Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Warga Paluta Keluhkan Sampah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 22 Nov 2012
  • print Cetak

Paluta, (MO)- Sejumlah warga yang bermukim di Kelurahan Pasar Gunung Tua dan sekitarnya, Kecamatan Padang Bolak mengeluhkan tumpukan sampah yang berada di pinggir Jalan. Soalnya, tumpukan sampah itu sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir karena belum diangkut instansi terkait.
Warga khawatir tumpukan sampah di depan permukiman mereka itu akan menimbulkan berbagai macam penyakit. Terlebih sejak adanya tumpukan sampah di dekat permukiman mereka warga terganggu kondisinya yang menimbulkan aroma tidak sedap dan mengganggu kenyamanan.

Pantauan wartawan di sejumlah tempat di Kelurahan Pasar Gunungtua, parit dan sampah tersebut memanjang di depan pasar, rumah maupun ruko milik warga, sampah yang terdiri dari bungkus roti, bungkus nasi, dan botol bekas lainnya menggunung di permukaan parit itu, diperkirakan tingginya sekitar satu meter akibatnya warga dan pengendara harus menutup hidung saat melintas di areal tersebut karena sampah yang telah membusuk yang berada persis dipinggir jalan maupun di dalam parit mengeluarkan bau tak sedap.

Gustap Siregar (28), warga lingkungan II mengatakan sampah-sampah berserakan tak jauh dari rumahnya. Akibatnya, bau busuk yang ditimbulkan dari sampah tersebut tercium sampai ke rumahnya.

“Baunya minta ampun. Kalau kita makan dan minum, lalat berterbangan ke mana-mana. Itu semua berasal dari sampah yang ditumpuk tidak jauh dari pemukiman kami,” ujarnya kepada Analisa, Selasa (20/11), dengan nada kesal.

Ia menjelaskan, sampah tersebut sudah meresahkan karena pada musim hujan saat ini baunya sangat menyengat. “Kita minta perhatian dari pemerintah setempat agar segera menyelesaikan persoalan ini,” ungkapnya.

Senada juga diungkapkan, Andi Harahap (34). Menurutnya keterlambatan petugas kebersihan dalam mengangkut sampah di bak penampungan belakangan ini sangat meresahkan warga yang beraktivitas. Seharusnya pemda Paluta membuat solusi apabila ada hambatan diberitahukan kepada warga agar tidak warga yang mengeluh terhadap persoalan ini.

“Buktinya, sampai saat ini kondisi bak penampungan sampah semakin kurang mendapat perhatian oleh jajaran yang bertugas mengangkut sampah di kompleks tersebut, jadi sampah yang berserakan dimana-mana menimbulkan bau kurang sedap dan sangat menyengat,” ujarnya. (/analisa/ong)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Defisit APBD Madina Masih Gelap, DPRD Jangan Cuma Gonggong

    Defisit APBD Madina Masih Gelap, DPRD Jangan Cuma Gonggong

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN : Kasus defisit APBD Kabupaten Mandailing Natal belum tentu ujung pangkalnya. Janji DPRD Madina untuk membentuk tim investigasi hanya gong-gongan semata. Nyatanya, sampai detik ini belum ada tindakan apapun terkait penelusuran kasus defisit anggaran ini. Pengurus Badko Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumatera Utara, Iswadi Batubara kepada Berita Rabu (8/12) kemarin mengatakan kekecewaannya terhadap kinerja […]

  • Celah Sempit dalam ‘Fit and Proper Test’ Calon Anggota KPID Sumut

    Celah Sempit dalam ‘Fit and Proper Test’ Calon Anggota KPID Sumut

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Ludfan Nasution Alumni Fakultas Ilmu Komunikasi IISIP Jakarta dan Calon Anggota KPID Sumut 2021-2024 Tim Seleksi telah menyerahkan 21 nama Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Provinsi Sumatera Utara (KPID Sumut) periode 2021-2024. Komisi A DPRD Sumut pun sudah memulai Fit and Proper Test. Walau nantinya harus melewati celah sempit, bayangan tentang personalitas […]

  • Pemilih Siluman Diduga Bermain di TPS 002 Simangambat Untuk Salah Satu Paslon

    Pemilih Siluman Diduga Bermain di TPS 002 Simangambat Untuk Salah Satu Paslon

    • calendar_month Senin, 2 Des 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ) – 5 orang warga Kota Medan diduga menjadi pemilih siluman di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 002 di Kelurahan Simangambat Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Ke 5 orang tersebut diketahui ikut mencoblos dan sengaja datang untuk memilih salah satu pasangan Calon Bupati Madina. Padahal kelima orang itu tidak tercatat dalam […]

  • Peringati Harlah Ke-39 PPP Gelar Halaqah Ulama Se-Tabagsel di Madina

    Peringati Harlah Ke-39 PPP Gelar Halaqah Ulama Se-Tabagsel di Madina

    • calendar_month Sabtu, 7 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Dalam memeringati hari lahir PPP ke-39, DPW PPP Sumut menggelar berbagai acara seperti halaqah (pertemuan) ulama se-Tapanuli bagian Selatan. Dengan halaqah ini, PPP Sumut ingin menjalin silaturahmi dengan para ulama Tabagsel, termasuk dalam hal mengenai kemaslahatan ummat dan pembahasan mengenai hukum agama. Halaqah Ulama ini dipusatkan di Masjid Agung Nur Alannur, Desa Parbangunan, Kecamatan […]

  • Kasus Taman Raja Batu, Kejatisu Didesak Selidiki Bupati Madina

    Kasus Taman Raja Batu, Kejatisu Didesak Selidiki Bupati Madina

    • calendar_month Kamis, 8 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) : Mahasiswa kembali berunjukrasa di Kejatisu meminta penyelidikan atas dugaan keterlibatan bupati Madina dalam kasus Taman Raja Batu. Mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Tapanuli bagian Selatan (Ima Tabagsel) juga meminta Kejatisu menetapkan pejabat di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Madina serta pejabat di Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) sebagai tersangka dalam kasus […]

  • Penghuni Rumah Syok Mengetahui Rumah Huniannya Terbakar

    Penghuni Rumah Syok Mengetahui Rumah Huniannya Terbakar

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Zainuddin penguni rumah kontrakan yang terbakar sore tadi di Banjar tinggi, Kelurahan Panyabungan III, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) mengaku merasa syok mengetahui rumah kontrakan yang dihuninya beserta isinya ludes terbakar. “Saya tahu rumah saya terbakar setelah dihubungi warga sekitar sini. Saat kejadian memang saya sedang tidak dirumah. […]

expand_less