Senin, 20 Apr 2026
light_mode

Warga Madina dukung kebun sawit USU

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 6 Des 2012
  • print Cetak

MEDAN, (MO) – Koperasi Pengembangan Universitas Sumatera Utara semakin berharap bisa kembali menjalankan usaha kebun sawitnya di Mandailing Natal (Madina), menyusul adanya dukungan masyarakat dari tiga desa di kabupaten itu.

“Dukungan dari masyarakat Desa Suka Makmur, Desa Singkuang dan Desa Tabuyung Kecamatan Muara Batang Gadis, di Madina (Mandailing Natal) yang berdekatan dengan kebun agar KP (Koperasi Pengembangan) USU (Universitas Sumatera Utara) beroperasi kembali menjalankan usaha sawitnya, semakin memacu semangat manajemen dan berharap bisa segera beroperasi kembali,” kata Sekretaris KP USU, Darwin Dalimunthe, hari ini.

Dia menyatakan itu usai menerima dukungan dari perwakilan masyarakat masing-masing tiga desa itu. Operasional KP USU berhenti beroperasi setelah sempat melakukan pembersihan lahan dan penanaman bibit di Madina setelah Bupati Mandailing Natal M Hidayat Batubara mencabut izin usaha perkebunan KP USU itu.

Atas pencabutan izin itu, KP USU melakukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan. “Saya mewakili 162 orang masyarakat yang menandatangani surat dukungan ke KP USU untuk beroperasi karena kami membutuhkan pekerjaan dan termasuk karena bisa menjadi plasma,”kata M Takbir mewakili masyarakat Desa Singkuang.

Kehadiran KP USU di Madina membawa manfaat bagi masyarakat karena selain mendapat pekerjaam, juga karena bermitra sebagai petani plasma di kebun yang sedang dalam tahap pembukaan.

“Saya menegaskan, sebelumnya kami juga tidak ada menolak kehadiran KP USU karena memang sejak awal KP USU sudah menyatakan akan bermitra dengan petani,” katanya.

J Pulungan, perwakilan masyarakat dari Desa Suka Makmur, menyebutkan sebagian besar warga di desa itu juga berharap KP USU segera beroperasi lagi agar masyarakat kembali mendapat manfaat.

Di tengah krisis dimana perekonomian semakin sulit, bagi petani bekerja dan bisa menjadi plasma di KP USU adalah sangat penting, kata Deniprah, warga yang ewakili Desa Tabuyung.

Seperti diketahui, upaya KP USU dalam membangun perkebunan sawit di Madina itu sudah dirintis sejak 1998, dimana ketika itu Menteri Kehutanan dan Perkebunan Muslimin Nasution memberikan persetujuan prinsip.

Berdasarkan izin prinsip itu, pada 2004 KP USU mengajukan permohonan izin usaha perkebunan. Karena berbagai hal seperti adanya lahan tumpang tindih, baru pada 28 Januari 2009 izin itu disetujui dan diterbitkan Bupati Madina.

Setelah mendapat izin usaha perkebunan, KP USU bekerja dengan melakukan pembibitan sawit sebanyak 500 ribu pohon yang dipersiapkan untuk pembukaan 2.000 hektare lahan yang direncanakan dilakukan sebagian bermitra dengan masyarakat. Pembibitan itu memakai fasilitas lahan sekitar 30 hektare.

Nyatanya sedang dalam persiapan penanaman, Bupati Madina yang baru yakni M. Hidayat pada 8 Mei 2012 menolak permohonan perpanjangan izin lokasi kebun sawit KP USU, meski sebelumnya BPN sudah menerbitkan peta bidang tanah atas nama KP USU.

Bahkan Bupati Mandailing Natal pada 22 Juni 2012 membuat SK Pencabutan Izin Usaha Perkebunan KP USU itu(wasp)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kelakuan Para Pemuda Membuatku Menangis

    Kelakuan Para Pemuda Membuatku Menangis

    • calendar_month Minggu, 11 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd Pemerhati Generasi Muda tinggal di Barus Hari ini aku termenung melihat para pemuda yang sangat sekuler dan individualis. Bagaimana tidak, banyak dari mereka dalam pergaulannya suka sekali melemparkan kata-kata yang tidak pantas dan tidak layak untuk diucapkan oleh seorang muslim. Kata-kata yang mereka keluarkan itu adalah kata-kata kotor dan menjijikkan. […]

  • Pengusaha Penggilingan Padi Sebut Harga Gabah di Madina Normal

    Pengusaha Penggilingan Padi Sebut Harga Gabah di Madina Normal

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Pengusaha penggilingan Padi di Kabupaten Mandailing Natal bicara harga gabah. Dari Januari 2025 sampai hari ini belum ada kenaikan, namun dipastikan tak ada penurunan harga. Stok gabah dan beras di awal tahun melimpah. Diketahui Tahun 2025 ini Harga Gabah Basah (HGB) stak di harga Rp.5.600 perkilonya, sementara Harga Gabah Kering […]

  • Luncurkan Proyek Mikro Masyarakat

    Luncurkan Proyek Mikro Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 5 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Luncurkan Proyek Mikro Masyarakat – PT Sorik Mas Mining (PTSM) diwakili Comdev officer Win Fadli Nurisfa menyerahkan 36 buah meja belajar dan 72 kursi untuk MDA Guppi Desa Binanga Kec.Hutabargot jumat,(1/2). Penyerahaan Proyek Mikro masyarakat ini diterima oleh Kepala Desa Binanga Mhd Taon Batubara dan Sahminan Nasution selaku pengurus MDA. (Mo/hol)

  • Arsidin Batubara Surati Bupati Prihal Abrasi Tabuyung

    Arsidin Batubara Surati Bupati Prihal Abrasi Tabuyung

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Madina, Arsidin Batubara, SE,Msi menyurati Bupati Madina terkait abrasi pantai Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis. Surat itu tertanggal 6 Mei 2020. Dalam suratnya Arsidin mengabarkan bahwa abrasi pantai laut Desa Tabuyung kembali terjadi pada tanggal 1 Mei 2020. Menjawab Mandailng Online, Kamis (7/5/2020) Arsidin Batubara menyatakan bahwa abrasi […]

  • Bupati: Tidak Ada Program Pengadaan 3 Foto Tokoh Madina

    Bupati: Tidak Ada Program Pengadaan 3 Foto Tokoh Madina

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Program pengadaan foto 3 tokoh Mandailing Natal (Madina), yang belakangan viral ternyata tidak ada dalam program pemerintah, baik di tingkat Dinas PMD maupun di tingkat desa. Hal itu disampaikan Bupati H. M. Ja’far Sukhairi Nasution ketika dikonfirmasi oleh wartawan terkait adanya beberapa oknum yang memaksa kepala desa membeli foto-foto tersebut. “Saya […]

  • Tingkatkan Kinerja Honorer, Dinas PU-PR Terapkan “No Work No Pay”

    Tingkatkan Kinerja Honorer, Dinas PU-PR Terapkan “No Work No Pay”

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebagai upaya peningkatan kehadiran dan kinerja pegawai honorer, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) Mandailing Natal (Madina) menerapkan no work no pay. Dalam artian, dinas yang dipimpin Rully Andry ini membayar gaji pegawai sesuai kehadiran sebagaimana tertuang dalam surat bernomor: 600/0362/DPUPR/2022 tanggal 12 Mei 2022. Hal itu disampaikan Kepala Sub […]

expand_less