Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

Tiga Tersangka Perampok Toko Emas Ditangkap Warga

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 30 Sep 2010
  • print Cetak

Panyabungan, Sumut ( Berita ) : Tiga tersangka yang diduga komplotan perampok, Kamis [30/09], berhasil diringkus warga saat sedang beraksi di sebuah toko emas Indah Jaya, di Pasar Lama Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal.

Beruntung, aksi perampokan yang diduga bermodus hipnotis tersebut digagalkan warga, setelah salah satu pengunjung melihat para komplotan ini sedang berusaha menguras toko emas saat pemilik toko sedang sibuk.

Menurut pemilik toko, Fahrudin, perampokan baru diketahui ketika salah satu langganannya yang baru tiba di tokonya meneriaki para pelaku yang sedang menguras dagangan korban. Ia sendiri tidak mengetahui aksi para pelaku karena sedang sibuk melayani pesanan rekan perampok lainnya.

Tiga dari empat pelaku yang diduga komplotan perampok tersebut akhirnya berhasil ditangkap warga dan sempat akan dihakimi massa.

Sejumlah polisi yang sedang berjaga di sekitar lokasi langsung menguasai masa dan mengamankan para pelaku ke ruang belakang toko emas tersebut. “Saya kira mereka itu ada empat orang, mengambil emas dari steling toko dengan menggunakan seutas kawat panjang. Emas tersebut dikait saat saya sibuk membelakangi steling. Sudah sempat diambil beberapa kalung,” terang Fahrudin.

Para pelaku yang berhasil ditangkap warga tersebut adalah Sug, Sri Ir dan Sup, ketiganya merupakan warga Sei Pedang, Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Polisi juga mengamankan empat buah kalung emas seberat 30 gram dari tangan para tersangka untuk barang bukti.

Polisi sempat kesulitan mengevakuasi para tersangka karena ratusan warga yang marah dengan aksi kejahatan tersebut mengepung toko emas dan ingin menghakimi para pelaku. Warga ingin memberi pelajaran kepada pelaku agar jera melakukan perampokan.

Puluhan polisi terpaksa diturunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi, sempat juga terjadi aksi saling dorong antara warga yang ingin menghakimi tersangka dengan polisi yang membuat blokade. Warga akhirnya membubarkan diri setelah mobil yang membawa para tersangka melaju menuju Mapolres Mandailing Natal.

Kasat Reskrim Polres Mandailing Natal, AKP Sarluman, mengaku timnya masih melakukan penyelidikan mendalam terhadap kasus ini, termasuk memburu komplotan lainnya yang sempat kabur.

Pihaknya juga belum bisa memastikan modus yang digunakan para pelaku untuk memperdayai korban sehingga tidak mengetahui aksi perampokan tersebut.

Saat ini tiga pelaku yang diduga komplotan spesialis perampok toko emas masih menjalani pemeriksaan intensif di ruang periksa Polres Mandailing Natal. (ant )
sumber :beritasore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Sumut Beri Hadiah Siswa Berprestasi SMPN 1 Panyabungan

    Bank Sumut Beri Hadiah Siswa Berprestasi SMPN 1 Panyabungan

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. PT Bank Sumut Panyabungan memberikan hadiah kepada siswa SMPN 1 Panyabungan yang meraih juara I-III di setiap kelas dengan total Rp 2 juta. Hadiah khusus diberikan kepada Muhammad Muhajir, siswa kelas IX yang meraih juara umum berupa tabungan Rp 250.000. Pemberian hadiah dilakukan Wakil Kepala Bank Sumut Cabang Panyabungan, Yani Nasution, di halaman SMPN […]

  • Kapolres Madina Berganti

    • calendar_month Sabtu, 1 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jabatan Kepala Polisi Resort (Kapolres) Mandailing Natal (Madina) berganti. Kursi kapolres yang selama ini diduduki AKBP Achmad Fauzi Dalimunthe S.Ik, kini digantikan oleh AKBP Mardiaz Kusin Dwihananto, S.Ik. Ahmad Fauzi Dalimunthe kini menduduki jabatan Kapolres Kabupaten Labuhan Batu. Dia memimpin Polres Madina sekitar 2 tahun. Sementara Mardiaz Kusin sebelumnya menjabat Kapolres […]

  • Rahudman-Abdillah tersangka aset KAI, harus dibuka lebar

    Rahudman-Abdillah tersangka aset KAI, harus dibuka lebar

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Dengan ditetapkan Wali Kota Medan non aktif Rahudman Harahap dan mantan Wali Kota Medan Abdillah serta Handoko Lie sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung ( Kejagung)  dalam pengalihan tanah PT Kerat Api Indonesia (KAI) di Kota Medan mendapat apresiasi dari para kalangan di Sumatera Utara. Menurut  Ketua LSM Gerakan Transparansi Anggaran Rakyat ( GeTAR) […]

  • Banjir di Gua Asom Belum Surut, Bantuan dari Pemkab Belum Datang

    Banjir di Gua Asom Belum Surut, Bantuan dari Pemkab Belum Datang

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Perwakilan PT Agincourt Resources Batang Toru, Agus Hutabarat menyerahkan bantuan kemanusiaan, Senin (4/10). Banjir di Gua Asom Belum Surut, Bantuan dari Pemkab Belum Datang TAPSEL-METRO; Hingga Selasa (5/10), 17 rumah warga di Dusun Gua Asom, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan masih direndam air setinggi 1 meter. Sebab, hujan masih terus mengguyur daerah tersebut sehingga […]

  • Kementerian PU Diminta Turun

    Kementerian PU Diminta Turun

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Walikota Medan Rahudman Harahap memohon kepada Kementerian Pekerjaan Umum untuk segera menurunkan tim guna mengkaji kelayakan jembatan layang (fly over) Pulo Brayan. Dikhawatirkan, kebakaran beberapa hari lalu mempengaruhi kekuatan konstruksi jembatan. “Berdasarkan informasi dari Kadishub Kota Medan, daya tampung jembatan ini adalah 40 ton. Tapi berhubung kebakaran terjadi, daya tampung kenderaan yang melewati jembatan […]

  • Pilkada Madina, Narkoba & Desa Sangat Tertinggal

    Pilkada Madina, Narkoba & Desa Sangat Tertinggal

    • calendar_month Jumat, 4 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Effan Zulfiqar Harahap Staf pengajar FISIP dan Ketua Pusat Studi Otonomi Daerah dan Kebijakan Publik Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan   Dinamika Pilkada Mandailing Natal (Madina) sepertinya akan lebih kompetitif  dibandingkan Pilkada Tapsel. Kenapa Pilkada Madina lebih menarik?  Karena bakal terjadinya pertarungan sengit antara tiga pasangan calon (paslon). Ketiganya punya kekuatan berimbang jika disandingkan […]

expand_less