Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Batang Pungkut Green Beberkan Ketidakbecusan CI di Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 31 Jan 2014
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Conservation International (CI) dinilai tidak becus bekerja di Mandailing Natal.
Dan dana sebesar 20 US dollar yang dikucurkan USAID dan the Walton Family Foundation kepada CI melalui program Sustainanle Landscapes Partnership (LSP) atau Program Kemitraan Pembangunan Berkelanjutan di Madina dianggap menjadi sia-sia.

Meski Terrestrial Comunication Manager CI, Primatmojo beberpa waktu lalu berupaya menjelaskan progres programnya di Madina, tetap dinilai tak mampu memberikan jawaban yang memuaskan publik Madina.

Dalam publikasinya, Primatmojo menyatakan bahwa salah satu program yang berhasil adalah workshop Kajian Lingkungan Hidup Strategis bersama dengan pemkab Madina. Disusul acara diskusi fokus hutan melibatkan petani. Kemudian program pelatihan menyadap pohon karet kepada petani.

Ketiga item program CI tersebut, menurut Koordinator Umum Batang Pungkut Green Conservation, Syafaruddin, Kamis (30/1/2014) adalah program gagal.

“Sebenarnya CI telah menunjukkan arogansinya kepada Pemkab Madina. Dan pembelaan CI yang dilakukan oleh Terrestrial Comunication Manager CI, Primatmojo di salah satu media menunjukkan bahwa CI tidak punya rasa malu sebagai sebuah lembaga international,” kata Syafaruddin.

Dikatakannya, workshop Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) yang digelar CI adalah acara yang gagal. Karena kelompok kerja saja tidak terbentuk.

“Jadi bagaimana mungkin worskhop ini di nyatakan sukses dan mempunyai hasil, pokja saja tidak terbentuk, bahkan acara lanjutan pada siang sampai sore hari itu ditinggalkan para pemangku kebijakan pemkab Madina, ini dinamakan sukses?. Kalau ini sukses coba CI publikasikan hasil KLHS tersebut,” katanya menantang CI.

Program seremoni diskusi Fokus Hutan justru dinilai Batang Pungkut Green sebagai program menjebak petani.

“Coba anda pikirkan apa hasilnya. Bukankah para petani akan melakukan pengakuan dosa sebagai perusak hutan? Kita tidak mau CI menyatakan petani Madina yang mengarap kebunnya dinyatakan perusak hutan dan dipublikasikan oleh CI kepada dunia international,” tegasnya.

Sementara program pelatihan menyadap terhadap petani karet, juga masih dinilai bermasalah. Kegiatan latihan itu dinilai program sporadis yang timbul begitu saja tanpa perencanaan melalui dokumen SIAP (Sustainable Investment Action Profile).

“CI diduga hanya mengambil sampel daerah terdekat dengan kota Panyabungan, seperti Aek Banir dan daerah Panyabungan Selatan. Bagaimana dengan kelompok tani yang sempat dihubungi tapi program tidak jadi seperti kelompok tani di desa Alahankae Kecamatan Ulupungkut dan kelompok tani di desa Ujung Marisi Kecamatan Kotanopan? Kenapa dijanjikan pelatihan sadap karet habis itu komunikasi pun diputus?” beber Syafruddin.

Menurut Syarifuddin, faktor penyebab ketidakbecusan CI di Madina akibat ketertutupan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Madina. Dokumen SIAP yang tidak disosialisasikan kepada publik memicu CI bertindak tanpa pengawasan publik. Dan itu berdampak pada tidak becusnya CI bekerja sesuai dengan item-item yang diamanahkan dalam dokumen SIAP.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sukhairi Resmikan Desa Bange Nauli sebagai Kampung Pancasila

    Sukhairi Resmikan Desa Bange Nauli sebagai Kampung Pancasila

    • calendar_month Rabu, 14 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    BUKIT MALINTANG (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution menguji pengetahuan pancasila siswa Sekolah Dasar (SD) pada peresmian Kampung Pancasila di Desa Bange Nauli, Kecamatan Bukit Malintang, Kabupaten Madina, Rabu (14/9/2022). Selain Bupati Madina peresmian juga dilakukan langsung oleh Dandim 0212/TS Letkol Inf Amrizal Nasution, Kapolres Madina AKBP HM Reza CAS, […]

  • Panen Raya Padi di Madina, Penyedia Jasa Mesin Rontok Padi Banjir Orderan

    Panen Raya Padi di Madina, Penyedia Jasa Mesin Rontok Padi Banjir Orderan

    • calendar_month Kamis, 5 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- Panen raya padi di wilayah Kabupaten Mandailing Natal membuat penyedia jasa mesin perontok padi kebanjiran orderan. Mursal salah satunya, selama sepekan terakhir, mesin perontok padi miliknya selalu dapat orderan. “Jasa yang harus dibayar petani dihitung per kaleng hasil panen padi yakni 4000 rupiah. Dalam satu hari bisa empat areal sawah yang […]

  • Bupati: PPNI Punya Tanggungjawab Kemanusiaan di Sektor Kesehatan

    Bupati: PPNI Punya Tanggungjawab Kemanusiaan di Sektor Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 14 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebagai organisasi perawat, PPNI memiliki sisi beban tanggungawab kemanusiaan. Selaku salah satu pihak yang berada di garda terdepan dalam pelayanan kesehatan, tentunya perawat akan selalu menghadapi persolan-persolan kesehatan masyarakat. Hal itu dikatakan Bupati Madina, Ja’far Sukhairi Nasution di hadapan delegasi Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Madina saat […]

  • Bawa Laptop Sendiri, Mahasiswa KKN Kelompok 253 Unimal Kenalkan Pengoperasian Komputer kepada Remaja Desa Aek Bargot

    Bawa Laptop Sendiri, Mahasiswa KKN Kelompok 253 Unimal Kenalkan Pengoperasian Komputer kepada Remaja Desa Aek Bargot

    • calendar_month Selasa, 23 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    AEK BARGOT (Mandailing Online) – Berbekal 4 unit laptop pribadi, Mahasiswa KKN Kelompok 253 Unimal mengenalkan pengoperasian komputer kepada remaja di Desa Aek Bargot, Kecamatan Padang Bolak Julu, Padang Lawas Utara pada Senin (23/11) kemarin. Kegiatan yang dilaksanakan setelah pelaksanaan Shalat Zuhur di Balai desa Aek Bargot ini dilaksanakan sesuai permintaan Kepala Desa Aek Bargot […]

  • Hutan Register 89 dirambah secara ilegal

    Hutan Register 89 dirambah secara ilegal

    • calendar_month Sabtu, 6 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Hutan Lindung Register 86 terletak di desa Siregar Aek Nalas Simarsarudung dan Desa Sampuara Kecamatan Uluan Kabupaten Toba Samosir, persis di bibir pantai Danau Toba dirambah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Alhasil ekosistem danau toba yang di banggakan sebagai objek wisata Provinsi Sumatera ini terancam, baik erosi dan pendangkalan air danau […]

  • Draf Sempat Diperbaiki, Keppres Pemakzulan Bupati Karo Belum Terbit

    Draf Sempat Diperbaiki, Keppres Pemakzulan Bupati Karo Belum Terbit

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Hingga kemarin (21/5), pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) belum juga menerima Keputusan Presiden (Keppres) tentang pengesahan pemakzulan Bupati Karo, Kena Ukur 'Karo Jambi' Surbakti. Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri (Kapuspen Kemendagri) Didik Suprayitno menyatakan, meski kemendagri belum menerimanya, tidak lantas dikatakan bahwa Keppres belum terbit. "Bisa saja masih di istana. Kita tunggu […]

expand_less