Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Oknum Guru Cabuli Siswi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
  • print Cetak


MADINA- Seorang oknum guru berinisial K (28), yang mengajar di salah satu sekolah swasta setingkat SMP di Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal mencabuli siswinya sebut saja Bunga (16), yang saat ini duduk di kelas tiga. Perbuatan asusila tersebut dilakukan warga Kelurahan Simangambat, Kecamatan Siabu ini sebanyak lima kali di sebuah gubuk kebun rambutan milik ortu tersangka di Simangambat.

Informasi yang diperoleh METRO dari Kasat Reskrim Polres Madina AKP SM Siregar SH melalui PS Kanit III, Bripka Suparmin, Kamis (2/12) mengatakan, dugaan perbuatan cabul itu telah dilaporkan ortu Bunga yakni ST, warga Kecamatan Siabu ke petugas kepolisian, Senin (15/11) lalu.

Diceritakan Bripka Suparmin, berdasarkan hasil pemeriksaan pihaknya, awalnya orangtua korban melihat putrinya tersebut berperilaku tidak seperti biasanya. Bunga sering melamun, sehingga orangtuanya menanyakan perihal apa yang terjadi.

Semula, korban berusaha menutupi aibnya. Namun, karena didesak terus, Bunga akhirnya mengakui bahwa dirinya menjadi korban pencabulan oknum guru K.

Bripka Suparmin juga menerangkan, pencabulan tersebut dilakukan berulang kali oleh pelaku. Di mana sebelumnya, antara korban dengan K diduga menjalin hubungan kasih.

“Keduanya memiliki hubungan cinta dan akhirnya Bunga menjadi korban nafsu pencabulan oleh K. Korban disetubuhi sebanyak lima kali di tempat yang sama yakni di gubuk salah satu kebun rambutan milik orangtua pelaku di Simangambat,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Suparmin, saat ini tersangka K sudah diamankan di Mapolres Madina yang terletak di Desa Mompang, Kecamatan Panyabungan Utara untuk mempertangungjawabkan perbuatannya.

Dari hasil pemeriksaan petugas, tersangka K mengakui perbuatannya yang telah menyetubuhi korban sebanyak lima kali di kebun milik orangtuanya.

“Pencabulan itu kadang dilakukan usai pulang sekolah, kadang di hari libur seperti hari Minggu. Tapi yang jelas, pelaku telah mengakui perbuatannya yang menyetubuhi korban sebanyak lima kali,” ungkap Suparmin. Masih dikatakannya, pelaku dijerat Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 pasal 81 subsider pasal 82 Undang-Undang Perlindungan Anak.

Sementara itu pihak sekolah yang dikonfirmasi METRO mengaku tidak mengetahui kasus yang menimpa Bunga. Bunga sendiri masih masuk sekolah sampai saat ini.

“Kami tak tahu soal kejadian ini, setahu saya siswi kami (Bunga, red) itu masih masuk sekolah. Namun, pelaku memang sejak beberapa bulan terakhir jarang masuk mengajar. Dan kalaupun kami tahu dari semula, kami akan langsung pecat guru yang bersangkutan,” ujarnya sembari meminta namanya jangan ditulis. (wan)
Sumber : metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Taruhan Draf

    Taruhan Draf

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

          INI hari ketiga setelah Presiden Jokowi mengumumkan larangan total ekspor minyak sawit.  Harga minyak goreng di pasar masih bervariasi. Ada yang turun sedikit. Ada yang naik sedikit –seperti dikutip CNN Indonesia dari pasar di Bekasi kemarin. Sambutan umum sangat menggembirakan. “Ini baru presiden,” tulis salah satu komentar di Disway memuji ketegasan larangan ekspor itu. […]

  • Mulai Surut

    Mulai Surut

    • calendar_month Minggu, 4 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Banjir yang melanda desa di Kab. Mandailing Natal, Sumatra Utara, hingga Ahad (4/11), terlihat sudah mulai surut. Banjir menerjang lima desa saat hujan deras turun mengguyur pada Sabtu (3/11) tengah malam. Kelima desa itu yaitu Gunung Manaon, Pagaran Tonga, Saba Jambu, dan Gunung Tua, Hutagodang Muda Kec. Siabu. Ketinggian banjir mencapai lutut orang dewasa. Tak […]

  • Muspida Madina Belum Kunjungi Korban Kebakaran Kotanopan

    Muspida Madina Belum Kunjungi Korban Kebakaran Kotanopan

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Hingga Jum’at sore (5/6), belum satupun pejabat muspida Mandailing Natal (Madina) mengunjungi korban kebakaran di Desa Ujung Marisi, Kecamatan Kotanopan. Hanya Muspika yang sudah berada di sana, antara lain pihak Polsek Kotanopan dan pihak Koramil. Saat ini, sebagian keluarga korban kebakaran terpaksa tinggal di tenda-tenda darurat yang disediakan Badan Penanggulangan […]

  • Korupsi di Jajaran Menteri, Tabiat Demokrasi?

    Korupsi di Jajaran Menteri, Tabiat Demokrasi?

    • calendar_month Rabu, 16 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan sudah sejak awal ia mengingatkan kepada jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju (KIM) untuk tidak melakukan korupsi. Hal itu dikatakan Presiden menyikapi penetapan tersangka Menteri Sosial Juliari Batubara oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam dugaan kasus suap Bantua Sosial (Bansos). Tidak hanya […]

  • Bupati Madina : Gordang Sambilan Mulai Diperhitungkan Secara Nasional

    Bupati Madina : Gordang Sambilan Mulai Diperhitungkan Secara Nasional

    • calendar_month Minggu, 22 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait keikutsertaan kesenian Mandailing, Gordang Sambilan di acara pembukaan Asian Games pada Agustus mendatang menjadi kebaggaan bagi Mandailing Natal. Momen ini menunjukkan gambaran bahwa kesenian Mandailing, Gordang Sambilan telah diperhitungkan secara nasional. Dan, juga menjadi cemeti sebagai daya dorong untuk lebih memaksimalkan go internasional keberadaan Gordang Sambilan. Lebih dari itu, kesempatan […]

  • Pengakuan Ismed Harahap, Keluarga Honorer yang Mengaku Ditiduri Anggota DPRD

    Pengakuan Ismed Harahap, Keluarga Honorer yang Mengaku Ditiduri Anggota DPRD

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Widuri Diimingi Lulus CPNS MADINA; Pihak keluarga Widuri (nama samaran) membantah jika mereka ada melakukan pemerasan terhadap Djakfar S Nasution, anggota DPRD Madina. Sebaliknya, keluarga korban mengungkapkan, Djakfar pernah menjanjikan kepada Widuri akan diluluskan CPNS asalkan tidak memberitahukan kejadian asusila tersebut kepada orang lain. Hal itu dikatakan sepupu Widuri, Ismed Harahap (30), warga Sihepeng, Kecamatan […]

expand_less