Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Pasca Putusan MA 2006 Eksekusi Register 40 Palas Belum Direalisasikan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 8 Des 2012
  • print Cetak

PALAS, (MO) – Hingga saat ini eksekusi fisik lahan Register 40 Padang Lawas (Palas) belum juga direalisasikan Kejatisu dan Poldasu. Putusan Mahkamah Agung (MA) tahun 2006 lalu sudah berjalan lebih lima tahun. Eksekusi diminta segera dilakukan untuk menghindari konflik sosial ditengah masyarakat.

Tokoh Pemuda Kecamatan Huristak, Kabupaten Palas, Jabaluddin Siregar SH kepada METRO, Jumat (7/12) mengatakan, sesuai Keputusan MA RI Nomor:2642/K/Pid/2006 tanggal 12 Pebruari 2006, isinya menyebutkan, penyitaan semua barang bukti berupa aset perkebunan kelapa sawit seluas 47.000 hektar yang terletak di kawasan hutan Register 40 dan 23.000 hektar berada di wilayah Kabupaten Palas.

Disebutkannya, Kejatisu dan Poldasu sebagai pihak eksekutor fisik lahan terkesan tidak mampu melaksanakan tugas ini. Hal ini telah menjadi bom waktu kepada masyakat di wilayah Huristak.
“Apalagi saat ini ada kelompok-kelompok masyarakat yang mencoba memberikan pengaburan informasi terkait lahan register 40 Palas tersebut. Tujuannya untuk kepentingan golongan tertentu,” ucap aktivis Palas ini.

Menurutnya, dengan diperlambatnya pelaksanaan eksekusi oleh Kejatisu dan Poldasu, maka akan menimbulkan konflik sosial ditengah-tengah masyarakat. Saat ini saja gesekan itu mulai terlihat.
Sesuai informasi yang diperolehnya, lahan seluas 23.000 hektar eks milik DL Sitorus berupa perkebunan KPKS Bukit Harahapan dan PT Torganda, serta Koperasi Parsub bersama PT Torus Ganda, diduga tidak memiliki sumbangan PAD bagi Kabupaten Palas.

“Justru akan menguntungkan sekelompok orang saja dengan membagi-bagi lahan tersebut. Padahal sudah ada penunjukan pemerintah kepada PT Inhutani sebagai perusahaan BUMN yang menanganinya. Namun anehnya, baik Pemkab maupun DPRD Palas terkesan tutup mata dengan persoalan ini. Padahal jika diperjuangkan akan menjadi aset Pemda yang cukup besar,” kata Jabal.

Hingga saat ini, kata Jabal, belum ada kejelasan dari Kejatisu dan Poldasu untuk mengusut tuntas kasus ini. Apalagi saat ini diduga telah ada kelompok-kelompok yang menguasai lahan milik negara tersebut.

Sebelumnya, Senin (19/7) pada 2010 lalu, Kadishutbun Palas Ir Soleman Harahap MM mengatakan, sesuai dengan keputusan MA RI Nomor: 2642/K/Pid/2006 tanggal 12 Pebruari 2006 menyebutkan, penyitaan semua barang bukti berupa aset perkebunan kelapa sawit seluas 47 ribu hektar yang terletak di kawasan hutan Register 40 dan 23 hektar berada di areal Register 40 Kabupaten Palas.

“Dan kejahatan hutan yang dilakukan DL Sitorus adalah perkebunan dibuka dalam kawasan hutan yang melanggar ketentuan Undang-Undang (UU) Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, Perkebunan atau Perizinan Hak Guna Usaha (HGU) yang diterbitkan di dalam kawasan hutan Register 40 tanpa ada izin pelepasan kawasan hutan sesuai SKB Menhut, Menpan dan Kepala BPN Nomor 364/Kpts-II/1990,” terangnya saat itu.

Dan pemerintah menunjuk sementara pengelolanya adalah BUMN PT Inhutani sesuai dengan surat penunjukan dari Menteri Negara BUMN melalui surat nomor: S-152/MBU/2009 tanggal 4 Maret 2009. (metro/amr)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Video: Antusiasme Warga Siabu Rayakan HUT ke-77 RI

    Video: Antusiasme Warga Siabu Rayakan HUT ke-77 RI

    • calendar_month Kamis, 18 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Warga di Kecamatan Siabu begitu antusias merayakan Hari Ulang Tahun ke-77 Republik Indonesia (HUTRI). Hal ini terlihat dengan tumpah ruahnya masyarakat menyaksikan karnaval, deville, dan beragam perlombaan lain. Bahkan beberapa orang tua yang ditemui menyebutkan rela mengambil uang tabungan untuk mendukung kegiatan anak. (Jakfar)  

  • Bupati Madina Minta OPD Evaluasi Kinerja

    Bupati Madina Minta OPD Evaluasi Kinerja

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) Saipullah mengigatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengevaluasi capaian kinerja program pembangunan sebelumnya, serta mencermati peluang dan tantangan yang akan dihadapi. Hasil evaluasi tersebut, menjadi referensi dalam penyusunan program pembangunan yang akan dilaksanakan pada tahun mendatang. Itu dikatakan bupati di Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah […]

  • Mahasiswa KKN Unimal Cegah Stunting Lewat Program RGG

    Mahasiswa KKN Unimal Cegah Stunting Lewat Program RGG

    • calendar_month Senin, 8 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Laporan: Zukma Dona Sari dari Aceh Tamiang Persoalan stunting menjadi masalah yang cukup menjadi perhatian masyarakat dan pemerintah Indonesia. Indonesia pun memiliki target menurunkan kasus stunting hingga 14 persen pada tahun 2024. Kondisi stunting pada anak memang cukup meresahkan masyarakat. Pasalnya situasi ini merupakan suatu masalah kesehatan pad beberapa negara di dunia. Stunting, ditandai dari […]

  • Maturutup Musema Boto Ningna  Uda

    Maturutup Musema Boto Ningna Uda

    • calendar_month Selasa, 17 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Inda boto naatarantai namaturutp musema ibaen amanta, naiparsontungkon musema sada-sada inda porlu disia boto sude, pala naso tarbina natorus ibinasaonia do, namartamba-tamba dope dongan nasodong karosi dohot mejana, pala naso adong boto meja dohot karosi palanga singgang, na gopak domei laos manjurur-jurur, angke mangarti mahita antong nahancitpe nahona duri ancitan dope nairampingkon tile, ning bayo […]

  • Warga Keluhkan Pendangkalan dan Sampah di Sungai Aek Mata Panyabungan

    Warga Keluhkan Pendangkalan dan Sampah di Sungai Aek Mata Panyabungan

    • calendar_month Jumat, 2 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ):   Selain terjadinya pendangkalan disungai aek mata yang berada di jantung kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, tumpukan sampah di sungai membuat warga yang bermukim di daerah itu khawatirkan akan banjir. Sungai aek mata memang kerap meluap ke pemukiman penduduk sehingga mengakibatkan banjir ketika hujan deras turun. Dari penuturan Irwan salah seorang warga […]

  • HIPMI Madina Ajak Pengusaha se-Nusantara Investasi di Bumi Gordang Sambilan

    HIPMI Madina Ajak Pengusaha se-Nusantara Investasi di Bumi Gordang Sambilan

    • calendar_month Sabtu, 11 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – BPC HIMPI Mandailing Natal (Madina) yang turut serta menghadiri puncak perayaan 50 tahun HIPMI di Convention Center, Jakarta, Jumat (10/6) mengajak pengusaha muda se-Nusantara untuk berinvestasi di Bumi Gordang Sambilan. Ajakan itu disampaikan Ketua HIMPI Madina Mhd. Zainal Arifin kepada ketua HIPMI se-Nusantara yang turut hadir dalam perayaan yang mengangkat tema […]

expand_less