyisir tempat hiburan malam di jalinsum mulai dari Kelurahan Kayu Jati hingga ke Komplek Pinagi Desa Pidoli Lombang. Ada 3 lokasi menjadi tujuannya.

Meskipun tidak menemukan adanya kegiatan di berbagai kamar/room, rombongan setidaknya mengamankan minuman kaleng dan botol tidak berlabel halal.

Minuman yang ditemukan di salah satu tempat karaoke tersebut disita karena tidak layak untuk diperjualbelikan.

Atika menyebutkan, Madina saat ini masuk PPKM level 1 sehingga aturan yang ditetapkan oleh Pemerintah pun harus dipatuhi seperti jam operasi baik pada bidang usaha apa saja.

“Harus tutup pukul 22.00 Wib. Kita lakukan pendekatan secara persuasif. Apabila aturan tersebut tidak diindahkan, maka kita akan melakukan tindakan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku,” ucapnya.

Atika mengingatkan, tempat hiburan ini akan terus menjadi perhatian Pemkab Madina.

“Ini akan saya pantau terus, kalau aturan tidak dipatuhi, kita akan melakukan tindakan tegas yaitu penyegelan tempat ini,” sebutnya.

Senada disampaikan Kapolres Madina bahwasanya imbauan aturan dalam PPKM level 1 harus dipatuhi oleh seluruh masyarakat baik usaha apa pun.

“Kami Polri bersama dengan TNI memback-up atau mengamankan kegiatan dari Pemkab. Dalam hal ini yang dikedepankan adalah Satpol PP. Saya tetap berharap aturan yang sudah diterapkan agar dipatuhi,” pintanya.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terpantau Ada 63 Titik Api di Madina, Wabup Atika Pimpin Apel Penanggulangan Karhutla

    Terpantau Ada 63 Titik Api di Madina, Wabup Atika Pimpin Apel Penanggulangan Karhutla

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setidaknya ada 63 titik api yang terpantau di wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dengan 36 titik di antaranya sulit terjangkau dan ditemukan, sementara sisanya telah berhasil dipadamkan. Untuk itu, Pemkab Madina dan unsur TNI-POLRI menggelar apel gabungan Kesiapan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Mako Polres Madina, Jumat (12/8). […]

  • Jaminan Keselamatan Warga Tak Jelas, Tan Gozali Desak SMGP Tutup

    Jaminan Keselamatan Warga Tak Jelas, Tan Gozali Desak SMGP Tutup

    • calendar_month Senin, 8 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – KNPI Mandailing Natal tetap besikap agar PLTP Sorik Marapi ditutup sebelum ada jaminan keselamatan bagi rakyat sekitar. Selain itu, konpensasi kepada korban tersisa yang terdampak tragedi keracunan tanggal 25 Januari 2021 menjadi perhatian Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Mandailing Natal (Madina) Dalam siaran persnya diterima Mamdailng Online, Senin (8/3/2021) Ketua KNPI […]

  • Terpisah Ratusan Tahun, Jejak Tiga Rumpun Keluarga Ditemukan

    Terpisah Ratusan Tahun, Jejak Tiga Rumpun Keluarga Ditemukan

    • calendar_month Senin, 28 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak tiga keluarga yang terpisah selama ratusan tahun telah berhasil ditemukan di Mandailing Natal. Tiga keluarga keturunan Mandailing di Malaysia di akhir tahun 2016 ini mencari kampung halaman leluhurnya di tanah Mandailing Julu dan Mandailing Godang yang sekarang masuk dalam peta administrasi Kabupaten Mandailing Natal. “Alhamdulillah, kampung ketiga keluarga itu telah […]

  • Pemkab Jangan Sibuk Ajari Kepdes Tidak Korupsi, Tapi Harus Serius Dorong Dana Desa Untuk Infrastruktur Ekonomi

    Pemkab Jangan Sibuk Ajari Kepdes Tidak Korupsi, Tapi Harus Serius Dorong Dana Desa Untuk Infrastruktur Ekonomi

    • calendar_month Rabu, 31 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah daerah harus mendorong seluruh pemerintah desa untuk menggunakan Dana Desa bagi pembangunan  infrastruktur ekonomi. “Pemkab jangan hanya fokus mengajari kepala desa cara untuk tidak korupsi. Kepala desa tidak akan mengkorupsi Dana Desa jika oknum-oknum di pemerintah kabupaten tidak macam-macam,” kata Mariot Dalimunte kepada Mandailing Online di pasar Panyabungan, Rabu (31/8). […]

  • Tambang Emas Hutabargot Longsor, 50 Orang Tertimbun

    Tambang Emas Hutabargot Longsor, 50 Orang Tertimbun

    • calendar_month Rabu, 6 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, (MO) – Tambang emas tradisional di Desa Hutabargot Julu, Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara (Sumut), Senin dini hari (5/2) longsor. Dikabarkan, sedikitnya 50 orang penambang emas tradisional tertimbun longsor, dan hingga Senin sore, masih belum dapat dievakuasi. Lomo Lubis, salah seorang warga yang turut melakukan evakuasi, saat diwawancarai wartawan, mengatakan, kejadian […]

  • Polisi Pastikan Gas Beracun Penyebab Tewas Penambang Sere

    Polisi Pastikan Gas Beracun Penyebab Tewas Penambang Sere

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA SIPONGI (Mandailing Online) – Kapolsek Muara Sipongi, AKP Arlen Siagian melalui Kanit Reskrim Aipda Ibrahim Iksan yang dihubungi, Selasa (2/9/2014) memastikan faktor gas beracun penyebab tewasnya para penambang di Muara Sipongi. Dia menyatakan bahwa kejadiannya pada Senin sore (1/8) sekitar pukul 17.00 WIB. Jenazah kelima korban tewas baru bisa dikeluarkan sekitar pukul 18.00 WIB. […]

expand_less