Kamis, 5 Mar 2026
light_mode

Tak Lampirkan Print Out, Surat Lamaran CPNS Ditolak

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
  • print Cetak


MADINA-; Seluruh pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), yang mengirimkan berkas lamaran tanpa melampirkan print out atau registerasi lewat internet, maka surat lamaran ditolak.

“Tanpa print out itu berkas lamaran ditolak dan akan dikirim balasan surat lamarannya melalui Kantor Pos,” kata Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Madina, Drs H Muksin Betubara MPd, melalui Kepala Bagian Kepegawaian, Syarim SAg, Selasa (9/11).

Kertas print out itu, sambung Syarim, merupakan bukti bahwa si pelamar sudah mengikuti registrasi melalui internet sebagaimana diatur dalam persyaratan pelamar dan itu sesuai dengan Surat Edaran (SE) Kemenag RI dalam penerimaan CPNS tahun 2010.

Syarim menambahkan, saat ini panitia penerimaan CPNS di Kemenag Madina sedang melakukan validasi data jumlah pelamar yang masuk sekaligus verifikasi data pelamar terkait syarat-syarat yang telah diajukan Kemenag sebelumnya.

“Kita sedang memverifikasi data pelamar. Kalau berkas lamarannya memenuhi syarat maka akan kita surati sekaligus undangan untuk mengikuti test,” ujarnya lagi.

Kekurangan berkas, lanjutnya, akan disampaikan melalui alamat e-mail yang tertulis di dalam print out setiap pelamar. Saat ini, tak ada lagi waktu untuk memperbaiki berkas lamaran yang tak memenuhi persyaratan. Pelamar hanya menunggu surat balasan sekaligus nomor ujian.

Disebutkannya, tes atau ujian CPNS Kantor Kemenag akan dilaksanakan Rabu (24/11) mendatang. Itu pun kalau tak ada perubahan dan surat balasan telah sampai kepada pelamar sebelum tanggal yang ditetapkan untuk mengikuti test.

“Kalau tak ada perubahan, tes CPNS akan dilaksanakan pada Nopember dan lokasinya belum ditetapkan,” katanya.

Sedangkan jumlah lamaran yang masuk ke pihaknya, Syarim belum bisa menyebutkan detail karena panitia sedang bekerja melakukan verifikasi. “Jumlah pasti pelamar belum bisa dipastikan karena panitia sedang melakukan verifikasi jumlah dan data,” tambahnya.

Untuk diketahui, pelamaran CPNS Kemenag tahun 2010 ini berdasarkan Surat Kementerian Agama (Kemenag) RI dengan nomor BII/I-a/Kp.00.3/15774/2010 tentang penerimaan CPNS tertanggal 22 Oktober 2010. Masa pendaftaraannya 20 Oktober hingga 3 Nopember lalu. Kemenag Madina menerima 23 formasi CPNS tahun ini.

Rinciannya 1 orang untuk guru Bahasa Indonesia pada MAN lama, 1 orang untuk Penata Laporan Keuangan pada Kantor Kemenag, 5 orang untuk Pencatat Nikah pada KUA kecamatan baru, untuk Penghulu dibutuhkan 5 orang, untuk Pengelola Pelayanan Nikah dan Rujuk dibutuhkan 5 orang, Penyuluh agama Islam pada KUA kecamatan baru dibutuhkan 5 orang dan formasi terakhir Penyusun Bahan Program dan Evaluasi pada Kankemenag Kabupaten dibutuhkan 1 orang. (wan)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sumut Wajar Dimerkarkan

    Sumut Wajar Dimerkarkan

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online)- Pengamat hukum tata negara Universitas Sumatera Utara (USU) Faisal Akbar, menilai wajar Sumut melepas beberapa daerahnya. Dilihat dari sisi pelayanan pemerintahan, kesenjangan pembangunan yang terjadi, maka selayaknya, kata Faisal, Sumut dipecah menjadi provinsi baru. “Sebenarnya juga kan sudah pernah ada rencana pembentukan provinsi dan kabupaten yang ada di Sumut. Dan rencana itu […]

  • Puluhan Desa Di Madina Belum Dialiri Listrik

    Puluhan Desa Di Madina Belum Dialiri Listrik

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN, : Puluhan desa di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara belum dialiri listrik, sehingga warga tidak bisa beraktivitas pada malam hari karena perangkat elektronik seperti televisi juga tidak berfungsi. Syukuran kecil diadakan warga tiga desa di Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal, sebagai luapan kegembiraan setelah puluhan tahun menunggu dan pada HUT PLN ke-65, Rabu (27/10) […]

  • Helmi Nasution belum diserahkan ke Jaksa

    Helmi Nasution belum diserahkan ke Jaksa

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Penyidik Kepolisian Daerah Sumut gagal, atau belum dapat menyerahkan Ketua Yayasan Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Helmi Nasution dan Rektor Chairul Mursin ke Kejaksaan, karena keduanya berada di luar kota. Helmi dan Chairul diperiksa sebagai tersangka karena menjalankan akademik tanpa izin pemerintah. “Semestinya keduanya diserahkan ke Jaksa kemarin. Tetapi karena alasan mengikuti kegiatan […]

  • Empat Puluh Hari Lagi untuk Jero Wacik Tinggal di Balik Jeruji Besi

    Empat Puluh Hari Lagi untuk Jero Wacik Tinggal di Balik Jeruji Besi

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    KPK Perpanjang Masa Penahanan   JAKARTA – Mantan Menteri ESDM Jero Wacik harus mendekam lebih lama lagi di balik jeruji besi Rutan Cipinang, Jakarta. Hari ini (21/5), KPK resmi memperpanjang masa penahanan Jero untuk 40 hari ke depan. Perpanjangan masa penahanan itu telah disetujui oleh Jero sendiri. Dia terlihat meninggalkan gedung KPK sekitar pukul 11.00 […]

  • 2 Otak Kerusuhan Madina, Ketangkap Di Jakarta

    2 Otak Kerusuhan Madina, Ketangkap Di Jakarta

    • calendar_month Minggu, 15 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN: Petugas reskrim Polda Sumatera Utara dipimpin Kompol Andry Setiawan dan AKP Syafrijal berhasil meringkus dua orang diduga kuat sebagai otak pelaku terjadinya kerusuhan di Madina. Kedua tersangka diamankan petugas dari lokasi persembunyian mereka di daerah Jakarta. Informasi berhasil dihimpun wartawan, Jum’at (13/1) , para tersangka berhasil yang diamankan petugas masing-masing, Drs. H. Izuddin Marzuki […]

  • Madina Harus Seriusi Sektor Pendidikan Agama

    Madina Harus Seriusi Sektor Pendidikan Agama

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) harus mendorong semakin berkembangnya pondok pesantren dan MDA (Madrasah Diniyah Awaliyah), pendidikan keagamaan dan kejuruan terkait dalam upaya lebih membumikan religiusitas dalam sendi-sendi kehidupan di Madina. Itu dikatakan Sekretaris DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Madina, Irwansyah Lubis SH yang juga anggota DPRD Madina, Kamis (2/1/2014. PPP sendiri […]

expand_less