Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Bupati Madina Perjuangkan Revisi SK 44

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 11 Agt 2012
  • print Cetak

foto hidayatPanyabungan (MO) – Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara saat ini tengah berjuang di Jakarta untuk mengembalikan kawasan Madina yang tercaplok oleh SK Menhut Nomor 44 Tahun 2005.

SK 44 adalah Surat Keputusan Menteri Kahutanan Nomor 44/ Menhut – II/ 2005 tentang Penunjukan kawasn Hutan di Wilayah Sumatra Utara. SK 44 ini menetapkan 115 pemukiman desa di Madina berubah status dari pemukiman menjadi hutan lindung, hutan produksi dan hutan produksi terbatas.

Rumah-rumah penduduk berubah status jadi hutan lindung dan pemilik rumah tak bisa mensertifikatkan rumahnya karena hak kepemilikan sudah tercerabut oleh SK 44 ini.
Secara angka, SK 44 ini menetapkan wilayah Kabupaten Madina seluas 411.451 Ha atau 62 % masuk dalam kawasan hutan dari total luas wilayah Madina yang sekitar 662.070 Ha sebanyak.

“Saya akan mengikuti rapat revisi hutan di Bogor demi untuk memohon penambahan kuota revisi hutan di Kabupaten Mandailing Natal hampir sebagian besar wilayah Madina masuk dalam kawasan hutan oleh SK 44,” ujar bupati beberapa hari lalu.

Bupati menegaskan bahwa SK 44 telah mengakibatkan kesulitan bagi pengembangan perekonomin daerah dan rakyat Madina. Hal ini tak boleh dibiarkan mengingat mata pencaharian mayoritas rakyat Madina adalah di sektor perkebunan dan pertanian.

Dalam hal ini, bupati akan memperjuangkan pembebasan pemukiman dan lahan perkebunan masyarakat dari cengkraman SK 44. Minimal radius yang dibebaskan berrentang minimal 1 Km dari bahu jalan raya, dan itu diperkirakan seluas 50.000 Ha agar ada sedikit cadangan.

“Kita sangat prihatin dengan kondisi warga yang tinggal didalam kawasan hunjukan SK 44 ini. Sebab dari sisi agunan, akses rakyat ke lembaga keuangan seperti bank otomatis tertutup karena lahan rakyat tak bisa disertifikatkan,” jelasnya.

Pemkab Madina sendiri sejak tahun 2007 sudah mengajukan surat permintaan revisi terhadap SK 44 tersebut kepada Menhut yang ditandatangani Bupati Madina Amru Daulay dan dilanjutkan permohonan revisi oleh Ketua DPRD Madina As Imran Khaytami Daulay. Namun, hingga kini harapan pada revisi tersebut belum jelas disinyalkan pemerintah pusat.

Sementara itu, Amrul Hadi Pulungan salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Bukit Malintang berharap upaya dan kerja keras bupati Madina untuk membebaskan pemukiman dan kebun warga dari cengkraman SK 44 bisa berhasil.

“Kita mendesak pemerintah pusat harus memahami betul tentang kondisi hutan yang terjadi saat ini di Madina, padahal dari zaman kerajaan sejumlah perkampungan sudah ada di kecamatan bukit Malintang, tapi sekarang satu kecamatan tersebut tiba-tiba saja dijadikan kawasan hutan dan kita merasa saat ini tak obahnya, seperti moyet karena tempat tinggal kita juga hutan, gara-gara SK 44 ini ” sebutnya.(gan/dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Madina Dicurhati terkait Tambang di Aek Sinaenjon

    Ketua DPRD Madina Dicurhati terkait Tambang di Aek Sinaenjon

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Muara Batanggadis ( Mandailing Online ): saat membawa bantuan korban banjir ke wilayah terparah di daerah siulang aling, Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina. Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis dicurhati warga terkait aktifitas tambang emas ilegal di wilayah aek Sianenjom. Para kaum ibu desa ke Erwin Efendi Lubis mengaku sawah mereka telah tertimbun material lumpur yang […]

  • Rusia Hancurkan Rudal Pertahanan Udara untuk Iran

    Rusia Hancurkan Rudal Pertahanan Udara untuk Iran

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MOSKOW, – Satu pabrik senjata penting Rusia, Kamis (29/8), mengatakan bahwa sistem-sistem rudal pertahanan udara S-300 yang diproduksi untuk Iran telah dibongkar dan dibuang. Hal itu dilakukan setelah tekanan Barat untuk membatalkan kontrak itu. “Perangkat keras untuk Iran itu tidak ada lagi,” kata direktur umum pabrik senjata Rusia Almaz-Antev, Vladislav Menshhikov, kepada Wartawan. “Kami telah […]

  • Khairul Saleh Mengaku Tau Aliran Dana Dugaan Korupsi Smart Village di Madina yang Sedang Ditangani Kejaksaan

    Khairul Saleh Mengaku Tau Aliran Dana Dugaan Korupsi Smart Village di Madina yang Sedang Ditangani Kejaksaan

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online ): kasus dugaan korupsi dana desa tahun 2023 dengan judul Smart Village yang sedang ditangani Kejaksaan Negeri Mandailing Natal ( Madina ) semakin terbuka. Kali ini ada pengakuan mengejutkan datang dari tokoh masyarakat Khairul Saleh Nasution mengaku ada oknum anggota DPRD Sumut periode 2024-2029 yang menikmati aliran dama proyek dana desa tersebut. […]

  • Gubsu lantik Hasban Ritonga jadi Sekda

    Gubsu lantik Hasban Ritonga jadi Sekda

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, Rabu, melantik H Hasban  Ritonga menjadi Sekretaris Daerah Provinsi setelah Surat Keputusan  Presiden Joko Widodo atau Jokowi No 214/M Tahun 2014yang dikeluarkan 29 Desember 2014. "Hasban diharapkan bisa mengemban tugas membantu Pemerintah Provinsi membawap  Sumut ke arah lebih baik.Peran Sekda sangat strategis," kata Gubernur Sumut H Gatot […]

  • Polisi Dalami 4 Peran Pelaku Tamang Emas Ilegal yang Ditangkap di Kotanopan

    Polisi Dalami 4 Peran Pelaku Tamang Emas Ilegal yang Ditangkap di Kotanopan

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Natal ): penangkapan pelaku tambang emas ilegal di Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) oleh tim Polda Sumatera Utara dari Dirkrimsus pada senin kemaren masih pada tahap pendalaman. Hal ini diungkapkan Kadib Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Ferry Walintukan pada wartawan selasa 27/5/2025 “Anggota masih dilapangan, dan masih dalam […]

  • Longat berduka, Jenazah Safrida Ditemukan Tersangkut di Akar Pohon

    Longat berduka, Jenazah Safrida Ditemukan Tersangkut di Akar Pohon

    • calendar_month Selasa, 6 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – Jenazah Safrida (19) berhasil ditemukan Selasa pagi (6/12) setelah hanyut Senin petang (5/12) di Sungai Aek Sarir, Kelurahan Longat, Kecamatan Panyabungan Barat, Mandailing Natal. Tubuh almarhumah ditemukan tersangkut di akar pohon oleh tim pencari sekira pukul 10.00 WIB. Safrida warga Kelurahan Longat hanyut bersama suaminya Rahmat (22) ketika menyeberangi sungai […]

expand_less