Jumat, 9 Okt 2026
light_mode

Saipullah Bantu Pengobatan Korban Hipnotis dan Pemerkosaan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
  • print Cetak

Ilustrasi (foto: detik com)

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon Bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 Saipullah Nasution membantu biaya perobatan anak gadis yang menjadi korban hipnotis dan pemerkosaan oleh orang yang tidak dikenal di kebun milik warga di Kecamatan Nagajuang, Madina, Minggu (6/10/2024) lalu.

Saipullah melalui utusannya menyerahkan bantuan dana perobatan kepada anak gadis yang malang itu melalui utusannya kepada keluarga korban, Selasa (8/10/2024) kemarin.

Setelah mendapat informasi terkait peristiwa itu usai menghadiri pengajian di Desa Hutaraja, Kecamatan Siabu, Saipullah langsung mengirim utusannya untuk menyerahkan dana bantuan pengobatan kepada keluarga korban.

Saipullah sengaja tidak menjenguk langsung korban yang dirawat di RSUD Panyabungan untuk menghindari perhatian banyak orang. Sebab, nama baik korban dan keluarganya harus tetap dijaga. Juga untuk tidak menambah beban psikis dan trauma korban akibat peristiwa itu.

“Kami membantu dana pengobatan korban melalui utusan yang dikirim. Semoga kejadian tidak bermoral ini tidak terulang lagi kepada siapapun di kabupaten yang kita cintai ini,” kata Saipullah.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang anak gadis di Kecamatan Siabu, Kabupaten Madina, menjadi korban hipnotis dan diperkosa oleh orang yang tidak dikenal, Minggu (6/10/2024). Camat Siabu Sudrajat Putra Batubara yang dikonfirmasi melalui telepon selular membenarkan peristiwa tersebut setelah menghubungi kepala desa tempat anak gadis tersebut tinggal.

Berdasarkan keterangan yang didapat, awalnya pelaku yang diperkirakan berusia 50 tahun ini mendatangi rumah gadis tersebut untuk menjual buah pinang kepada keluarga korban.

Setelah menawarkan buah pinang tersebut, diduga pelaku melakukan aksi hipnotis dengan memberikan beberapa roti kepada keluarga gadis tersebut.

Tak lama kemudian, pelaku juga menawarkan baju baru kepada korban dan adik korban yang akan dibeli ke Pasar Bukitmalintang.

Setelah ditawari pelaku, korban bersama adiknya bersedia diajak ke Pasar Bukitmalintang. Namun, bukannya ke Pasar Bukitmalintang, tetapi pelaku membawa korban ke salah satu kafe di Desa Jambur Padang Matinggi, Kecamatan Panyabungan Utara.

Setelah mereka ngobrol-ngobrol di kafe tersebut, pelaku menitipkan adik korban di kafe dan membawa korban ke Kecamatan Nagajuang.

Di salah satu kebun di Kecamatan Nagajuang, pelaku melakukan aksi bejatnya kepada korban yang masih di bawah pengaruh hipnotis.

Tak lama kemudian, korban sadar dengan kondisi tidak berbusana. Korban kemudian kabur dengan menumpang mobil dan melihat adiknya di kafe tersebut.

Akibat peristiwa itu, pihak keluarga korban melaporkan peristiwa itu ke Polres Madina. Sementara kondisi korban masih trauma dan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan. (dahlan batubara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • CINTA DAN PENGORBANAN

    CINTA DAN PENGORBANAN

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Sri Handayani, S.T   Tak terasa aroma idul adha sudah menggema. Hanya hitungan hari kaum muslimin seluruh dunia akan merayakan hari raya idul adha. Hari raya idul adha juga dikatakan hari raya qurban. Hari raya idul adha berbeda dengan hari raya idul fitri. Hari raya idul adha identik dengan penyembelihan hewan qurban […]

  • PT VAL Diduga Serobot Lahan Warga Lima Desa

    PT VAL Diduga Serobot Lahan Warga Lima Desa

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Sosa  – PT Victorindo Alam Lestari (VAL) yang berlokasi di Desa Aliaga Kecamatan Hutaraja Tinggi (Huragi) Kabupaten Padang Lawas (Palas), diduga melakukan penyerobotan tanah seluas 300 hektare milik warga Desa Aek Tinga Kecamatan Sosa. Bahkan, PT VAL melakukan penyerobotan sedikitnya 2.100 hektare tanah milik masyarakat lima desa lainnya di Kecamatan Huragi, yakni Desa Lubuk Bunut, […]

  • Runding Farm dan Kampoeng Kaos Madina, Sinergi Para Penggiat Nilai Tambah (1)

    Runding Farm dan Kampoeng Kaos Madina, Sinergi Para Penggiat Nilai Tambah (1)

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Sesungguhnya Madina membutuhkan pengusaha-pengusaha. Usahawan, pebisnis, enterpreneur. Wiraswasta. Karena para usahawan ini memiliki peran besar menggerakkan roda perekonomian daerah di Mandailing Natal (Madina). Baik itu pengusaha berkaliber industri rumah tangga, UMKM hingga usaha berskala besar, Dan sesungguhnya merintis usaha, menjalankan perusahaan, mengembangkan skala usaha, hingga mempertahankan usaha bukan hal mudah. Itu memiliki tingkat kesulitan […]

  • Kasus Newmont, pemerintah lakukan kekerasan

    Kasus Newmont, pemerintah lakukan kekerasan

    • calendar_month Senin, 9 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Peran pelobi dalam setiap kegiatan bisnis adalah hal yang wajar, termasuk juga peran Karen Brooks yang ditengarai sebagai pelobi dalam kepentingan usaha Amerika Serikat di Indonesia. Namun, jika lobi yang dilakukan ternyata membuat pemerintah mengabaikan kesejahteraan rakyatnya inilah yang patut dipermasalahkan. Menurut Ekonom, Ichsanuddin Noorsy, pemerintah pusat kembali menunjukkan arogansinya. Hal ini terindikasi […]

  • Ratusan Proyek 2016 Berpotensi Langgar Perpres No. 70 Tahun 2012

    Ratusan Proyek 2016 Berpotensi Langgar Perpres No. 70 Tahun 2012

    • calendar_month Sabtu, 7 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Aliansi Rakyat Peduli Madina (ARPM) menemukan ratusan proyek APBD Tahun 2016 di Mandailing Natal tidak jelas nama paket atau lokasi pekerjaannya. “Nilai pekerjaannya hampir Rp50 miliar,” kata Kholik Lubis, Litbang ARPM yang dilansir di akun facebook ARPM, Sabtu (7/5/2016). Sesuai Peraturan Presiden No. 70 Tahun 2012, proyek tersebut tidak cacat hukum […]

  • Nasib Rekomendasi Palmaris, DPRD Madina Harus Tanya Pemkab Madina

    Nasib Rekomendasi Palmaris, DPRD Madina Harus Tanya Pemkab Madina

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) harus menanyakan kepada Pemkab Madina sudah sejauh mana nasib rekomendasi pencabutan izin PT. Palmaris. Sebab, setelah DPRD menerbitkan rekomendasi pencabutan itu pada tahun 2013 lalu, maka Pemkab Madina yang harus melakukan eksekusi. Jika eksekusi tak jalan, maka lembaga DPRD Madina harus menanyakannya kepada Pemkab Madina, mengapa tak […]

expand_less