Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Limbah Pengolahan Emas atau Tong Beroperasi Bebas. Warga Mulai Resah Dampak Kimia nya

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
  • print Cetak

Tong Raksasa pengolahan pasiran emas dengan menggunakan bahan kimia berbahaya bebas beroperasi ( ist )

MADINA ( Mandailing Online )- tong raksasa untuk pengolahan material pasiran mengandung emas di jalan irigasi desa panyabungan jae, kecamatan panyabungan kota, kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) mersahkan masyarakat. Pasalnya pengolahan emas ini beroperasi dengan menggunakan bahan kimia berbahaya.

Inisial ND diduga menjadi pengusaha nya. Aparat penegak hukumpun terkesan tak berani menyentuh nya meski aktifitas itu nyata ilegal.

Penelusuran dilokasi dan hasil wawancara dengan pemilik lahan pertanian sekitar aktifitas ilegal itu mengatakan, pengusaha tong raksasa itu  memakai bahan kimia berbahaya bagi manusia dan hewan untuk melakukan pengolahan.

Bahan kimia berupa soda kaustik (natrium hidroksida, NaOH) dan sianida (terutama natrium sianida, NaCN) karbon aktif, Asam Nitrat (hn03) Asam Sulfat dan Zinc digunakan tanpa aturan dan membuang limbahnya sembarangan ke lahan pertanian masyarakat sekitar.

Selain merusak lingkungan, keberadaan Tong ini juga dikuatirkan dapat menyebabkan terjadinya kerusakan paru paru jika terhirup asap limbah dari pengoperasiannya.

Warga sekitar pun mengeluhkan dampak asap dan bau menyengat dari aktifitas tersebut yang dapat memicu gangguan pernapasan.

“Asap dari cukimannya pekat sekali. Kami khawatir asap yang membungbung tinggi itu terhirup anak anak dan menjadikannya sesak napas, tapi tidak ada yang bisa kami lakukan,” ujar seorang petani yang meminta identitasnya disamarkan.

Petani ini juga mengaku, tidak dapat berbuat apa apa tentang keberadaan tong raksasa ini, dan diduga keberadaan tong ini pun sudah mendapat izin dari Kepala Desa Panyabungan Jae dengan perjanjian adanya komisi tertentu.

“Saya yakin pak ada komisinya, kalau tidak ada mana mungkin kepala Desa setuju di wilayahnya didirikan tong ini,” ucap petani yang mengaku punya lahan padi di sekitar aktifitas tong raksasa itu.

Petani pun mengatakan, limbah cair hasil proses Tong ini dibuang langsung ke parit dan mengalir ke areal pertanian warga, sehingga berpotensi merusak tanah, air, dan hasil panen.

Bahkan menurut informasi yang diterima wartawan, selain sudah berdiri bertahun tahun, keberadaan tong ini juga diduga mendapat perlindungan dari oknum tertentu.

” kami duga ada jatah bagi oknum tertntu sehingga pengoperasian nya berjalan lancar,” ujar petani itu. ( tim )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satu Situs Candi Ditemukan di Mandailing Natal

    Satu Situs Candi Ditemukan di Mandailing Natal

    • calendar_month Jumat, 25 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Satu lokasi yang diduga satu situs candi ditemukan di hutan Simaninggir, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal. Bongkahan jenis batu bata itu ditemukan Budayawan Mandailing dari Tympanum Multi Media, Askolani Nasution dan kawan-kawan, Jum’at (25/12). Lokasi temuan berada pada titik koordinat 1.021337, 99.502128. Titik situs ini awalnya ditemukan para pekerja jalan ketika […]

  • SMPN 1 Sipirok Terus Berbenah

    SMPN 1 Sipirok Terus Berbenah

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK- Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Sipirok di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) sebagai sekolah yang memiliki predikat Sekolah Standar Nasional (SSN), terus membenahi pola pembelajaran sesuai dengan tuntutan SSN. Misalnya, metode pembelajaran secara nasional dengan menggunakan perangkat komputer melalui infokus. Kepala SMPN 1 Sipirok, Drs Bakir Harahap, kepada METRO, Jumat (5/11), mengatakan, bukan saja […]

  • Rumah Gubsu Syamsul Arifin di Jakarta Disita KPK

    Rumah Gubsu Syamsul Arifin di Jakarta Disita KPK

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita rumah tersangka penyalahgunaan APBD Langkat, Syamsul Arifin. Tim dari KPK bahkan sudah memasang papan penyitaan di rumah Gubernur Sumatera Utara tersebut. “Pukul 11.00 WIB, tim dari KPK memasang papan penyitaan,” ujar Juru Bicara KPK, Johan Budi saat dihubungi wartawan, Senin 10 Januari 2011. Rumah Syamsul ini terletak di […]

  • Jelang Nataru Stok Pangan di Madina Aman

    Jelang Nataru Stok Pangan di Madina Aman

    • calendar_month Kamis, 30 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Ketapang Madina pastikan sejumlah pasokan stok pangan komoditi tercukupi Jelang Natal Tahun 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru). “Berdasarkan pantauan hasil survei pasar dan laporan UPTD Kecamatan, Insya Allah jelang Nataru pasokan bahan komoditi aman,” Kata Taufik Zulhandra Ritonga Kadis Ketapang Melalui Khairul Anwar Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan di […]

  • Komisi I Kunjungi SD Simpang Bambu Yang Memprihatinkan

    Komisi I Kunjungi SD Simpang Bambu Yang Memprihatinkan

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      NATAL (Mandailing Online) – Komisi I DPRD Madina meninjau kondisi SD Negeri 405 Simpang Bambu, Desa Sundutan Tigo Kecamatan Natal, Jum’at (8/11/2019). Tinjauan ini dilakukan Komisi I karena gedung dan mobiler sekolah ini sangat memprihatinkan. Bahkan jauh dari memenuhi standar kelayakan. Sekolah ini belum pernah memperoleh perehaban dalam rentang 15 tahun. Kondisinya berlantai tanah, […]

  • Desakan Deklarasi Capres dan Cawapres  Prabowo-Cak Imin Datang Dari Akar Rumput Madina

    Desakan Deklarasi Capres dan Cawapres Prabowo-Cak Imin Datang Dari Akar Rumput Madina

    • calendar_month Senin, 12 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN( Mandailing Online) Desakan Deklarasi pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden dari Partai Gerinda dan PKB mulai mu cul dari akar rumput. Di Kabupaten Mandailing Natal, desakan itu muncul dari kader partai PKB dan sejumlah simpatisan senin 12/6/2023. Patut diketahui, Partai Gerindra dan PKB telah mendeklarasikan koalisi Kebangkitan Indonesia Raya pada 13 Agustus 2022 […]

expand_less