Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Mandailing Indonesia Setuju Iktiraf Tortor Mandailing dan Gordang Sambilan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 11 Jul 2012
  • print Cetak

foto pertemuan mandailing
Panyabungan (MO) – Etnis Mandailing di tanah leluhur, Sumatera Utara, Indonesia menyetujui perjuangan etnis Mandailing di Malaysia dalam pengajuan iktiraf Tortor Mandailing dan Gordang Sambilan sebagai warisan kesenian Etnis Mandailing untuk disetarakan dengan kesenian etnis lain di Malaysia.

Persetujuan itu muncul dalam pertemuan antara pengurus Persatuan Halak Mandailing Malaysia (PHMM) dengan beberapa unsur, di Sopo Godang Rumah Dinas Bupati Kabupaten Mandailing Natal (Madina) di Panyabungan, Selasa (10/7).

Pihak Mandailing di tanah leluhur memahami bahwa iktiraf Gordang Sambilan dan Tortor Mandailing yang diperjuangkan PHMM bukan bermaksud klaim oleh negara Malaysia seperti yang dituduhkan media massa di Indonesia.

Iktiraf merupakan pengakuan dan registrasi agar dua kesenian itu diakui sebagai warisan kesenian etnis Mandailing yang berasal dari tanah leluhur Mandailing di Sumatera Utara, Indonesia, dan dapat dipertunjukkan di khalayak ramai termasuk acara kenegaraan di Malaysia serta pembinaan untuk pengembangannya.

Warisan dalam bahasa di iktiraf, pengertiannya bukan “warisan” yang dimaksud dalam bahasa Indonesia sebagai “memiliki”, melainkan bahwa kesenian itu berasal dari tanah leluhur Mandailing sebagai ciri keetnisan bangsa Mandailing di malaysia.

Unsur yang hadir dalam pertemuan itu adalah Badan Pemangku Adat Mandailing Natal; Bupati Mandailing Natal, Hidayat Batubara; Walikota Padangsidempuan, Zulkarnain Nasution serta tokoh masyarakat Mandailing. Rombongan PHMM dipimpin Presiden PHMM, Ramli Abdul Karim Hasibuan.

Pertemuan dilakukan di atas amak lampisan (tikar berlapis) sebagai salah satu adat istiadat Mandailing dalam pertemuan atau permufakatan dengan pihak yang dihargai. Dan malam harinya, dilakukan pertunjukan Gordang Sambilan di kampung kelahiran Willem Iskander, Pidoli, Panyabungan.

Pengurus Badan Pemangku Adat Mandailing Natal, Mgr. Iru Parlagutan Lubis menyatakan bahwa selama ini tenyata ada kesalahfahaman tentang wacana iktiraf tersebut. Dia juga memahami tentang adanya pembelokan wacana yang dilakukan surat kabar Kompas sehingga menyulut kemarahan masyarakat Indonesia terhadap rencana pengiktirafan Gordang Sambilan dan Tortor Mandailing.

“Namun, setelah adanya penjelasan langsung dari Saudara Ramli ini, diharapkan semua pihak sudah memahami fakta yang sebenarnya, bukan issu yang dibelokkan media massa,” katanya, seraya mengimbuhkan bahwa Badan Pemangku Adat tidak mempermasalahkan upaya etnis Mandailing di Malaysia tersebut dan meminta agar PHMM melanjutkan perjuangan mengembangkan dua kesenian itu di Tanah Semenanjung.

Sementara itu Bupati Mandailing Natal, Hidayat Batubara juga menghimbau agar masyarakat tidak terpancing oleh issu-issu yang menyesatkan yang dapat merenggangkan hubungan persaudaraan Mandailing di Malaysia dengan Mandailing di Indonesia. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Labuhanbatu Ringkus Lima Tersangka Curanmor

    Polres Labuhanbatu Ringkus Lima Tersangka Curanmor

    • calendar_month Selasa, 14 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Rantauprapat, . Dalam kurun waktu seminggu, Unit Ranmor Sat Reskrim Polres Labuhanbatu meringkus dua residivis atas dugaan keterlibatan dalam kejahatan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dan tiga tersangka lainnya diduga spesialis pencurian kendaraan becak bermotor (Betor). “Dua tersangka spesialis pencurian kendaraan bermotor tersebut baru saja bebas dua minggu lalu dari LP,” jelas Kapolres Labuhanbatu AKBP Hirbak […]

  • Lembaga Pemikir Gerep Institute Berdiri di Madina

    Lembaga Pemikir Gerep Institute Berdiri di Madina

    • calendar_month Rabu, 14 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Satu lembaga pemikir atau think tanks berdiri di Mandaling Natal. Lembaga ini bernama Gerep Institute. Lembaga ini akan bekerja melakukan kajian-kajian strategis di berbagai sektor : politik, ekonomi, budaya, pendidikan, kesehatan dan lainnya. Hasil kajian bisa dimanfaatkan sebagai reperensi bagi semua pihak yang membutuhkan, termasuk pemerintah. Pendirian Gerep Institute beranjak dari […]

  • ABK WNI Concordia 4 Kali Selamatkan Penumpang

    ABK WNI Concordia 4 Kali Selamatkan Penumpang

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Salah seorang anak buah kapal Costa Concordia, Dewa Putu Gede Budiarta, menuturkan detik-detik menjelang peristiwa karamnya kapal pesiar di Pulau Giglio, Italia, Jumat lalu, 13 Januari 2012. Budiarta mengaku sempat bolak-balik dengan sekoci empat kali untuk menolong penumpang dari bangkai kapal. Budiarta merupakan karyawan bagian dapur di Samsara Restaurant, salah satu restoran di kapal pesiar […]

  • PASKIBRAKA DAN HIJAB

    PASKIBRAKA DAN HIJAB

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. M. Daud Batubara Penomena buka hijab pada Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), saat Upacara Pengukuhan, telah meramaikan berbagai media sosial. Seperti biasanya, tidak bisa meghindari pro dan kontra pendapat dari berbagai kalangan dan usia.  Karena harus diingat bahwa, kecepatan informasi melalui teknolgi informasi dapat membawa manusia makin menjadi cepat mengerti mengenai perkembangan informasi […]

  • Drg Bidasari Dikukuhkan Sebagai Direktur RSU Panyabungan

    Drg Bidasari Dikukuhkan Sebagai Direktur RSU Panyabungan

    • calendar_month Rabu, 5 Apr 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Drg. Bidasari dikukuhkan kembali sebagai Direktur Direktur RSU (Rumah sakit Umum) Panyabungan, Rabu (5/4/2017). Pengukuhan itu bersemaan dengan pengukuhan dan pelantikan sejumlah pejabat eseleon III dan IV di RSU Panyabungan. Termasuk pelantikan dr Ahmad Ikhsan Nasution sebagai Direktur RSU Natal. Pelantikan dilakukan Wakil Bupati Madina, Ja’far Sukhairi Nasution di aula […]

  • Sejak H-4 Lebaran, Kenderaan Tinggalkan Medan Capai 11.000 Unit

    Sejak H-4 Lebaran, Kenderaan Tinggalkan Medan Capai 11.000 Unit

    • calendar_month Sabtu, 30 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Hingga H-4 lebaran, jumlah kenderaan yang meninggalkan Medan via Tebing Tinggi mencapai kisaran 11.000 unit. Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNTRD) melalui anak usaha Jasa Marga PT Jasamarga Kualanamu Tol (JMKT) mencatat peningkatan volume lalu lintas yang cukup signifikan pada exit Gerbang Tol (GT) Tebing Tinggi. Tercatat lebih dari 11.000 kendaraan […]

expand_less