Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Pemberian Gelar Pahlawan Nasional bagi Soeharto Soal Waktu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
  • print Cetak


JAKARTA-: Presiden RI ke-2 Soeharto dan Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid dipastikan tidak akan menerima gelar pahlawan nasional setelah pihak Istana mengumumkan sejumlah nama yang berhak menyandang gelar pahlawan.

Bagi Golkar, hal ini hanya merupakan persoalan waktu. Hal ini disampaikan oleh Ketua DPP Golkar Priyo Budi Santoso kepada wartawan di Jakarta, Kamis (11/11).

“Saya duduk di sebelah Menkopolkam kemudian saya bisik “tidak jadi ni?” Dia menjelaskan bahwa pemerintah bukan menolak Pak Harto maupun Gus Dur. Saya nyaman dengan penjelasan informal Menkopolkam. Ini persoalan timing. Kalau itu, saya mengerti,” kata Priyo.

Priyo menegaskan baik Soeharto dan Gus Dur, merupakan tokoh yang layak mendapat gelar pahlawan terlepas dari kekurangan masing-masing. Ia meminta agar penilaian terhadap gelar pahlawan dilepaskan dari dendam berlanjut.

“Memang harus ada keberanian memutuskan itu. Saya tidak tahu apa tahun depan, dua tahun lagi, atau next president. Kita harus memupuk empati dengan jangan pupuk dendam sejarah berkelanjutan,” sahutnya.

Gelar pahlawan yang diberikan pemerintah pada tahun ini adalah kepada Johanes Leimena dan Johanes Dimara melalui Keputusan Presiden No 52 TK/2010. Kementerian Sosial sebelumnya mengajukan sepuluh nama tokoh yang telah diseleksi untuk memperoleh gelar pahlawan nasional kepada Dewan Gelar, Tanda Kehormatan, dan Tanda Jasa.

Sepuluh tokoh itu adalah mantan Gubernur DKI Ali Sadikin dari Jawa Barat, Habib Sayid Al Jufrie dari Sulawesi Tengah, mantan Presiden HM Soeharto dari Jawa Tengah, mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid dari Jawa Timur, Andi Depu dari Sulawesi Barat, Johanes Leimena dari Maluku, Abraham Dimara dari Papua, Andi Makkasau dari Sulawesi Selatan, Pakubuwono X dari Jawa Tengah, dan Sanusi dari Jawa Barat. (Din/OL-04)
Sumber :MI com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puskesmas Rawat Inap, Atika Melawan Dahlan

    Puskesmas Rawat Inap, Atika Melawan Dahlan

    • calendar_month Rabu, 18 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Di debat itu Dahlan Hasan Nasution menyalahkan Atika Azmi Utammi soal puskesmas rawat inap. Puskesmas rawat inap itu mencuat ketika Calon Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution,B.AppFin,M.Fin mengemukakan gagasan agar puskesmas difungsikan sebagai rawat inap agar rakyat di pelosok yang sakit tak susah ke rumah sakit, terutama puskesmas yang jauh dari rumah sakit. […]

  • KTNA Harus Mainkan Peran di Sektor Pertanian

    KTNA Harus Mainkan Peran di Sektor Pertanian

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kontak tani Nelayan Andalan (KTNA) lahir dengan latar belakang kebutuhan mendasar untuk menyalurkan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat petani dan nelayan yang selama ini belum pernah terbebas dari berbagai keterbatasan modal, pengetahuan, tekhnologi, pelilikan lahan serta informasi dan komunikasi. Itu dikatakan Plt.Bupati Madina Drs. H. Dahlan Hasan Nasution dalam pidato pelantikan KTAN […]

  • Gubsu terima penghargaan pelopor inovasi daerah

    Gubsu terima penghargaan pelopor inovasi daerah

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    MEDAN, – Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, menerima penghargaan pelopor Sistem Inovasi Daerah (Sida) dari Menteri Riset dan Teknologi Gusti Muhammad Hatta. Penghargaan ini diserahkan dalam acara Puncak Hari Teknologi Nasional di Taman Mini Indonesia Indah hari ini. Penghargaan Pelopor Sida merupakan apresiasi sekaligus pengakuan pemerintah pusat kepada kepala daerah yang dinilai berkomitmen memperkuat […]

  • TAHUN INI NAIK DITENGAH KETERBATASAN APBD

    TAHUN INI NAIK DITENGAH KETERBATASAN APBD

    • calendar_month Selasa, 12 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Terkait  Program Pendidikan Gratis PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kebijakan di APBD Mandailing Natal tahun 2013 terhadap pembiayaan program pendidikan gratis masih pada program beasiswa, BOS Daerah, pakaian seragam SMA,SMK dan tunjangan tambahan bagi guru, sejauh ini masih tergantung kemampuan anggaran daerah. Untuk menjangkau semua pembiayaan pendidikan yang ditanggung para orang tua murid, belum sepenuhnya terwujud […]

  • Ini Perkembangan Kasus Tambang Emas Ilegal yang Sedang Ditangani Polisi di Madina

    Ini Perkembangan Kasus Tambang Emas Ilegal yang Sedang Ditangani Polisi di Madina

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Saat ini Polres Mandailing Natal (Madina) melalui Polsek Lingga Bayu sedang melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan penyelidikan terkait korban tertimbun tanah longsor di tambang emas ilegal desa di Kecamatan Lingga bayu. Hal ini dijelaskan Kasi Humasy Polres Madina Iptu Bagus Seto, SH kepada wartawan, Selasa (03/06/2025). “Untuk korban AK (25) warga […]

  • Bupati Madina dan Bupati Pasaman Bahas Potensi Daerah

    Bupati Madina dan Bupati Pasaman Bahas Potensi Daerah

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution menerima kunjungan kerja Bupati Pasaman Barat, Sumatera Barat, Yulianto dan rombongan di Rumah Dinas Bupati Madina, Panyabungan, Selasa (27/1/ 2026). Dalam kesempatan itu, kedua kepala daerah saling menyampaikan potensi ekonomi dan membicarakan beberapa hal yang berkaitan satu sama lain, termasuk tapal batas. Saipullah […]

expand_less