Selasa, 19 Mei 2026
light_mode

Panwaslu Madina Akan Tertibkan Baliho Calon Bupati

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 10 Sep 2015
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Mandailing Natal (Madina) akan melakukan pengamanan alat peraga kampanye calon bupati Madina berupa baliho, spanduk dan lainnya yang sudah menyebar di berbagai kawasan Madina, termasuk kota Panyabungan.

“Penertiban ini nantinya dilaksanakan secara bersama yang melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja dan Polres Madina,” kata Ketua Panwaslih Madina, Ahmad Husein menjawab Mandailing Online, Selasa (8/9).

Dikatakannya, sejauh ini sudah ada sosialisasi  dengan KPU di kantor KPU Madina dan sudah ada kesepakatan bersama dalam penertiban alat peraga kampanye. Panwaslih menjadwal penertiban akan dilaksanakan pada tanggal 11 September 2015.

Panwaslih Madina, katanya, tidak memiliki legitimasi menurunkan alat peraga kampanye sesuai dengan UU Nomor 8 Tahun 2015 tentang pemilihan gubernur, bupati dan  walikota. Dalam hal ini, Panwaslih sifatnya hanya merekomendasikan saja.

Sementara itu, berdasar Peraturan KPU (PKPU) nomor 7 Tahun 2015 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota, bahwa yang berwenang memasang alat peraga kampenye adalah KPU.

Sebelumnya, anggota KPU Madina, Akhir Mada kepada Mandailing Online menyatakan belum memasang Alat Peraga Kampanye (APK) pasangan calon bupati/wakil bupati Madina untuk Pilkada Madina 2015 ini.

Apabila ditemukan alat peraga kampanye berupa baliho, spanduk dan sebagainya yang terpasang di beberapa titik di Madina dan Panyabungan, itu bukan yang dipasang oleh KPU.

Dikatakannya, sejak tanggal 27 Agustus yang lalu tahapan kampanye sudah mulai. Namun, karena terkendala dalam proses pencetakan, pelelalangan dan sebagainya berakibat terlambatnya KPU memasang alat peraga kampanye di Madina.

Terkait dengan ini, telah diterbitkan nota kesekapakatan berisi 3 poin dalam rapat koordinasi lintas sektoral di KPU Madina.

Ketiga nota kesepakatan itu: Pertama, bersama-sama melakukan pengamanan APK dalam penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Madina Tahun 2015. Kedua, bersama-sama melakukan penertiban APK yang tidak sesuai dengan peraturan.

Sedangkan kesepakatan terkahir, penertiban terhadap APK yang tidak sesuai dengan peraturan akan dilaksanakan tanggal 11 September 2015 pada pukul 00.00 oleh Panwaslih Madina bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Aparat Kepolisian Resort Madina.

Kesepakatan itu juga ditandai dengan penandatanganan berita acara nomor 144/BA/IX/2015 tanggal 8 September 2015 tentang Koordinasi Penertiban dan Pengamanan Alat Peraga Kampanye pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Madina Tahun 2015.

Rapat Koordinasi tersebut dilaksanakan dengan berpedoman pada Peraturan KPU (PKPU) nomor 7 Tahun 2015 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota.

Hadir dalam rapat koordinasi itu Ketua dan Anggota KPU Madina, Sekretaris KPU Madina, Mawardi, Anggota Panwaslih Madina, Maklum Pelawi, Kepala Satpol PP, Hendra Edi Saputra, Kepala Bagian (Kabag) Ops Polres Madina, Kompol Gunawan Heri, Kepala Satuan (Kasat) Intel Polres Madina, AKP eldi Koswara, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Madina, AKP Hendro Sutarno, dan masing-masing Tim Penghubung Paslon.

Peliput                         : Holik Nasution

Sumber tambahan      : http://kpud-madinakab.go.id

Editor/perangkum      : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembolos, anggota DPR makan gaji buta
    Tak Berkategori

    Pembolos, anggota DPR makan gaji buta

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Daftar hadir anggota DPR dalam Rapat Paripurna diwarnai banyaknya para pembolos. Pengamat politik Charta Politika, Arya Fernandes, menilai mereka yang bolos Rapat Paripurna sama saja makan gaji buta. “Masyarakat harus memberikan perhatian kepada pembolos. Ini sama saja memakan gaji buta,” kata Arya kepada wartawan, hari ini. Menurutnya, untuk mengurangi banyaknya para pembolos harus […]

  • Ketika Azan Mesjid Dikelilingi Pemilik Banyak Uang Tanjung Balai

    Ketika Azan Mesjid Dikelilingi Pemilik Banyak Uang Tanjung Balai

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kolom Dahlan Batubara Pemimpin Redaksi Mandailing Online Ketika zaman kian menempatkan posisi uang di segala garis edar pergerakan manusia, maka mereka yang memiliki banyak uang akan mudah berenang di arus pergerakan aktivitas di peradaban bumi. Ketika zaman kian menempatkan posisi uang sebagai energi nafas menggerakkan arus aktivitas manusia, maka si pemilik banyak uang akan lebih […]

  • KPU: Usulan Pilkada Serentak Diundur ke 2016 Sangat Beralasan

    KPU: Usulan Pilkada Serentak Diundur ke 2016 Sangat Beralasan

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jakarta – Pelaksanaan 204 Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan digelar serentak pada 2015, diusulkan agar diundur ke tahun 2016. Ketua KPU Husni Kamil Manik mengatakan, pihaknya siap melaksanakan Pilkada di akhir 2015 termasuk jika diundur ke 2016. "Pada prinsipnya KPU selalu siap melaksanakan kapan pun Pilkada serentak dilaksanakan. Hal penting yang perlu disiapkan adalah […]

  • Cabup Saipullah Perkuat Pelajaran Muatan Lokal dan Sejuta Salawat

    Cabup Saipullah Perkuat Pelajaran Muatan Lokal dan Sejuta Salawat

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PALUTA (Mandailing Online) – Calon bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution menegaskan komitnya untuk mereduksi intoleransi dan pragmatisme dengan memperkuat nilai-nilai budaya lokal. “Kita akan meningkatkan pelajaran muatan lokal di sekolah-sekolah, termasuk mengedukasi anak-anak usia sekolah dengan falsafah dalihan natolu,” kata Saipullah saat debat publik Pilkada Madina di Hotel Sapadia, […]

  • Mengukur Risiko Gagal “Kampung Pisang”: Antara Jargon dan Fakta Lapangan

    Mengukur Risiko Gagal “Kampung Pisang”: Antara Jargon dan Fakta Lapangan

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum*   Program “Kampung Pisang” di Mandailing Natal datang dengan bahasa yang meyakinkan: ada “general check-up” tanah, identifikasi hama dan penyakit, hingga “terapi awal” sebelum pengembangan kawasan. Sekilas, semua terdengar rapi—bahkan ilmiah. Namun pertanyaannya sederhana: seberapa jauh istilah-istilah itu benar-benar mencerminkan kondisi faktual di lapangan? Karena dalam banyak program pembangunan, kegagalan […]

  • Ekspedisi ke Gunung Sorik Marapi (foto 2)

    Ekspedisi ke Gunung Sorik Marapi (foto 2)

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Foto: Kawah Gunung Sorik Marapi Tympanum Novem Films, media pemberdayaan sosial yang berbasis Mandailing, pekan lalu mengirimkan tim ekspedisi ke Gunung Sorik Marapi. Ekspedisi bersama dengan Naposo Nauli Bulung Desa Simaninggir Kecamatan Siabu ini bertujuan untuk membuka tabir kawasan eksotis ini. Berada di ketinggian 2.142 meter dan cuaca dikisaran 16 derajat celcius, daerah ini dapat […]

expand_less