Senin, 2 Mar 2026
light_mode

90% Pelajar Indonesia Minati IPA

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 17 Mar 2014
  • print Cetak

JAKARTA  – Implementasi Kurikulum 2013 terus dievaluasi. Diantaranya adalah sistem peminatan untuk siswa SMA. Kepala Unit Implementasi Kurikulum (UIK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Tjipto Sumadi menerima laporan, 90 persen siswa SMA meminati jurusan IPA.

Seperti diketahui dalam pelaksanaan kurikulum baru itu, penjurusan di jenjang SMA dilaksanakan mulai dari kelas satu. Berbeda dengan kurikulum sebelumnya, dimana penjurusan dilaksanakan mulai kelas dua.

Kondisi di lapangan menunjukkan banyak siswa baru di SMA yang ditunjuk menjalankan Kurikulum 2013 meminati jurusan IPA. Selain muncul dari siswa sendiri, peminatan itu ternyata diintervensi juga dari orangtua. Orangtua biasanya memilih jurusan IPA, dengan pertimbangan bisa memilih jurusan apapun saat kuliah nanti.

“Apakah jurusan IPS juga tidak bisa memilih program studi apapun nanti ketika kuliah,” ujar Tjipto dalam forum diskusi di Perpustakaan Kemendikbud kemarin.

Meskipun banyak siswa baru yang memilih peminatan jurusan IPA, ternyata beberapa bulan kemudian banyak yang rontoh dan pindah ke IPS. Alasannya adalah ragu atau tidak bisa mengikuti seluruh pelajaran yang ada di jurusan IPA.

Tjipto menegaskan jurusan IPA maupun IPS sama-sama memiliki kesempatan kuliah termasuk untuk berebut pasar kerja. Dia bahkan menuturkan, anak-anak jurusan IPA yang kuliah di bidang teknik akan menjadi insinyur. “Insinyur itu kan tukang sebenarnya,” katanya lantas tertawa.

Sedangkan untuk siswa-siswa yang dulunya jurusan IPS saat SMA, kemudian kuliah di prodi sosial justru bisa menjadi pemimpin perusahaan besar. Dia menegaskan masyarakat saat ini masih menganggap jurusan IPA itu lebih top ketimbang jurusan IPS. Padahal secara akademik, kedua jurusan itu sejajar. Tidak ada unsur strata di kedua jurusan itu.

Tjipto mengatakan untuk siswa SMA baru yang mendapftar pertengahan tahun ini (tahun pelajaran 2014-2015), sudah dipersiapkan peminatannya sejak di bangku kelas 3 SMP. Sehingga nanti ketika memilih peminatan di jenjang SMA, mereka tidak gamang. Selain itu juga tidak terkesan diintervensi orangtua.

Saat ini seluruh siswa kelas 3 SMP, khususnya yang ingin melanjutkan di jenjang SMA, mendapat pendampingan intensif dari guru bimbingan konseling. Tujuan pendampingan itu adalah, memetakan siswa itu meminati jurusan IPA atau IPS. Selain itu rekam jejak akademiknya selama di banku SMP juga akan menjadi pertimbangan.

Tjipto menegaskan bahwa peminatan di jenjang SMA itu tidak bisa dipaksakan. Tetapi sistem peminatan ini tidak menutup kemungkinan ada perubahan dalam beberapa bulan setelah siswa mulai belajar. Dia juga mengapresiasi aturan di sejumlah daerah yang mewajibkan penentuan peminatan melampirkan hasil konsultasi dengan psikolog. (Int)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Sidimpuan Lantik Lima Pejabat Baru

    Kapolres Sidimpuan Lantik Lima Pejabat Baru

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    P. Sidimpuan, Kapolres AKBP Andi Syahriful Taufik SIK MSi melantik sekaligus mengambil sumpah lima pejabat baru di halaman Mapolres Kota P. Sidimpuan, Senin (7/1). Dari lima yang dilantik, tiga di antaranya merupakan jabatan yang baru dibentuk di lingkungkan Polres Kota P. Sidimpuan, masing-masing Kasiwas Aiptu Irmanto, Kasium Aiptu Efendi Lubis dan Kasitipol Bripka Amran Saragih. […]

  • Ke Medan, Prabowo Bantah Antietnis Tionghoa

    Ke Medan, Prabowo Bantah Antietnis Tionghoa

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (MAndailing Online) – Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Medan, Sumatera Utara (Sumut) untuk menghadiri dialog kebangsaan. Kehadirannya dalam dialog mengenai tantangan masalah bangsa menuju Indonesia Raya itu atas undangan Komunitas Tionghoa Medan. Dalam kesempatan itu, Prabowo menjawab berbagai isu-isu miring terkait sikapnya terhadap etnis Tionghoa. Ia membantah tuduhan bahwa […]

  • Pilkada Serentak Sumut Diikuti 810 Pasangan

    Pilkada Serentak Sumut Diikuti 810 Pasangan

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SUMUT – Pilkada Serentak di Sumatera Utara, diikuti 810 Pasangan, 156 Diantaranya Lewat Jalur Perseorangan Pendaftaran pasangan calon pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah di 9 provinsi, 34 kota dan 224 kabupaten telah dilaksanakan serentak oleh KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota tanggal 26-28 Juli 2015. Para calon pemimpin daerah itu meliputi pasangan calon yang diajukan […]

  • Kalau Kondisi Memungkinkan, Prabowo Akan ke Palestina jika Terpilih

    Kalau Kondisi Memungkinkan, Prabowo Akan ke Palestina jika Terpilih

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Calon Presiden Prabowo Subianto membuka peluang mengunjungi langsung Palestina jika dirinya terpilih menjadi presiden Republik Indonesia periode 2014-2019 mendatang. Namun, dia masih mempertimbangkan kondisi yang ada di sana nantinya. "Insya Allah, kalau memang memungkinkan keadaannya di sana, kenapa tidak?" Kata Prabowo seusai menghadiri aksi damai untuk Palestina di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Jumat (11/7/2014) […]

  • Tuntut Ketua DEMA Mundur, Mahasiswa STAIN Madina Berunjuk Rasa di Kampus

    Tuntut Ketua DEMA Mundur, Mahasiswa STAIN Madina Berunjuk Rasa di Kampus

    • calendar_month Kamis, 22 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online): Puluhan Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri ( STAIN ) Mandailing Natal ( Madina ) dari berbagai Prodi siang tadi Kamis 22/6/2023 berunjuk rasa di depan kampus. Aksi mahasiswa ini sendiri kata Kordinator Aksi Abdul Rahman, dipicu karena Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa ( DEMA ) Khairul Amri dinilai tidak layak memimpin organisaai […]

  • DPO, rumah Ucok Mawar digrebek?

    DPO, rumah Ucok Mawar digrebek?

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Setelah resmi ditetapkan, M Deddy Nasution alias Ucok Mawar masuk ke dalam daftar pencaharian orang ( DPO), anggota Unit Jahtanras Polresta Medan, menggrebek rumah Ucok Mawar di Jalan Sisingamangaraja Medan. Bukan itu saja, untuk memburu pelaku pemerasan Chairul Windu Harahap, Kadis PU Padang Lawas tersebut, polisi juga menggrebek Hotel Metro di kawasan Jalan […]

expand_less