Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Konfercab NU 7 November

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 28 Okt 2010
  • print Cetak

MADINA- Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama (NU) ke-3 Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang semula direncanakan digelar Sabtu (30/10) diundur menjadi Minggu (7/11).

“Pengunduran konfercab disebabkan karena belum maksimalnya persiapan pelaksanaan konfercab untuk memilih dan menentukan pimpinan organisasi Islam terbesar di Kabupaten Madina ini,” kata Wakil Ketua Panitia Pelaksana Konfercab NU ke-3 Madina, Syamsul Bahri Lubis SAg, kepada METRO, belum lama ini.

Pelaksanaan Konfercab nantinya diselenggarakan di Perpustakaan Pondok Pesantren Salafiyah Musthafawiyah di Desa Purba Baru, Kecamatan Lembah Sorik Merapi (LSM).

Alasan digelar di pesantren tersebut, sambungnya, karena pesantren itu merupakan pesantren tertua dan terbesar di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan dikenal berbasis NU sebagaimana ajaran yang didasari Ahlu Sunnah Waljamaah.

Di samping itu, konfercab juga merupakan sosialisasi kepada santri supaya mengetahui arti NU dalam dunia Islam terutama di Indonesia karena selama ini seolah-olah generasi Islam sudah kurang respect dengan organisasi berwadahkan Islam ini.

“Lokasi kita laksanakan di Pontren Musthafawiyah 7 November mendatang karena Pontren ini juga berbasis NU sesuai dengan basis pendirinya, yakni Syech Musthafa Husein Nasution pada tahun 1912 silam dan konfercab ini juga diharapkan supaya santri lebih mengenal lagi arti NU itu sebagai salah satu wadah berhimpunnya kaum Ahlu Sunnah Waljamaah di Kabupaten Madina,” jelas Syamsul.

Syamsul didampingi panitia lainnya berharap keterbukaan hati kader-kader NU yang ada di Madina supaya memberikan kontribusi atas pelaksanaan Konfercab. Sebab, besarnya NU harus didasari dengan kepedulian terhadap Islam dan ormas-ormasnya. (wan)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pegawai Kejati Sumut Babak Belur Dipukuli Debt Collector

    Pegawai Kejati Sumut Babak Belur Dipukuli Debt Collector

    • calendar_month Senin, 22 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Tindakan kekerasan yang dilakukan oleh debt collector kembali terjadi di Kota Medan. Kali ini seorang PNS Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang menjadi korbannya. Nasib naas itu dialami oleh Taufik Hidayat. Pria berusia 30 tahun itu harus menahan rasa sakit di sekitar kepala, ulu hati, pipi dan dagu akibat dikeroyok oleh lima pemuda dari debt […]

  • Tembak Mati Terduga Teroris, Kegagalan Status Negara Hukum Untuk Indonesia?

    Tembak Mati Terduga Teroris, Kegagalan Status Negara Hukum Untuk Indonesia?

    • calendar_month Rabu, 7 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Kasus aksi teror kembali mengguncang negeri. Tidak tanggung-tanggung, aksi teror tersebut beruntun terjadi dalam kurun waktu satu minggu. Aksi pertama yang membuat geger adalah ledakan bom bunuh diri di Makassar. Tepat di samping gereja. Pelakunya tewas dan dikabarkan bahwa petugas menemukan potongan-potongan tubuh korban di lokasi kejadian […]

  • Harga Buah Impor di Madina Turun

    • calendar_month Sabtu, 1 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam dua minggu terakhir ini harga buah impor di tingkat agen mengalami penurunan di Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) setelah sempat naik yang mencapai 100 persen. Rusdi Nasution, seorang pedagang buah di pasar Panyabungan menjawab wartawan, Jum’at (31/5) mengungkapkan penurunan harga sejumlah buah impor mencapai 30 persen. Buah apel misalnya, dua […]

  • Potensi Banjir dan Longsor di Madina Untuk September-Nopember

    Potensi Banjir dan Longsor di Madina Untuk September-Nopember

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 6Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kecamatan Panyabungan dan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina) berpotensi mengalami bencana banjir tingkat menengah dan rendah di bulan September 2013. Sementara pada bulan Oktober potensi banjir tingkat rendah berada di Kecamatan Siabu, Panyabungan dan Muara Batang Gadis. Di bulan Nopember, lagi-lagi Kecamatan Panyabungan, Muara Batang Gadis dan Siabu berpotensi banjir […]

  • Berkas Rudolf & Saibon Diserahkan ke Jaksa

    Berkas Rudolf & Saibon Diserahkan ke Jaksa

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    TOBASA – Berkas mantan Asisten I Pemkab Tobasa Rudolf Manurung dan mantan Plt Sekda Saibon Sirait yang terlibat dugaan korupsi proyek pembebasan lahan PLTA Asahan III, diserahkan ke Kejaksaan Negeri Balige, Rabu (5/3) sekira pukul 15.00 WIB. Kapolres Tobasa AKBP Edi Fariadi melalui Kasat Reskrim AKP Robert Sembiring didampingi Kanit Tipikor Aiptu M Harahap, Kamis […]

  • Komisi I: Polisi Harus Secepatnya Tangkap Pelaku Pemukulan Wartawan

    Komisi I: Polisi Harus Secepatnya Tangkap Pelaku Pemukulan Wartawan

    • calendar_month Minggu, 6 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    Panyabungan (Mandailing Online) – Komisi I DPRD Mandailing Natal (Madina) menyebutkan pihak kepolisian harus secepatnya menangkap pelaku pemukulan wartawan di Lopo Mandheling Coffee, Aek Galoga, yang terjadi pada Jumat (4/3) malam kemarin. “Kita dari Komisi I meminta kepolisian untuk bergerak cepat mengungkap kasus pemukulan wartawan yang sedang viral itu,” kata Ketua Komisi I Zubaidah Nasution. […]

expand_less