Jumat, 6 Mar 2026
light_mode

Tarutung Tambangan Go Market (1)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 28 Jan 2022
  • print Cetak

Acara martarutung di Desa Simangambat, Kecamatan Tambangan, Kamis (27/1/2022). Foto: Dahlan Batubara

Kecamatan Tambangan terkenal dengan buah durian.

Keta martarutung tu Tambangan“. (Mari membeli durian ke Tambangan).

Kalimat itu akan menjadi kalimat musiman, ketika musim durian tiba.

Kecamatan ini pun akan ramai didatangi orang-orang dari berbagai penjuru Mandailing Natal.

Para pengunjung akan mendatangi kebun-kebun dan menyantap buah durian di dekat pohonnya. Buah yang baru jatuh. Yang matang di pohon.

Secara umum, lokasi-lokasi kebun durian tak terlalu jauh dari pemukiman warga sehingga mudah dijangkau pengunjung.

Tambangan memang sangat identik dengan durian di Mandailing Natal. Padahal di kecamatan lain pun banyak ditemukan durian.

Tetapi Tambangan sudah menjadi ikon durian di kabupaten ini sejak dulu.

Cita rasa durian dari Tambangan juga terkenal enak-enak.

Pada lomba citarasa durian se Tabagsel diikuti 5 kabupetan pada tahun 2021 lalu di Padangsidimpuan, durian Tambangan meraih nomor 2. Jenis durian yang dibawa ke kontes itu jenis “tarutung Sipaya” dari Laru Lombang.

Semua kampung di Tambangan yang berjumlah 19 desa plus 1 kelurahan memang punya banyak pohon durian. Ini menjadikan kawasan itu menjadi sentra durian.

Mayoritas pohon-pohon durian di sana tumbuh sendiri. Bukan dibudidaya. Timbuh di antara tanaman lain. Banyak yang berusia ratusan tahun. Dan itu menjadi faktor penyebab jenis durian di sana berratus ragamnya. Berratus cita rasa.

Dan itu pula yang menyebabkan tidak adanya data jumlah pohon durian di Tambangan. Meski data perkiraan sekalipun.

Tetapi, berdasar hitungan Camat Tambangan, Enda Mora Lubis, estimasi buah durian yang dihasilkan kecamatan itu sekitar 50.000 hingga 60.000 buah durian per hari kala musim besar berlangsung. Jika musim kecil sekitar 35.000 per hari.

Estimasi itu masih data buah yang langsung diboyong para saudagar. Belum termasuk penjualan kepada orang-orang yang datang langsung kebun-kebun warga.

Potensi durian itu tentu sangat kuat menunjang pendapatan warga.

Dan potensi inilah yang saat ini dilirik camat dan para kepala desa.

Dan saat ini mereka sedang serius merancang strategi pengembangannya. (bersambung ke bagian 2)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Buah Impor Naik Sekitar 30 Persen

    Harga Buah Impor Naik Sekitar 30 Persen

    • calendar_month Rabu, 23 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam beberapa minggu terakhir, harga buah- buahan impor di pasar trandisional Kabupaten Mandailing Natal menglami lonjakan harga 30 persen. Kenaikan harga tersebut dipicu oleh kebijakan pemerintah mengurangi impor buah dari luar negeri. “Kebijakan tersebut ditambah lagi pengurangan muatan pada setiap pengakutan, berdampak terhadap pembelian kita pada toke-toke buah di Medan,” pedagang […]

  • 7 Tersangka Tambang Emas Ilegal di Madina Tahap Pelimpahan Berkas ke JPU

    7 Tersangka Tambang Emas Ilegal di Madina Tahap Pelimpahan Berkas ke JPU

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : Masih ingat 7 tersangka pelaku tambang enas ilegal yang diamankan Polres Mandailing Natal ( Madina) di Kecamatan Kotanopan sebulan lalu. Perkembangan nya sekarang, Penyidik Polres Madina kabarnya sudah tahap sidik, dan pelimpahan berkas nya ke Kejaksaan. Ipda Bagus Seto, Kaurbin OPS Reskrim Polres Madina mengatakan, berkas ke 7 tersangka pelaku tambang […]

  • Kotanopan Diharap Bersih Dari Peredaran Minuman Keras

    Kotanopan Diharap Bersih Dari Peredaran Minuman Keras

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Kotanopan diharapkan bersih dari peredaran minuman keras, sebab sangat bertentangan dengan nilai-nilai sosial budaya setempat. Pimpinan Yayasan Ponpes Subulussalam H. Endar Lubis menyatakan agar aparat kepolisian menindak pelaku-pelaku penjual miuman keras di wilayah itu. Jika dibutuhkan, pihaknya siap menurunkan ratusan orang Santri unuk membantu kepolisian menghentikan perederan minuman keras. Topik minuman […]

  • Wabup Atika Pimpin Apel Pasca Pelantikan

    Wabup Atika Pimpin Apel Pasca Pelantikan

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utammi Nasution memimpin apel gabungan perdana pasca-pelantikan kepala daerah. Berlangsung di pelataran Masjid Agung Nur Alan Nur Aek Godang, Panyabungan, Senin (24/5/2025). Atika dalam kesempatan tersebut menyampaikan beberapa pesan. Di antaranya meminta pegawai pemerintah menunjukkan citra yang baik kepada masyarakat, termasuk pemudik. “Wajah Madina di mata perantau […]

  • Jaringan Pasar Penyebab Harga Biji Kopi Rendah di Madina

    Jaringan Pasar Penyebab Harga Biji Kopi Rendah di Madina

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jaringan pasar yang dinilai masih mandeg penyebab harga biji kopi di Kabupaten Mandailing Natal masih rendah. Demikian dikatakan Ali Musa Manto Lubis, salah satu petani kopi di Desa Pastap Julu Kecamatan Tambangan kepada Mandailing Online, Senin, (1/8). Diungkapkannya, hingga saat ini harga biji kopi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih jauh […]

  • Perubahan APBD 2014 Disahkan 900 Milyar

    Perubahan APBD 2014 Disahkan 900 Milyar

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perubahan APBD 2014 Mandailing Natal (Madina) disahkan sebesar Rp.999.035.888.922,00. Postur pendapatan tersebut lebih rendah dari postur belanja yang berada di angka Rp.1.077.930.315.878,00. Sedangkan Pembiayaan sebesar Rp.78.894.426.956,00. PAPBD disahkan Senin (1/9/2014) oleh DPRD Madina setelah dievaluasi oleh Gubernur Sumatera Utara. Pengesahan juga persis diakhir masa jabatan anggota DPRD Madina priode 2014-2019. Plt […]

expand_less