Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Mandailing Indonesia Setuju Iktiraf Tortor Mandailing dan Gordang Sambilan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 11 Jul 2012
  • print Cetak

foto pertemuan mandailing
Panyabungan (MO) – Etnis Mandailing di tanah leluhur, Sumatera Utara, Indonesia menyetujui perjuangan etnis Mandailing di Malaysia dalam pengajuan iktiraf Tortor Mandailing dan Gordang Sambilan sebagai warisan kesenian Etnis Mandailing untuk disetarakan dengan kesenian etnis lain di Malaysia.

Persetujuan itu muncul dalam pertemuan antara pengurus Persatuan Halak Mandailing Malaysia (PHMM) dengan beberapa unsur, di Sopo Godang Rumah Dinas Bupati Kabupaten Mandailing Natal (Madina) di Panyabungan, Selasa (10/7).

Pihak Mandailing di tanah leluhur memahami bahwa iktiraf Gordang Sambilan dan Tortor Mandailing yang diperjuangkan PHMM bukan bermaksud klaim oleh negara Malaysia seperti yang dituduhkan media massa di Indonesia.

Iktiraf merupakan pengakuan dan registrasi agar dua kesenian itu diakui sebagai warisan kesenian etnis Mandailing yang berasal dari tanah leluhur Mandailing di Sumatera Utara, Indonesia, dan dapat dipertunjukkan di khalayak ramai termasuk acara kenegaraan di Malaysia serta pembinaan untuk pengembangannya.

Warisan dalam bahasa di iktiraf, pengertiannya bukan “warisan” yang dimaksud dalam bahasa Indonesia sebagai “memiliki”, melainkan bahwa kesenian itu berasal dari tanah leluhur Mandailing sebagai ciri keetnisan bangsa Mandailing di malaysia.

Unsur yang hadir dalam pertemuan itu adalah Badan Pemangku Adat Mandailing Natal; Bupati Mandailing Natal, Hidayat Batubara; Walikota Padangsidempuan, Zulkarnain Nasution serta tokoh masyarakat Mandailing. Rombongan PHMM dipimpin Presiden PHMM, Ramli Abdul Karim Hasibuan.

Pertemuan dilakukan di atas amak lampisan (tikar berlapis) sebagai salah satu adat istiadat Mandailing dalam pertemuan atau permufakatan dengan pihak yang dihargai. Dan malam harinya, dilakukan pertunjukan Gordang Sambilan di kampung kelahiran Willem Iskander, Pidoli, Panyabungan.

Pengurus Badan Pemangku Adat Mandailing Natal, Mgr. Iru Parlagutan Lubis menyatakan bahwa selama ini tenyata ada kesalahfahaman tentang wacana iktiraf tersebut. Dia juga memahami tentang adanya pembelokan wacana yang dilakukan surat kabar Kompas sehingga menyulut kemarahan masyarakat Indonesia terhadap rencana pengiktirafan Gordang Sambilan dan Tortor Mandailing.

“Namun, setelah adanya penjelasan langsung dari Saudara Ramli ini, diharapkan semua pihak sudah memahami fakta yang sebenarnya, bukan issu yang dibelokkan media massa,” katanya, seraya mengimbuhkan bahwa Badan Pemangku Adat tidak mempermasalahkan upaya etnis Mandailing di Malaysia tersebut dan meminta agar PHMM melanjutkan perjuangan mengembangkan dua kesenian itu di Tanah Semenanjung.

Sementara itu Bupati Mandailing Natal, Hidayat Batubara juga menghimbau agar masyarakat tidak terpancing oleh issu-issu yang menyesatkan yang dapat merenggangkan hubungan persaudaraan Mandailing di Malaysia dengan Mandailing di Indonesia. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2 PNS Pemkab Paluta Terima Penghargaan dari SBY

    2 PNS Pemkab Paluta Terima Penghargaan dari SBY

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANGBOLAK- Dua PNS di lingkungan Pemkab Paluta menerima penghargaan Satyalencana Karya Satya dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Tanda kehormatan itu disematkan Wabup Paluta Riskon Hasibuan, di lapangan Merdeka, Lingkungan II, Kelurahan Pasar Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, Rabu (17/8). Kedua PNS tersebut adalah H Mara Lobi Siregar yang menjabat Kepala Badan Perizinan dan Pelayanan Terpadu […]

  • Madina Tuan Rumah Popdasu ke-X

    Madina Tuan Rumah Popdasu ke-X

    • calendar_month Jumat, 10 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-Kabupaten Madina diamanahkan menjadi tuan rumah pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah Sumatera Utara (Popdasu) ke-X, pada Juni mendatang. Sebagai tuan rumah, Pemkab Madina melalui Dinas Pemuda Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Dispora Budpar) menyatakan telah siap menjadi tuan rumah. Kadispora Budpar, Ansor SPd MM melalui Kabid Keolahragaan, Rahmad Hidayat SPd mengatakan, saat ini pemkab sudah menyiapkan […]

  • Kenangan Positif Dari Achmad Fauzi

    • calendar_month Sabtu, 1 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – AKBP Achmad Fauzi Dalimunthe S.Ik menyatakan memiliki banyak kenangan positif di Mandailing Natal (Madina). Itu dikatakannya, Jum,at (31/5/2013) sebelum meninggalkan jabatan kapolres Madina dan pindah ke Kabupaten Labuhan Batu sebagai kapolres baru di sana. “Madina bukanlah daerah asing bagi saya, karena di Madina sendiri masih banyak keluarga dari orang tua, terutama […]

  • Gegara Sumbangan 17san, Dua Desa di Panyabungan Barat Nyaris Bentrok

    Gegara Sumbangan 17san, Dua Desa di Panyabungan Barat Nyaris Bentrok

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ratusan Warga Desa Sirambas, Panyabungan Barat, Madina malam ini Jum’at 16/8/2024 berkumpul hendak ke desa tetangga Desa Sabajior. Mereka hendak mencari pelaku pengeroyokan 6 warga desa Sirambas yang diduga dilakukan warga desa Sabajior. Mengantisipasi terjadi bentrok warga, terlihat aparat kepolisian dari Polsek Panyabungan dan TNI menghalau warga desa Sirambas yang hendak […]

  • KSU Kopi Mandailing Berperan Penting di Ulupungkut

    KSU Kopi Mandailing Berperan Penting di Ulupungkut

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ULUPUNGKUT (Mandailing Online) – Koperasi Serba Usaha Kopi Mandailing memiliki peran penting di Kecamatan Ulu Pungkut, Mandailing Natal. Selain upaya menstabilkan harga kopi. Koperasi ini juga sebagai benteng penolakan terhadap eksplorasi alam oleh perusahaan  pertambangan di kecamatan itu. “Sebelum koperasi ini didirikan, harga jual gabah kopi petani jauh seperti yang diharapkan, meskipun kopi terbaik di […]

  • Kursi Kosong DPRD Madina Akan Diisi Ludfan Nasution

    Kursi Kosong DPRD Madina Akan Diisi Ludfan Nasution

    • calendar_month Kamis, 19 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Satu kursi DPRD Mandailing Natal (Madina) akan diisi oleh Ludfan Nasution,S.Sos. Kursi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu kosong setelah ditinggalkan Muhammad Jafar Sukhairi Nasution yang mengundurkan diri karena mencalon sebagai calon wakil bupati Madina pada Pilkada Madina 2015. Kepastian Ludfan Nasution yang akan mengisi kursi kosong itu berdasarkan surat Ketua DPRD […]

expand_less