Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Musim Badai, Harga Ikan Laut Melonjak

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 2 Sep 2012
  • print Cetak

pasar keliling panyabungan 020912PANYABUNGAN (MO) – Dalam dua pekan terekhir harga ikan laut di pasar-pasar tradisional Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melonjak luar biasa. Di akhir Ramadan harga masih di kisaran Rp.18.000 per Kg menjadi Rp.35.000 per Kg.

Para pedagang menjelaskan, lonjakan harga ikan laut tersebut akibat menurunnya jumlah tangkapan ikan oleh nelayan pengaruh musim badai dan terang bulan, sehingga banyak nelayan yang tidak melaut.

Suhardi, pedagang ikan laut di Pasar Lama Panyabungan, Minggu (2/9) mengungkapkan, pelonjakan harga itu justru sangat memberatkan pedagang karena berdampak pada tingkat penjualan.

Kenaikan harga menyebabkan terjadinya kelesuan daya beli konsumen, sementara tingkat keuntungan tetap tak terlalu naik meski harga melambung.

Variasi harga, lanjut Suhardi, antar lain untuk jenis gambolo dari Rp.18.000 menjadi Rp.35.000 per Kg, jenis dencis dari Rp.22.000 menjadi Rp.40.000 per Kg.

“Harga terus naik yang dimulai menjelang hari Raya Idul Fitri kemarin, hingga sekarang belum ada tanda-tanda penurunan harga. Ini akibat cuaca yang ekstrim, disamping hasil tangkapan menurun juga banyak nelayan tidak melaut sehingga pasokan ikan menipis,” katanya.

Hal senada juga disampikan nelayan bernama Rusdi, warga Natal, dia mengakui dalam dua minggu terakhir banyak nelayan tidak melakukan aktivitasnya menangkap ikan di laut disebabkan pengaruh cuaca.

“Sebetulnya dari tidak melautnya kita memang sangat berdampak pada perekonomian keluarga, akan tetapi mau bagaimana lagi, untuk menjaga keselamatan terpaksa kita tidak melaut, walupun memang ada juga yang melaut,” katanya.

Rina salah seorang ibu rumah tangga mengatakan, melonjaknya harga ikan laut membuat dia harus mengurangi pembelian ikan laut dan beralih kepada ikan tawar.

“Karena harga ikan laut saat ini sedang naik tajam, saya beralih kepada ikan air tawar untuk menghindari pengeluaran yang berlebihan, sebab uang belanjaanpun tidak naik diberikan suami,” ujarnya. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Medan marak perampok sepeda motor

    Medan marak perampok sepeda motor

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN – Kendati gencar-gencarnya pihak Polsekta Medan Baru dalam menggelar razia di wilayah hukumnya, tetapi percuma saja. Dalam waktu semalaman tiga unit sepeda motor dirampok dari lokasi berbeda di wilayah hukum Polsekta Medan Baru. Salah seorang korban perampokan sepeda motor,Tengku Indra Farouzi (19) bersama pamannya Ricky (29) keduanya warga Pasar V Tembung mengatakan, mereka harus […]

  • Jenderal A.Haris Nasution dan Soeharto

    Jenderal A.Haris Nasution dan Soeharto

    • calendar_month Jumat, 3 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DWI FUNGSI = Tidak percaya otoritas sipil. Jenderal Nasution perumus doktrin ‘Jalan Tengah’ TNI. Kemudian lewat doktrin yang lebih canggih, Dwi Fungsi, Jenderal Suharto memperluas peran tentara hingga jauh ke wilayah sipil dan menjadikan tentara seperti imperium pribadi. Sumber :Juliusmant

  • Panglima TNI Sudah Hentikan Seluruh Kerjasama dengan Australia

    Panglima TNI Sudah Hentikan Seluruh Kerjasama dengan Australia

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Laksamana Muda TNI Iskandar Sitompul, mengatakan terhitung hari ini, Rabu 20 November 2013, Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko menghentikan seluruh kerjasama TNI dengan Royal Australian Army. Keputusan tersebut, kata Iskandar Sitompul, diambil oleh Panglima TNI sebagai tindak-lanjut dari perintah Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang meminta kerjasama […]

  • Soal Tudingan Menipu Warga 700 Juta, Bupati Madina: Itu Pencemaran Nama Baik

    Soal Tudingan Menipu Warga 700 Juta, Bupati Madina: Itu Pencemaran Nama Baik

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dituding melakukan penipuan dan penggelapan uang senilai Rp700 juta, serta akan dilaporkan ke Mabes Polri, Bupati Mandailing Natal (Madina) yang juga merupakan calon petahana, Dahlan Hasan Nasution menampik dan menyebut tuduhan itu termasuk pencemaran nama baik. Surat kabar Malintang Pos edisi Senin (21/9) melansir pernyataan Dahlan Hasan itu atas hasil […]

  • Lari dari Panti, 3 Wanita Binaan Diperkosa di Hotel

    Lari dari Panti, 3 Wanita Binaan Diperkosa di Hotel

    • calendar_month Selasa, 23 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KARO- Setelah berhasil melarikan diri dengan mengelabui petugas dan merusak pintu Panti Sosial Wanita Tuna Laras dan Tuna Susila Berastagi, 3 wanita binaan malah diperkosa secara bergiliran oleh 2 pria di hotel kelas melati di kawasan Kota Kabanjahe, Sabtu (20/8) petang. Informasi yang diperoleh wartawan Sumut Pos, beberapa jam pasca kejadian, kedua pria yang belakangan […]

  • Tantangan Era TV Digital bagi Komisioner Baru Sumut (Bagian 1)

    Tantangan Era TV Digital bagi Komisioner Baru Sumut (Bagian 1)

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Ludfan Nasution Tenaga Ahli Pimpinan DPRD Mandailing Natal   TAK bisa dielakkan, era televisi digital sudah di depan mata. Ketua KPI Pusat, Agung Suprio menggambarkan (koran-jakarta.com), migrasi dari siaran analog ke siaran digital, bakal memaksa KPI Pusat dan KPID untuk mengawasi tidak lagi hanya 18 stasiun televisi, melainkan bisa bertambah hingga 68 stasiun. […]

expand_less