Selasa, 28 Jul 2026
light_mode

Sejarah Toge Taing Tumpat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 3 Apr 2013
  • print Cetak

Pernah Dicicipi Amin Rais

toge 030413aPANYABUNGAN (Mandailing Online) – Siapa tak kenal toge Panyabungan. Toge ini mashur bukan saja bagi masyarakat Mandailing Natal, tetapi juga terkenal di Sumatera Utara. Salah satu toge Panyabungan yang populer adalah toge Taing Tumpat. Bahkan tokoh nasional, Amin Rais pernah singgah di sini.

Toge Panyabungan adalah makananan sejenis kolak campuran dari cendol, lupis, pulut merah dan disiram dengan kuah santan dan gula aren. Rasanya sangat manis dan nikmat. Bagimana sejarah toge Taing Tumpat ini sampai populer?

Roilah atau yang sering dipanggil Ibu Butet saat ini meneruskan usaha jualan Toge Taing Tumpat di pasar baru Panyabungan. Roilah adalah kemenakan dari Taing Tumpat.

Kepada Mandailing Online, baru baru ini Roilah menceritakan berjualan toge tersebut dilakukan secara turun temurun. Usaha ini dirintis pada era 1940-an oleh neneknya bernama Taing. Pada tahun 1950-an usaha dilanjutkan Umak Kosim, anak perempuan dari Taing.

Pada era 1980-an usaha tersebut dilanjutkan oleh Fateah atau yang sering dipanggil Taing Tumpat. Sejak Fateah melanjutkan jualan orang tuanya itu, toge mereka makin terkenal dan mengalami kepopuleran dengan sebutan Toge Taing Tumpat.

Ketika Fateah meninggal dunia pada tahun 2009 silam, banyak penggemar toge Taing Tumpat yang terkejut dan merasa kehilangan, bukan saja di Mandailing Natal, tetapi juga di Sumatera Utara.

Sejak Fatiah wafat, usaha berjualan toge tersebut dilanjutkan oleh Bu Butet hingga sekarang. Bu Butet adalah adik kandung Fatiah.

Meski banyak penjual toge di Panyabungan, namun keterkenalan toge Taing Tumpat tak pudar hingga kini. Dan boleh dikata semua yang pernah menjadi bupati Madina hingga era Hidayat Batubara sudah pernah berkunjung ke warung toge Taing Tumpat yang berada di bagian belakang pasar baru Panyabungan.

Samsul Arifin saat mencalon gubernur Sumut juga pernah mencicipi toge di warung Taing Tumpat tersebut. “.”Bapak Amin Rais waktu berkunjung ke Mandailing Natal, semasa beliau ketua PAN, sudah pernah mencicipi toge kita di warung ini,” ungkap Rolah. (ani)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saifullah Mangkir,Bawaslu Madina : Semua Masih Berproses

    Saifullah Mangkir,Bawaslu Madina : Semua Masih Berproses

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online) – Informasi yang beredar,Saifullah Nasution Calon Bupati Mandailing Natal ( Madina) mangkir dalam panggilan ‘penyidik’ Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) Madina terkait laporan LHKPN dirinya. Sumber menyebutkan, Saifullah dijadwalkan dimintai keterangan oleh divisi Penindakan Bawaslu Madina Rabu (20/11/2024), namun yang bersangkutan tidak hadir hingga batas waktu yang ditentukan. Terkait hal tersebut,Bawaslu […]

  • Harun Mustafa Nasution Dimata Warga Desa Pagur

    Harun Mustafa Nasution Dimata Warga Desa Pagur

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan Timur ( Mandailing Online) : ”  Harun Mustafa Nasution itu bukan orang lain dimata masyarakat, pengasuh beliau saja dimasa kecilnya orang desa Pagur, belum lagi kita bicara keluarga, ” Kata Kari Akbar salah seorang tokoh masyarakat Desa Pagur  Kecamatan Panyabungan Timur, Mandailing Natal ( Madina ) Jum’at 11/10/2024. Kari Akbar mengku, banyak yang sudah […]

  • Bupati Madina Ajak Masyarakat Muhasabah

    Bupati Madina Ajak Masyarakat Muhasabah

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) Saipullah Nasution mengajak masyarakat bermuhasabah diri di tengah dekadensi moral yang terjadi pada berbagai tingkatan usia di kabupaten ini dengan memperbanyak zikir dan selawat. Ajakan itu disampaikan Bupati Saipullah dalam arahannya pada acara Tablig Akbar dan Sejuta Selawat di masjid agung Nur Alan Nur, Panyabungan, Selasa (29/4/2025). […]

  • Kasus Kekeringan Sawah, Tak Mampu Sekolahkan Anak Hingga Pindah Kampung

    Kasus Kekeringan Sawah, Tak Mampu Sekolahkan Anak Hingga Pindah Kampung

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN UTARA (Mandailing Online) – Kasus kekeringan ribuan hektar tanaman padi di 6 desa Kecamatan Panyabungan Utara, Mandailing Natal (Madina) ternyata sudah berlangsung lama. Petani selama ini hanya pasrah berapapun pendapatan dari sawah harus diterima. Banyak petani berupaya tidak tergantung pada irigasi yang dibangun pemerintah di era tahun 90-an itu, melainkan berupaya mencari aliran tradisional […]

  • Pengakuan Ismed Harahap, Keluarga Honorer yang Mengaku Ditiduri Anggota DPRD

    Pengakuan Ismed Harahap, Keluarga Honorer yang Mengaku Ditiduri Anggota DPRD

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Widuri Diimingi Lulus CPNS MADINA; Pihak keluarga Widuri (nama samaran) membantah jika mereka ada melakukan pemerasan terhadap Djakfar S Nasution, anggota DPRD Madina. Sebaliknya, keluarga korban mengungkapkan, Djakfar pernah menjanjikan kepada Widuri akan diluluskan CPNS asalkan tidak memberitahukan kejadian asusila tersebut kepada orang lain. Hal itu dikatakan sepupu Widuri, Ismed Harahap (30), warga Sihepeng, Kecamatan […]

  • Seri HUT Madina : Mandailing Melahirkan Banyak Ulama Kharismatik (4-Selesai)

    Seri HUT Madina : Mandailing Melahirkan Banyak Ulama Kharismatik (4-Selesai)

    • calendar_month Jumat, 10 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : BASYRAL HAMIDI HARAHAP (In Memorial) Sejarahwan Mandailing     Haji Muhammad Siddiq Nasution (1925-1982) lahir pada tanggal 11 Februari 1925 d Gunung Tua, ia adalah putera tertua Sutan Parimpunan dari Gunung Tua, Mandailing. Ibunya Rukiyah Dalimunthe dari Sigalangan. Belum lagi menamatkan HIS ia berangkat bersama kakek dan neneknya, Syekh Haji  Hasan dan Ramlah […]

expand_less