Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

3 Perampok Didor, 4 Lagi Melenggang

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2015
  • print Cetak

KISARAN – Polres Asahan masih harus bekerja ekstra mengungkap kasus perampokan di Suka Makmur, Kecamatan Bandar Pasir (BP) Mandoge, Asahan, Jumat (29/5) sore, sekira pukul 16.00 WIB. Dari tujuh perampok yang berhasil merampas uang tunai sebanyak Rp50 juta dari tangan korbannya Jerry Sembiring (25), baru tiga pelaku yang tertangkap. Sementara empat orang lagi melenggang bebas berkeliaran.

“Empat pelaku masih dalam pengejaran,” kata Kapolres Asahan AKBP Tatan Dirsan Atmaja, didampingi Kanit Resum Ipda Agus Setiawan dan Kanit Tipiter Ipda Rianto, Selasa (2/6), pada saat menggelar pers rilis di Mapolres Asahan.

Tatan menyebutkan, tiga pelaku masing-masing bernama Mipen Nadapdap (23), warga Nagori Nagori Dolok, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Mustafa (21), warga Desa Lau Bawang, Kabupaten Tanah Karo, dan Syadana Wira (22), warga Huta I, Dolok Malela, Nagori Dolok Malela, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun. Ketiga pelaku dilumpuhkan karena mencoba menyerang petugas dengan dua bilah golok. Sementara empat orang lagi masih dalam pengejaran. Mereka adalah IP, SRG, EF, dan TN.

Menurut Tatan, ketujuh pelaku perampokan dengan menggunakan senjata tajam (sajam) dan senjata api (senpi) di Jalan Perkebunan PIR Dusun IV, Desa Suka Makmur, Kecamatan BP Mandoge, ini memiliki peranan berbeda-beda. Lima pelaku sebagai eksekutor dan dua orang lagi menggambar taget.

Masih kata Tatan, selain mengamankan tiga pelaku, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil Kijang Innova BK 1556 AC, satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter MX BK 2885 SAA, dan dua bilah golok yang dipakai untuk menyerang petugas.

Tatan menerangkan, kronologis kejadian berawal saat korban Jerry Sembiring hendak pergi berbelanja kebutuhan grosirnya ke Kisaran. Di tengah perjalanan, laju truk yang dikemudikan korban dihentikan tiga pria tidak dikenal yang mengendarai mobil Kijang Innova BK 1556 AC. Seorang pelaku bernama Mipen Nadapdap langsung ke pintu sebelah kiri truk sambil mengacungkan golok dan berkata; “mana duit, mana duit?”

Tak lama berselang, datang lagi dua pria tidak dikenal mengendarai sepedamotor Jupiter MX BK 2885 SAA. Tepat di sisi sopir dan salah satunya yang kemudian diketahui bermarga Saragih, langsung mengacungkan senjata api dan meletuskannya ke udara. “Kemudian korban menyerahkan tas warna coklat berisi uang tunai sebesar Rp50 juta kepada pelaku,”  terang Tatan, mantan Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat ini.

Setelah menyerahkan tas, Jerry, melapor ke polsek terdekat. Sementara para pelaku langsung kabur berbalik arah menuju Kecamatan Tanah Jawa.

Menurut Tatan, para pelaku merupakan pemain kawakan. Dua pelaku bermarga Saragih dan Ipong yang sebelumnya mengendarai sepeda motor, lari dan sepeda motornya ditinggalkan begitu saja.

Sedangkan tiga orang pelaku masing-masing Mipen Nadapdap, Mustafa, dan Syahdana berhasil diamankan saat kabur ke arah Kecamatan Tanah Jawa, Simalungun. Laju mobil kijang yang dikemudikan pelaku Syahdana berhasil dihentikan petugas gabungan (Sat Reskrim Polres Asahan dan personel Polsek BP Mandoge) saat melaju di perbatasan antara wilayah Asahan dan Kabupaten Simalungun. “Mungkin naas saja, mereka sudah kabur ke arah Simalungun, namun di tengah perjalanan berhenti dan saat akan dibekuk ketiganya berusaha memberikan perlawanan serta menyerang petugas dengan golok,” ujar Tatan.

Merampok Pakai Innova Rental
Mipen Nadapdap, Mustafa dan Syahdana Wira, saat diwawancarai membenarkan jika mereka bagian dari komplotan perampok yang menggasak uang tunai sebesar Rp50 juta di kawasan BP Mandoge. “Kami berangkat dari Pematangsiantar, lima orang dan sesampainya di kawasan BP Mandoge, Saragih dan Ipong naik sepeda motor untuk melakukan pengintaian korban,” tutur Mipen.

“Kami diajak Saragih, untuk merampok dan saya diminta untuk mencari mobil,” timpal Syahdana Wira.

Syahdana menyebutkan, mobil itu dia rental satu hari dengan harga Rp300 ribu. Jika berhasil, mereka berencana melanjutkan aksi

Sumber : metrosiantar

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inilah 29 Kabupaten/Kota di Jatim yang Rekrut CPNS 2014

    Inilah 29 Kabupaten/Kota di Jatim yang Rekrut CPNS 2014

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sebanyak 10 kabupaten/kota di Jawa Timur tidak mendapatkan formasi CPNS tahun ini. Itu berarti dari 39 kabupaten/kota di Jatim, hanya 29 daerah yang mendapatkan alokasi. "Tidak semua daerah yang mendapatkan formasi CPNS. Di Jatim juga begitu, ada 10 yang tidak mendapatkan alokasi," kata Karo Hukum, Komunikasi Informasi Publik (KIP) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara […]

  • Otak pelaku kerusuhan Batangtoru teridentifikasi

    Otak pelaku kerusuhan Batangtoru teridentifikasi

    • calendar_month Jumat, 2 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Aktor intelektual kerusuhan di Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, terkait pemasangan pipa perusahaan tambang emas Martabe PT Agincourt Resources, diselidiki Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut). Kabid Humas Polda Sumut Komisaris Besar Polisi Heru Prakoso mengatakan, aktor intelektual atau provokatornya sudah teridentifikasi, dan namanya telah diketahui. “Sudah diketahui orangnya, tinggal dilakukan penyelidikan […]

  • Terpantau Ada 63 Titik Api di Madina, Wabup Atika Pimpin Apel Penanggulangan Karhutla

    Terpantau Ada 63 Titik Api di Madina, Wabup Atika Pimpin Apel Penanggulangan Karhutla

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setidaknya ada 63 titik api yang terpantau di wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dengan 36 titik di antaranya sulit terjangkau dan ditemukan, sementara sisanya telah berhasil dipadamkan. Untuk itu, Pemkab Madina dan unsur TNI-POLRI menggelar apel gabungan Kesiapan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Mako Polres Madina, Jumat (12/8). […]

  • LBH: Judi sulit diberantas

    LBH: Judi sulit diberantas

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Salah satu program yang belum tuntas dilakukan pihak kepolisian ialah pemberantasan judi di Indonesia. Baru-baru ini Wakil Wakapolri, Nanan Soekarna meginstruksikan masing-masing Polda harus mengambil tindakan tegas memberantas praktik perjudian. Perjudian yang sedang merebak di Indonesia ialah judi toto gelap (togel). Penjual togel bertebaran di mana-mana. Penggemarnya tidak terlepas orang tua dan anak […]

  • Tenaga Kerja China di OTP Geothermal 19 Orang

    Tenaga Kerja China di OTP Geothermal 19 Orang

    • calendar_month Jumat, 13 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setidaknya terdapat sekitar 21 tenaga kerja asing bekerja di lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi di Mandailing Natal (Madina). Pembangunan pembangkit listrik itu dikelola oleh PT. Sorik Marapi Geothermal Power (PT. SMGP) Data diperoleh Mandailing Online di Dinas Tenaga Kerja Madina, Jum’at (13/7/2018), jumlah tenaga kerja asing yang berasal […]

  • Kangkangi LAHP Ombudsman, Gubernur Bakal Tolak Surat DPRD Terkait Penetapan Komisioner KPID Sumut

    Kangkangi LAHP Ombudsman, Gubernur Bakal Tolak Surat DPRD Terkait Penetapan Komisioner KPID Sumut

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online)  – Kuasa hukum 8 Calon Komisioner KPID Sumut 2021-2024 Ranto Sibarani yakin Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menolak surat penetapan 7 nama komisioner KPID Sumut 2021-2024 yang kabarnya sudah disetujui dan diteken lima pimpinan DPRD Sumut. Ranto menyatakan Gubernur memiliki kewenangan menolak dan mengembalikan surat penetapan nama-nama terpilih dari DPRD jika mengacu pada […]

expand_less