Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

5 Poin Tuntutan Mahasiswa Madina di KPK

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 18 Feb 2021
  • print Cetak

Unjukrasa itu dilakukan sejumlah mahasiswa mengatasnamakan Forum Masyarakat Mahasiswa Peduli Mandailing Natal di depan gedung KPK, Jakarta (18/2/2021).

JAKARTA (Mandailing Online) – Sebanyak lima poin tuntutan mahasiswa yang berunjukrasa di depan gedung KPK, Jakarta, Kamis (18/2/2021) tentang dugaan korupsi Bansos Covid di Mandailing Natal.

Unjukrasa itu dilakukan sejumlah mahasiswa mengatasnamakan Forum Masyarakat Mahasiswa Peduli Mandailing Natal yang digerakkan Herman Birje Nasution selaku Koordinator Aksi, dan Ridho S selaku Koordinator Lapangan, Ridho S.

Kelima poin itu tertuang dalam dokumen pernyataan sikap yang dibacakan dalam bentuk orasi selama unjukrasa berlangsung dan diserahkan dalam bentuk dokumen kepada KPK, yakni :

Pertama; meminta kepada Bapak Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia agar membentuk Tim Independen untuk memeriksa dugaan keterlibatan Oknum Kepala Desa dan Oknum Camat dalam menyalahgunakan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Kab. Madina T.A 2020 untuk memenangkan Pasangan Calon Petahana sesuai Peraturan Perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia.

Kedua ; meminta kepada Bapak Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia agar membentuk Tim Independen untuk memeriksa dugaan keterlibatan Oknum Kepala Desa dan Oknum Camat  dalam Penggunaan Dana Covid-19 yang bersumber dari APBDes Se-Kabupaten Mandailing Natal Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp 4.120.268.000 (Empat Milyar Seratus Dua Puluh Juta Dua Ratus Enam Puluh Delapan Ribu Rupiah) untuk pengadaan masker di Kabupaten Mandailing Natal dengan harga per item sebesar Rp 10.000 (Sepuluh Ribu Rupiah). Kami menduga adanya indikasi mark up harga dalam proses penganggaran masker yang bersumber dari APBDes Tahun Anggaran 2020.

Ketiga; meminta kepada Bapak Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia agar membentuk Tim Independen untuk memeriksa dugaan penyelewengan dana Covid-19 yang menurut dugaan kami berpotensi kuat dikorupsi yang bersumber dari APBD Kabupaten Mandailing Natal T.A 2020 sebesar Rp 25.509.464.395 (Dua puluh lima milyar lima ratus sembilan juta empat ratus enam puluh empat tiga ratus sembilan puluh lima) yang terdiri dari penanganan bidang kesehatan sebesar Rp 3.240.827.752 (Tiga Milyar Dua Ratus Empat Puluh Juta Delapan Ratus Dua Puluh Tujuh Tujuh Ratus Lima Puluh Dua), Belanja Tidak Terduga sebesar Rp 22.268.636.643 (Dua Puluh Dua Milyar Dua Ratus Enam Puluh Delapan Juta Enam Ratus Tiga Puluh Enam Ribu Enam Ratus Empat Puluh Tiga Rupiah).

Keempat : Meminta kepada Bapak Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia agar segera memeriksa Penggunaan Dana Covid-19 yang berupa Bantuan Sembako yang bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Utara sebesar Rp 12.200.625.000 (Dua Belas Milyar Dua Ratus Juta Enam Ratus Dua Puluh Lima Ribu Rupiah) yang diperuntukkan  kepada 54.225 Kepala Keluarga (KK). Hal ini kami duga disalahgunakan untuk kepentingan politik dalam memenangkan Pasangan Calon Petahana pada Pilkada Madina Tahun 2020.

Kelima ; meminta kepada Bapak Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia untuk menjalankan pasal 2 ayat (2) UU no 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi terhadap pelaku tindak pidana korupsi di masa pandemi covid-19 sebagaimana yang pernah disampaikan Bapak Ketua KPK RI bahwa pelaku korupsi anggaran penanganan pandemi covid-19 dapat dikenakan hukuman mati.

Sebelumnya aksi serupa dilakukan di halaman kantor gubernur Sumatera Utara pada 11 Pebruari 2021 lalu.

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketika Desa Hutapuli Menerbitkan Peraturan Desa (bagian 1)

    Ketika Desa Hutapuli Menerbitkan Peraturan Desa (bagian 1)

    • calendar_month Rabu, 10 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan : Dahlan Batubara Persolan yang dihadapi desa masa sekarang sangat berragam, mulai dari persoalan narkoba di kalangan generasi muda, kian punahnya ikan air tawar di sungai-sungai akibat merajalelanya sentrum ikan, pengangguran di usia angkatan kerja hingga masalah pecurian ternak dan kebun. Semua itu merupakan gambaran umum mayoritas desa di Mandailing Natal. Yang paling […]

  • Bupati Madina Ucapkan Belasungkawa

    Bupati Madina Ucapkan Belasungkawa

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LINGGABAYU (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal, Ja’far Sukhairi Nasution menyampaikan ucapan belasungkawa atas peristiwa tewasnya 12 orang tertimbun longsor di lokasi tambang emas Desa Banjar Limabung, Kecamatan Lingga Bayu pada, Kamis (28/4/2022) sore. Sukhairi menyebut, 12 orang ibu rumah tangga tersebut meninggal saat mencari nafkah untuk membantu menghidupi rumah tangga. Atas nama Pemkab Madina, […]

  • Pemerintah Ajak Wartawan Bangun Madina

    Pemerintah Ajak Wartawan Bangun Madina

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Pemerintah kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama wartawan untuk sama-sama membangun daerah demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Wartawan sangat diharapkan memberikan informasi yang sifatnya akurat secara timbal balik antara aspirasi rakyat dengan kebijakan pemerintah daerah, sehingga kebijakan-kebijakan yang dilahirkan pemerintah daerah tepat berdasarkan fakta yang ada. Bupati Madina HM […]

  • Selamatkan Generasi Dari Kaum Pelangi

    Selamatkan Generasi Dari Kaum Pelangi

    • calendar_month Kamis, 20 Jul 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam Merajelela! Semakin berani terang-terangan! Kalimat-kalimat tersebut tentu saja muncul dibenak umat ketika mengetahui pergerakan kaum Pelangi yang semakin tidak terkendali. Mereka bukan lagi sosok-sosok yang memiliki rasa malu karena kebodohan pilihannya, tetapi sebaliknya. Kebanggaan yang ditonjolkan karena merasa tidak bersalah sama sekali dari sudut pandang apapun. Keberanian kaum […]

  • Hutan Register 89 dirambah secara ilegal

    Hutan Register 89 dirambah secara ilegal

    • calendar_month Sabtu, 6 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Hutan Lindung Register 86 terletak di desa Siregar Aek Nalas Simarsarudung dan Desa Sampuara Kecamatan Uluan Kabupaten Toba Samosir, persis di bibir pantai Danau Toba dirambah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Alhasil ekosistem danau toba yang di banggakan sebagai objek wisata Provinsi Sumatera ini terancam, baik erosi dan pendangkalan air danau […]

  • Awas, Ada Permen Bikin Mabuk!

    Awas, Ada Permen Bikin Mabuk!

    • calendar_month Selasa, 3 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Orang tua kini harus semakin waspada terhadap jajanan untuk anak mereka. Pasalnya, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) mengindikasi adanya peredaran permen yang mengandung narkoba. “Petugas terus melakukan penyelidikan di lapangan. Informasinya ada beberapa merek. Namun sampai saat ini yang termonitor baru satu, mereknya Magic Pop,” kata Direktur Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut, […]

expand_less