Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Oknum Guru Cabuli Siswi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
  • print Cetak


MADINA- Seorang oknum guru berinisial K (28), yang mengajar di salah satu sekolah swasta setingkat SMP di Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal mencabuli siswinya sebut saja Bunga (16), yang saat ini duduk di kelas tiga. Perbuatan asusila tersebut dilakukan warga Kelurahan Simangambat, Kecamatan Siabu ini sebanyak lima kali di sebuah gubuk kebun rambutan milik ortu tersangka di Simangambat.

Informasi yang diperoleh METRO dari Kasat Reskrim Polres Madina AKP SM Siregar SH melalui PS Kanit III, Bripka Suparmin, Kamis (2/12) mengatakan, dugaan perbuatan cabul itu telah dilaporkan ortu Bunga yakni ST, warga Kecamatan Siabu ke petugas kepolisian, Senin (15/11) lalu.

Diceritakan Bripka Suparmin, berdasarkan hasil pemeriksaan pihaknya, awalnya orangtua korban melihat putrinya tersebut berperilaku tidak seperti biasanya. Bunga sering melamun, sehingga orangtuanya menanyakan perihal apa yang terjadi.

Semula, korban berusaha menutupi aibnya. Namun, karena didesak terus, Bunga akhirnya mengakui bahwa dirinya menjadi korban pencabulan oknum guru K.

Bripka Suparmin juga menerangkan, pencabulan tersebut dilakukan berulang kali oleh pelaku. Di mana sebelumnya, antara korban dengan K diduga menjalin hubungan kasih.

“Keduanya memiliki hubungan cinta dan akhirnya Bunga menjadi korban nafsu pencabulan oleh K. Korban disetubuhi sebanyak lima kali di tempat yang sama yakni di gubuk salah satu kebun rambutan milik orangtua pelaku di Simangambat,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Suparmin, saat ini tersangka K sudah diamankan di Mapolres Madina yang terletak di Desa Mompang, Kecamatan Panyabungan Utara untuk mempertangungjawabkan perbuatannya.

Dari hasil pemeriksaan petugas, tersangka K mengakui perbuatannya yang telah menyetubuhi korban sebanyak lima kali di kebun milik orangtuanya.

“Pencabulan itu kadang dilakukan usai pulang sekolah, kadang di hari libur seperti hari Minggu. Tapi yang jelas, pelaku telah mengakui perbuatannya yang menyetubuhi korban sebanyak lima kali,” ungkap Suparmin. Masih dikatakannya, pelaku dijerat Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 pasal 81 subsider pasal 82 Undang-Undang Perlindungan Anak.

Sementara itu pihak sekolah yang dikonfirmasi METRO mengaku tidak mengetahui kasus yang menimpa Bunga. Bunga sendiri masih masuk sekolah sampai saat ini.

“Kami tak tahu soal kejadian ini, setahu saya siswi kami (Bunga, red) itu masih masuk sekolah. Namun, pelaku memang sejak beberapa bulan terakhir jarang masuk mengajar. Dan kalaupun kami tahu dari semula, kami akan langsung pecat guru yang bersangkutan,” ujarnya sembari meminta namanya jangan ditulis. (wan)
Sumber : metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ironi Korupsi, Ibarat Gelar di Antara Pejabat

    Ironi Korupsi, Ibarat Gelar di Antara Pejabat

    • calendar_month Senin, 19 Des 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Dewi Nasution Pegiat Literasi   Disebutkan dalam riwayat Imam At-Turmudzi: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ الْحَارِثِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الرَّاشِي وَالْمُرْتَشِي Artinya: “Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Yunus telah menceritakan kepada kami […]

  • Perubahan APBD 2014 Disahkan 900 Milyar

    Perubahan APBD 2014 Disahkan 900 Milyar

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perubahan APBD 2014 Mandailing Natal (Madina) disahkan sebesar Rp.999.035.888.922,00. Postur pendapatan tersebut lebih rendah dari postur belanja yang berada di angka Rp.1.077.930.315.878,00. Sedangkan Pembiayaan sebesar Rp.78.894.426.956,00. PAPBD disahkan Senin (1/9/2014) oleh DPRD Madina setelah dievaluasi oleh Gubernur Sumatera Utara. Pengesahan juga persis diakhir masa jabatan anggota DPRD Madina priode 2014-2019. Plt […]

  • Kekerasan di Mana-Mana, Nyawa Seakan Tak Berharga

    Kekerasan di Mana-Mana, Nyawa Seakan Tak Berharga

    • calendar_month Minggu, 13 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Hadi Kartini Aksi penganiayaan terhadap bayi kembali terjadi, kali ini menimpa seorang bayi berusia 4 bulan di desa Mattoanging, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Bayi tersebut meninggal setelah dianiaya dengan dibanting ke lantai oleh seorang pria, Sabtu (22/10/22) pukul 04.00 Wita. Akibat bantingan tersebut, sang bayi mengalami luka parah di bagian kepala. (Tribunnews.com, […]

  • Banjir Bandang, Sungai Siondok di Ulu Pungkut Bawa Material Lumpur dan Kayu Glondongan

    Banjir Bandang, Sungai Siondok di Ulu Pungkut Bawa Material Lumpur dan Kayu Glondongan

    • calendar_month Selasa, 14 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- Banjir bandang juga terjadi di Kecamatan Ulu Pungkut, Mandailing Natal ( Madina ) banjir dari sungai Siondok di desa Huta Padang itu selain membawa material lumpur, juga membawa gelondongan kayu, namun banjir bandang ini tidak menim ulkan kerusakan. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Muksin Nasution mengatakan, peristiwa itu […]

  • Modus Pembelian Lahan Terminal Panyabungan : Pembeli Lahan Mengaku Bukan Untuk Terminal

    Modus Pembelian Lahan Terminal Panyabungan : Pembeli Lahan Mengaku Bukan Untuk Terminal

    • calendar_month Rabu, 3 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Pembelian tanah untuk lahan terminal Panyabungan, ternyata memiliki pola tersendiri. Soripada sebagai keluarga penjual sebahagian lahan terminal Type A yang berhasil dijumpai di Mapolres Mandailing Natal, Rabu (3/2) mengatakan bahwa pada tahun 2013 yang lalu familinya menjual tanah tersebut kepada salah seorang berinisial AH seorang PNS di Pemkab Madina, namun ternyata […]

  • Soal Unas 2014 Diprediksi Tambah Sulit

    Soal Unas 2014 Diprediksi Tambah Sulit

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Butir-butir soal ujian nasional (unas) 2014 diperkirakan bakal lebih sulit dibandingkan dengan tahun ini. Sebab dalam unas 2014, komposisi soal tidak hanya yang berkategori evaluatif saja. Tetapi juga disusupkan soal berkategori prediktif yang sering dipakai di saringan masuk perguruan tinggi negeri. Ketentuan baru itu merupakan bagian dari skenario mengawinkan antaran unas dengan Seleksi […]

expand_less