Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

2 Calhaj Tabagsel Meninggal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
  • print Cetak

.
SIDIMPUAN- Dua jamaah calon haji (calhaj) asal Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) meninggal dunia di tanah suci. Musa Nasution (70), calhaj asal Padangsidimpuan (Psp) menghembuskan nafas terakhirnya, Senin (1/11) usai pulang salat subuh dari Masjid Nabawi, Madinah. Satu calhaj lainnya, Nurbaek Siregar (49), warga Kecamatan Halongonan, Padang Lawas Utara, wafat di Mekkah, Rabu (3/11) siang waktu Arab Saudi.

“Satu calhaj asal Padangsidimpuan meninggal dunia di Madinah. Jenazah Musa Nasution, warga Jalan Tano Bato, Kampung Tobat, Gang Ikhlas, Kelurahan Tobat, Kecamatan Psp Utara, saat ini sudah dimakamkan,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Psp, Drs H Efri H Harahap, kemarin (5/11).

Diutarakan Efri, 401 calhaj lainnya, semuanya dalam keadaan sehat walafiat dan sedang khusuk melaksanakan semua ibadah haji.

Sementara itu Nurbaek Siregar, calhaj asal Desa Pangarambangan, Kecamatan Halongonan, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) meninggal dunia di Mekkah, saat mendapat perawatan tim medis Indonesia.

Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kecamatan Halongonan, Drs H Haddad Ulum Harahap MAg, saat dikonfirmasi METRO, Jumat (5/11).

Diutarakan Haddad, informasi meninggal calhaj asal Kecamatan Halongonan ini didapatkan dari salah seorang petugas haji Tapanuli Selatan yakni Drs Parmohonan Siregar yang saat ini berada di Mekkah. “Informasi meninggalnya calhaj asal Halongonan ini saya terima melalui SMS (short message service) dari salah seorang petugas haji yakni Drs Parmohonan Siregar. Parmohonan mengabarkan bahwa calhaj asal Halongonan meninggal dunia saat mendapat perawatan tim medis di Mekkah. Kita turut berdukacita atas wafatnya calon haji asal Halongonan ini. Semoga keluarga tabah menerimanya,” ujarnya.

Ketika ditanya penyebab meninggalnya calhaj asal Halongonan tersebut, Haddad menuturkan, calhaj tersebut meninggal dunia diduga karena penyakit bawaannya. “Penyebabnya diduga karena menderita penyakit bawaan. Dan kemungkinan besar, calhaj tersebut akan dimakamkan di Mekkah,” pungkasnya.

Semua Calhaj Madina Sehat

Kepala Kantor Kemenag Mandailing Natal Drs H Muksin Batubara MPd ketika dihubungi METRO melalui staf Kasi Urusan Haji dan Umroh, Erwin SHi, Jumat (5/11) menuturkan, hingga kemarin (5/11), 489 calhaj Madina yang diberangkatkan ke tanah suci Makkah dalam dua kloter, semuanya dalam keadaan sehat walafiat. Kloter 11 berangkat Kamis (21/10) lalu, dan kloter 13 berangkat Sabtu (23/10).

Diutarakan Erwin, Kantor Kemenag Madina terus menanyakan informasi lebih lanjut terkait kondisi kesehatan calhaj yang saat ini berada di tanah suci.

“Kita selalu menanyakan kabar calhaj kita, dan petugas haji yang ikut mengabari kita bahwa belum ada masalah dengan kesehatan mereka (calhaj, red), dan seluruh calhaj masih dalam kondisi sehat,” ucapnya. Sebelumnya, calhaj Kloter 11 berjumlah 450 orang, diberangkatkan dari Panyabungan pada Kamis sore (21/10) menuju asrama haji Medan. Kemudian calhaj kloter 11 diberangkatkan ke tanah suci hari Sabtu (23/10). Calhaj kloter 11 akan dipulangkan dari tanah suci Makkah tiba di embarkasi Medan pada tanggal 3 Desember dini hari. Siang harinya jamaah akan istirahat di asrama haji Medan dan pulang ke Panyabungan sore harinya. Jamaah haji akan tiba kembali di Panyabungan di Masjid Agung Nur Alannur tanggal 4 Desember.

Sementara calhaj kloter 13 sebanyak 39 orang tersebut digabungkan ke rombongan calhaj asal Kota Psp, diberangkatkan dari Panyabungan menuju Psp pada hari Minggu (24/10) ke asrama haji embarkasi Medan. Mereka berangkat ke tanah suci pada Selasa (26/10). Kemudian jamaah haji kloter 13 ini akan pulang dari tanah suci dan tiba di embarkasi Medan pada tanggal 6 Desember, serta tiba di Panyabungan tanggal 7 Desember.

Dari jumlah calhaj sebanyak 489 orang itu, Kepala Kantor Kemenag Madina Drs H Muksin Batubara MPd yang juga sekaligus Kepala Staf Haji Madina menyebutkan, calhaj tertua berusia 85 tahun, yakni Ballia. Sedangkan calhaj termuda yakni Muhammad Nurdin berusia 26 tahun. “Ibu Ballia juga masih dalam kondisi sehat di tanah suci,” jelas Erwin. (phn/thg/wan)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Desa Hayuraja Dukung Harun Mustafa jadi Bupati Madina

    Warga Desa Hayuraja Dukung Harun Mustafa jadi Bupati Madina

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan Selatan ( Mandailing Online ): Jemput aspirasi tanpa batas terus dilakukan oleh calon Bupati Madina Harun Mustafa Nasution. kali ini ia dan rombongan mendatangi warung kopi Yusuf yang terletak di desa Hayuraja Pagaran Tonga, Kecamatan Panyabungan Selatan. Melihat rombongan Cabup nonor 1 masuk warung kopi, warga pun berbondong bondong datang sekedar bersalaman karenan selain […]

  • Saipullah Bantu Pengobatan Korban Hipnotis dan Pemerkosaan

    Saipullah Bantu Pengobatan Korban Hipnotis dan Pemerkosaan

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon Bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 Saipullah Nasution membantu biaya perobatan anak gadis yang menjadi korban hipnotis dan pemerkosaan oleh orang yang tidak dikenal di kebun milik warga di Kecamatan Nagajuang, Madina, Minggu (6/10/2024) lalu. Saipullah melalui utusannya menyerahkan bantuan dana perobatan kepada anak gadis yang malang itu melalui […]

  • Sorikmas Mining : Agar Ada Manfaat Ekonomi  di Huta Godang Muda

    Sorikmas Mining : Agar Ada Manfaat Ekonomi di Huta Godang Muda

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak manajemen PT. Sorikmas Mining (PT.SM) menyatakan bahwa pilihan Desa Huta Godang Muda sebadai titik pengangkutan logistik lebih pada upaya perusahaan memberikan lapangan kerja kepada penduduk setempat. Government and Media Relations Assitant Superintendent PT.SM, Lia Palupi Nasution, Kamis (17/10/2013) menyatakan adanya protes kaum ibu tentang penolakan desa itu sebagai titik lokasi […]

  • Tim Dainang Dukung Dahlan-Aswin

    Tim Dainang Dukung Dahlan-Aswin

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan Dahlan-Aswin mendapat kunjungan kehormatan kalangan kaum ibu dari daerah Mandailing Godang. Komponen kaum ibu itu terasosiasi dalam Tim Dainang. Tim Dainang ini tumbuh di desa desa dalam mengejawantahkan hak hak politik dan aspirasi kaum ibu rumah tangga. Kunjungan itu dirangkai dalam silaturrahmi dan buka puasa bersama di Kampoeng Kaos Madina, […]

  • Film Si Bisuk Naoto Beredar di Sumut, Sumbar dan Riau

    Film Si Bisuk Naoto Beredar di Sumut, Sumbar dan Riau

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIDEMPUAN (Mandailing Online) – Film berbahasa Mandailing “Si Bisuk Naoto” besutan sutradara Askolani Nasution sudah beredar di di berbagai kawasan di Sumtera Utara, Riau dan Sumatera Barat dalam bentuk DVD. Film yang diproduksi Tympanum Novem Multimedia kerjasama dengan Nila Sari Pro ini telah merambah kawasan Sidempuan, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Palas, Paluta, Rantau Prapat, […]

  • Harga Kakao di Madina Makin Manis

    Harga Kakao di Madina Makin Manis

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Harga kakao kering di tingkat petani di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam beberapa bulan terakhir terus mengalami trend naik. Mulai dari Rp.20.000 hingga saat ini mencapai Rp.26.000 per kolgramnya. Darwin Lubis, petani kakao di Desa Hutagodang Muda Kecamatan Siabu menjawab wartawan, Minggu (3/10/2013) mengungkapkan terus membaiknya harga salah satu komiditi andalan […]

expand_less