Jumat, 11 Sep 2026
light_mode

Warga : Kolam SMGP Tidak Ada Pagar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 30 Sep 2018
  • print Cetak

 

Personil TNI, Polisi dan warga mengevakuasi korban dari kolam milik PT SMGP di Desa Sibanggor Jae

SIBANGGOR (Mandailing Online) Warga Desa Sibanggor Jae umumnya menyalahkan pihak PT.SMGP terkait tewasnya dua remaja di kolam milik perusahaan itu.

Itu diungkapkan warga serta kerabat keluarga korban kepada sejumlah wartawan yang melayat ke kediaman keluarga korban, Minggu (30/9/2018).

Kedua korban dimakamkan di desa itu sekitar pukul 10.00 WIB di komplek perkuburan desa. Masing-masing pusara korban saling berdekatan.

Menurut warga dan kerabat keluarga korban, dua titik kolam milik PT. Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) itu tidak memiliki pagar, tidak memiliki plang merek larangan mendekati lokasi.

Ketiadaan pagar dan plang peringatan itu menjadi krusial karena lokasi kolam tak jauh dari pemukiman. Hanya berjarak sekitar 200 meter dari rumah penduduk dan sangat mudah dijangkau anak-anak saban hari.

“Dulu, lokasi kolam itu masih dipagar seng yang dicat warna biru. Sehingga kami orang tua masih merasa aman, tapi sekitar 3 bulan ini pagar seng itu sudah tak ada lagi,” kata warga mermarga Siregar yang diamini warga lainnya.

Menurutnya, pagar seng itu dibongkar pihak perusahaan setelah aktifitas pengeboran terhenti. Berdasar pengetahuan warga, pengeboran itu terhenti sekitar 8 bulan lalu karena pihak perusahaan gagal menemukan sumber panas bumi di titik tersebut.

Warga menyatakan, sewaktu pengeboran masih aktif, kolam itu berfunsgi sebagai kolam penyetokan air yang diperlukan untuk aktifitas pengeboran panas bumi.

Berita terkait : Dua Santri Tewas Tenggelam di kolam PT.SMGP

Berdasar penelusuran Mandailing Online dan sejumlah wartawan, lokasi kolam itu sangat mudah dijangkau warga karena terhubung dengan jalan jenis rabat beton,sehingga anak-anak desa sangat mudah bermain-main ke lokasi kolam.

Selain itu, warga juga saban hari melewati lokasi kolam ketika hendak mandi ke pemandian air panas yang berlokasi tak jauh dari kolam itu.

Peliput : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Imbas Lemahnya Nilai Tukar Rupiah, Pengrajin Tahu dan Tempe di Madina Mulai Wanti Wanti

    Imbas Lemahnya Nilai Tukar Rupiah, Pengrajin Tahu dan Tempe di Madina Mulai Wanti Wanti

    • calendar_month Sabtu, 29 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA-Mandailing Online : Melemahnya nilai rupiah terhadap dolar AS mulai diwanti-wanti para pengrajin tahu dan tempe yang bahan bakunya kacang kedelai impor karena akan membuat harga komoditas tersebut naik. Mandailing Online menyambangi sejumlah pengrajin tempe di kawasan Kota Sianta Panyabungan, Mandailing Natal ( Madina ), Sabtu (29/6). Menurut mereka harga kedelai masih terpantau stabil dan […]

  • Tingkat Kelulusan SMP di Madina Mencapai 99,90 Persen

    Tingkat Kelulusan SMP di Madina Mencapai 99,90 Persen

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Hasil kelulusan Ujian Nasional Tingkat SMP/MTs di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tahun ini mencapai 99,90 persen dari 8.467 peserta. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Madina melalui Sekretaris Khairul Bahri Batubara di Panyabungan, Sabtu (04/06/2011). Batubara menyampaikan, jumlah peserta UN SMP yang tidak lulus tahun ini sebanyak 9 orang dari jumlah peserta keseluruhan sebanyak […]

  • Madina Bentuk Brigade Pangan dalam Program Oplah Rawa

    Madina Bentuk Brigade Pangan dalam Program Oplah Rawa

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasca merampungkan pematangan lahan dalam program Optimalisasi Lahan (Oplah) Rawa, kini Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut melanjutkan pembentukan Tim Brigade Pangan. Sebanyak 15 kelompok Brigade Pangan telah terbentuk di 13 Desa. 12 Desa di Kecamatan Siabu, 1 Desa di Panyabungan Utara. Tim Brigade Pangan ini merupakan lanjutan dari rangkaian program Optimalisasi […]

  • BPKH Wilayah I Salahi Prosedur di Ulu Pungkut

    BPKH Wilayah I Salahi Prosedur di Ulu Pungkut

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Terkait penolakan 13 desa di Ulu Pungkut terhadap hasil pemancangan batas hutan lindung di Kecamatan Ulupungkut, Mandailing Natal (Madina) dinilai akibat pihak BPKH Wilayah I Sumatera Utara menyalahi prosedur. “Tanda batas yang dibuat BPKH Wilayah I telah menyalahi karena tidak pernah melakukan pertemuan dengan masyarakat Ulu Pungkut, akibatnya masyarakat merasa […]

  • Bedah Bisnis Waralaba: Jualan Barang Plus Ide

    Bedah Bisnis Waralaba: Jualan Barang Plus Ide

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Kalau dagang barang, untung di kisaran 20 persen. Sedang kalau mau bisnis waralaba, bisa dapat untung 120 persen, bahkan secara terus-menerus. Mau? Kalimat itu mungkin terdengar berlebihan (hiperbola). Tetapi, justru di situlah rahasia besar ekonomi modern bekerja. Sebab dalam dagang biasa (konvensional), keuntungan sering berhenti di barang yang terjual hari […]

  • Imran Khaitamy Sebut Saipullah Paling Cocok Memperbaiki Madina

    Imran Khaitamy Sebut Saipullah Paling Cocok Memperbaiki Madina

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tokoh politik senior Kabupaten Mandailing Natal (Madina) As Imran Khaitamy Daulay menaruh harapan besar kepada pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati nomor urut 2 Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) bakal mampu mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan di Madina dengan memperbaiki tata kelola pertanian, perkebunan, dan peternakan. Jika Paslon SAHATA […]

expand_less