Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode

3 Perampok Didor, 4 Lagi Melenggang

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2015
  • print Cetak

KISARAN – Polres Asahan masih harus bekerja ekstra mengungkap kasus perampokan di Suka Makmur, Kecamatan Bandar Pasir (BP) Mandoge, Asahan, Jumat (29/5) sore, sekira pukul 16.00 WIB. Dari tujuh perampok yang berhasil merampas uang tunai sebanyak Rp50 juta dari tangan korbannya Jerry Sembiring (25), baru tiga pelaku yang tertangkap. Sementara empat orang lagi melenggang bebas berkeliaran.

“Empat pelaku masih dalam pengejaran,” kata Kapolres Asahan AKBP Tatan Dirsan Atmaja, didampingi Kanit Resum Ipda Agus Setiawan dan Kanit Tipiter Ipda Rianto, Selasa (2/6), pada saat menggelar pers rilis di Mapolres Asahan.

Tatan menyebutkan, tiga pelaku masing-masing bernama Mipen Nadapdap (23), warga Nagori Nagori Dolok, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Mustafa (21), warga Desa Lau Bawang, Kabupaten Tanah Karo, dan Syadana Wira (22), warga Huta I, Dolok Malela, Nagori Dolok Malela, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun. Ketiga pelaku dilumpuhkan karena mencoba menyerang petugas dengan dua bilah golok. Sementara empat orang lagi masih dalam pengejaran. Mereka adalah IP, SRG, EF, dan TN.

Menurut Tatan, ketujuh pelaku perampokan dengan menggunakan senjata tajam (sajam) dan senjata api (senpi) di Jalan Perkebunan PIR Dusun IV, Desa Suka Makmur, Kecamatan BP Mandoge, ini memiliki peranan berbeda-beda. Lima pelaku sebagai eksekutor dan dua orang lagi menggambar taget.

Masih kata Tatan, selain mengamankan tiga pelaku, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil Kijang Innova BK 1556 AC, satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter MX BK 2885 SAA, dan dua bilah golok yang dipakai untuk menyerang petugas.

Tatan menerangkan, kronologis kejadian berawal saat korban Jerry Sembiring hendak pergi berbelanja kebutuhan grosirnya ke Kisaran. Di tengah perjalanan, laju truk yang dikemudikan korban dihentikan tiga pria tidak dikenal yang mengendarai mobil Kijang Innova BK 1556 AC. Seorang pelaku bernama Mipen Nadapdap langsung ke pintu sebelah kiri truk sambil mengacungkan golok dan berkata; “mana duit, mana duit?”

Tak lama berselang, datang lagi dua pria tidak dikenal mengendarai sepedamotor Jupiter MX BK 2885 SAA. Tepat di sisi sopir dan salah satunya yang kemudian diketahui bermarga Saragih, langsung mengacungkan senjata api dan meletuskannya ke udara. “Kemudian korban menyerahkan tas warna coklat berisi uang tunai sebesar Rp50 juta kepada pelaku,”  terang Tatan, mantan Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat ini.

Setelah menyerahkan tas, Jerry, melapor ke polsek terdekat. Sementara para pelaku langsung kabur berbalik arah menuju Kecamatan Tanah Jawa.

Menurut Tatan, para pelaku merupakan pemain kawakan. Dua pelaku bermarga Saragih dan Ipong yang sebelumnya mengendarai sepeda motor, lari dan sepeda motornya ditinggalkan begitu saja.

Sedangkan tiga orang pelaku masing-masing Mipen Nadapdap, Mustafa, dan Syahdana berhasil diamankan saat kabur ke arah Kecamatan Tanah Jawa, Simalungun. Laju mobil kijang yang dikemudikan pelaku Syahdana berhasil dihentikan petugas gabungan (Sat Reskrim Polres Asahan dan personel Polsek BP Mandoge) saat melaju di perbatasan antara wilayah Asahan dan Kabupaten Simalungun. “Mungkin naas saja, mereka sudah kabur ke arah Simalungun, namun di tengah perjalanan berhenti dan saat akan dibekuk ketiganya berusaha memberikan perlawanan serta menyerang petugas dengan golok,” ujar Tatan.

Merampok Pakai Innova Rental
Mipen Nadapdap, Mustafa dan Syahdana Wira, saat diwawancarai membenarkan jika mereka bagian dari komplotan perampok yang menggasak uang tunai sebesar Rp50 juta di kawasan BP Mandoge. “Kami berangkat dari Pematangsiantar, lima orang dan sesampainya di kawasan BP Mandoge, Saragih dan Ipong naik sepeda motor untuk melakukan pengintaian korban,” tutur Mipen.

“Kami diajak Saragih, untuk merampok dan saya diminta untuk mencari mobil,” timpal Syahdana Wira.

Syahdana menyebutkan, mobil itu dia rental satu hari dengan harga Rp300 ribu. Jika berhasil, mereka berencana melanjutkan aksi

Sumber : metrosiantar

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prestasi Atlit Madina Dikhawatirkan Terpuruk di Porwilsu

    Prestasi Atlit Madina Dikhawatirkan Terpuruk di Porwilsu

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 7Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Prestasi atlit Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dikhawatirkan melorot tajam di even Pekan Olahraga Wilayah Sumatera Utara (Porwilsu) tahun depan. Pasalnya, aktifitas seluruh pengurus cabang olah raga (pengcab) di Madina, baik pembinaan dan pelatihan atlit maupun kegiatan lainnya nyaris tak ada selama tahun 2013 ini akibat tidak adanya dana KONI yang dianggarkan […]

  • Sampuraga

    Sampuraga

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan ringkas : Askolani Nasution   Kalau Anda berpikir untuk mencari nenek moyang “Sampuraga”, baik keturunan, marga, asal-usul, dst.; itu benar-benar naif. Karena ia hanya dongeng. Dalam sastra bisa disebut dengan folklor, cerita rakyat yang diceritakan secara verbal, turun-temurun. Tidak tertulis, banyak versi, dan pengarangnya anonim. Bisa juga disebut legenda, karena diyakini berkaitan dengan asal-usul […]

  • Intoleransi Politik di Kalangan Anak Muda, Benarkah Ada?

    Intoleransi Politik di Kalangan Anak Muda, Benarkah Ada?

    • calendar_month Jumat, 26 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan, masih banyak anak muda yang tidak toleran dalam hal politik, dibandingkan intoleransi pada praktik ritual sosial keagamaan. Hal ini menjadi temuan dalam hasil survei suara anak muda tentang isu-isu sosial politik bangsa pada Maret 2021. Ia memaparkan, sebanyak 39 […]

  • Pendaftaran Yusuf Nasution-Imron Lubis Sah Menurut Undang-Undang

    Pendaftaran Yusuf Nasution-Imron Lubis Sah Menurut Undang-Undang

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan bakal calon bupati/wakil bupati Madina Drs. HM. Yusuf Nasution,Msi – H. Imron Lubis,S.Pd.MM yang didaftarakan DPC Partai Hanura Madina dan PBB Madina pada tanggal 26 Juli 2015 ke KPU Madina sah menurut Undang-undang Nomor 08 Tahun 2015 dan Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2015 sebagai mana telah diubah dengan Peraturan […]

  • Bupati Madina Serahkan Gajinya Kepada Sopir Angkutan Umum

    Bupati Madina Serahkan Gajinya Kepada Sopir Angkutan Umum

    • calendar_month Kamis, 31 Mar 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kini giliran sopir angkutan umum pedesaan yang menerima rezeki dari gaji pokok Bupati Madina, Ja’far Sukhairi Nasution. Sebanyak kurang lebih 68 sopir menerima penyaluran itu di halaman masjid agung Nur Ala Nur, Panyabungan, Kamis (31/3/2022). Saban bulan setelah dilantik tahun 2021 Ja’far Sukhairi memberikan gaji pokoknya kepada kalangan yang berhak. Kali […]

  • Kenaikan Harga Cabe Akibat Stok Kurang

    • calendar_month Kamis, 30 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Onine) – Dinas Perindustrian dan Perdagaan Koperasi UKM dan Pasar Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyatakan melonjaknya harga cabe merah di Panyabungan akibat penen cabe masih minim. Kadis Perindustrian dan Perdagaan Koperasi UKM dan Pasar Lis Muliadi melalui stapnya mengatakan, kenaikan harga cabe di beberapa pasar tradisional disebabkan stok cabe berkurang. Kondisi itu dipicu […]

expand_less