Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Mandailing Malaysia Kembali Berqurban di Tanah Leluhur

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 11 Okt 2013
  • print Cetak


PANYABUNGAN (Mandailing Online)
– Etnis Mandailing di Malaysia kembali melaksanakan ibadah qurban Idul Adha di tanah leluhurnya, Mandailing.

Sebanyak 21 orang ikut serta dalam ibadah qurban tahun ini di tanah leluhur dengan jumlah 3 ekor lembu. Ketiga ekor lembu ini disalurkan sebanyak 2 ekor di Kabupaten Mandailing Natal, 1 ekor disalurkan di Padangsidempuan.

“Ini merupakan kali kedua ibadah qurban di tanah leluhur Mandailing, dimana pada Idul Adha tahun lalu juga sudah dilaksnakan di Mandailing Natal dan dan Padang Lawas,” kata Perwakilan Persatuan Halak Mandailing Malaysia (PHMM) di tanah leluhur Mandailing Natal, Dahlan Batubara menjawab wartawan, Jum’at (11/10/2013) di Panyabungan.

Menurut Dahlan, pelaksanaan ibadah qurban di tanah leluhur Mandailing ini merupakan salah satu bentuk atau panggilan rasa persaudaraan sedarah antara etnis Mandailing di Malaysia dengan saudara mereka di tanah leluhurnya Mandailing.

“Ernis Mandailing di tanah semenanjung (Malaysia) sudah menjadi sebuah komunitas jauh sebelum negara Malaysia dan negara Indonesia berdiri. Migrasi orang-orang Mandailing ke tanah semenanjung terjadi sekitar abad 19 atau era 1800-an,” ungkap Dahlan.

Dahlan menyatakan, lembu qurban untuk Mandailing Natal tahun ini disalurkan 1 ekor di Desa Saba Jambu, Panyabungan. 1 ekor lagi disalurkan di Desa Gunung Tua Julu, Panyabungan.

“Di Mandailing Natal kita yang mewakili penyalurannya. Sementara 1 ekor yang disalurkan di Padangsidempuan akan disalurkan oleh abanganda SS Baginda Tambangan Harahap,” kata Dahlan yang juga pemimpin redaksi Mandailing Online dan Pemimpin Redaksi surat kabar Tondinta ini. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Arus Listrik Selalu Rendah, Kawasan Tambangan Mengeluh

    Arus Listrik Selalu Rendah, Kawasan Tambangan Mengeluh

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      TAMBANGAN (Mandailing Online) – Kawasan Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) telah lama mengeluhkan rendahnya voltase tegangan listrik, terutama sejak pukul 18.00 hingga pukul 21.30 WIB. “Jika sore hari mulai magrib hingga pukul 10 WIB, voltase selalu turun. Bola-bola lampu tidak terang menyala” kata Erwin Lubis kepada Mandailing Online, Jum’at (13/3/2015). Dampak rendahnya voltase […]

  • Atika Rekom Pelarangan Tambang Ilegal Kotanopan

    Atika Rekom Pelarangan Tambang Ilegal Kotanopan

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tambang emas ilegal di pinggiran sungai Batang Gadis kawasan Kotanopan bakal terhenti. Pertemuan banyak pihak di aula kantor bupati Mandailing Natal (Madina), Kamis (4/4/2024) membahas tambang itu yang mencuatkan kesimpulan melarang aktivitas tambang. Pertemuan itu dipimpin Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution; Kapolres Madina, AKBP Arie Sofandi Paloh; Dandim […]

  • FPI juga protes istilah 'sapi berjanggut'

    FPI juga protes istilah 'sapi berjanggut'

    • calendar_month Senin, 4 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Front Pembela Islam (FPI) angkat bicara soal istilah Sapi Berjanggut yang digunakan untuk mengaitkan kasus dugaan suap dalam impor daging sapi. Ketua FPI DKI Jakarta Habib Salim Umar Al Attas alias Habib Selon menilai istilah tersebut tidak tepat. Janggut merupakan syariat Islam yang tidak boleh dilecehkan. “Istilah daging terlalu melecehkan umat Islam, […]

  • Tangkap Pembeli Emas, Polres Madina Dipraperadilkan

    Tangkap Pembeli Emas, Polres Madina Dipraperadilkan

    • calendar_month Sabtu, 7 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Polres Mandailing Natal (Madina) dipraperadilkan terkait penangkapan dua pembeli emas di Madina. Dua orang yang ditangkap adalah Safii (30) warga Desa Panyabungan Jae Kecamatan Panyabungan, Madina dan Ahmad Turmizi Pulungan (28) warga Desa Hutabargot Lombang Kecamatan Hutabargot, Madina. Polisi disebut menerapkan Pasal 161 UU RI No.03/2020 tentang Perubahan UU No.04/2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara […]

  • SMA 1 Kotanopan Juara Umum Marching Band se-Sumatera

    SMA 1 Kotanopan Juara Umum Marching Band se-Sumatera

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – SMA Negeri 1 Kotanopan, Mandailing Natal (Madina) berhasil meraih juara umum  dalam kejuraan Marching Band Raja Majestic Champhionship III se-Sumatera yang  berlangsung tanggal 5-6 September 2015 lalu di Universitas Negeri Medan. Ini perolehan luar biasa, karena grup SMA Negeri 1 Kotanopan ini harus menyisihkan grup-grup dari berbagai daerah di pulau Sumatera. […]

  • Tanaman Tumpang Sari Satu-satunya Solusi Mengatasi Harga Karet

    Tanaman Tumpang Sari Satu-satunya Solusi Mengatasi Harga Karet

    • calendar_month Kamis, 22 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Pola  tumpang sari dinilai satu-satunya upaya menyelamatkan petani ditengah apatisme terhadap harga komoditi karet alam yang tak kunjung membaik. Harga karet alam yang tak kunjung lagi menunjukkan kenaikan akan terus menyeret penduduk Mandailing Natal di jurang kemiskinan. Mayoritas penduduk daerah ini  tergantung pada komoditi karet alam. “Tak ada jalan lain, mau […]

expand_less