Kamis, 5 Mar 2026
light_mode

Bangunan Pasar Hutagodang Ulu Pungkut Mubazir.

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 3 Apr 2013
  • print Cetak

 

pasar ulupungkut 300413aaa

ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Bangunan pasar Hutagodang yang terdapat di desa Hutapadang Kec. Ulu Pungkut Kab. Mandailing Natal mubazir. Pasalnya, bangunan yang didirikan tahun 2003 dengan aggaran sekitar 130 juta tidak pernah dipergunakan. Malahan kondisi bangunannnya sudah hampir rusak, sebagian papan dan pintu los dan ruko sudah rusak.
Syaiful Anwar (35), salah seorang warga Hutapadang kepada Wartawan, Rabu (3/4) mengatakan, sejak dibangun tahun 2003 lalu bangun pasar ini tidak pernah dipergunakan. Kita juga tidak tahu apa penyebabnya, khabarnya masyarakat enggan memakai bangunan pasar tersebut karena tempatnya terlalu jauh dari desa Hutagodang, padahal kalau di perhatikan lokasi ini pas di pinggir jalan,” ujarnya.
“Jadi bangunan ini mubazir, uang negara sia-sia kemari. Padahal, untuk membangun Pasar ini warga Hutapadang sudah berkorban. Dulunya, pertapakan bangunan pasar ini sebenarnya diperuntukkan untuk kantor Camat Ulu Pungkut. Karena persayaratan pemekaran saat itu harus ada pertapakan kantor Camat, makanya warga menyediakan lahan ini, tapi entah bagaimana berubah fungsi menjadi bangunan pasar,” katanya.
Bukan itu saja, awalnya tanah itu dibeli dari dana bandes untuk warga Hutapadang yang hasilnya untuk biaya gaji guru-guru mengaji di sini. Tapi karena keinginan warga agar pemekaran Kecamatan terlaksana, diberikan untuk pertapakan kantor Camat. Setelah berubah pungsi jadi bangunan pasar tidak berpungsi pula, warga tentunya sangat kecewa. Bagusan tanahnya kembali dipulangkan kemasyarakat agar bisa dikelola untuk membayar guru mengaji di sini,” tandasnya.
Sebenarnya, kata Syaiful, kalau pemerintah mau mempungsikan pasar ini mudah saja, tinggal menghimbau warga atau pedagang agar berjualan kemari. Tapi ini tidak pernah di lakukan, pemerintah sepertinya tetap memampaatkan pasar lama yang statusnya milik pribadi dari pada memindahkannya kemari. Jadi intinya terletak kemauan pemerintah setempat dengan berkoordinas dengan Pemkab Madina.
Camat Ulu Pungkut Mohd Johan, S.Sos yang di komfirmasi mengakui kalau bangunan pasar itu memang belum di fungsikan. “ Sejak dibangun, pasar itu memang belum pernah difungsikan di karenakan bangunannya masih kurang. Bangunan yang ada sekarang hanya dua ruko dan satu los, jadi masih jauh dari kekurangan,”ujarnya. (Lkt)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • FPD Ngotot, Parpol Harus Didirikan 1.000 Orang

    FPD Ngotot, Parpol Harus Didirikan 1.000 Orang

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA: Fraksi Partai Demokrat (FPD) tetap ngotot syarat partai politik (parpol) harus didirikan minimal 1.000 orang. Namun, jika memang harus ada kompromi politik, FPD akan ikut usulan pemerintah, yakni 625 pendiri tetapi mewakili 33 provinsi. Sementara Fraksi Partai Golkar (FPG) minta syarat parpol mendapatkan badan hukum dari Kementerian Hukum dan HAM, harus memiliki kantor di […]

  • Balita Penderita Gizi Buruk di Sipolu Polu Meninggal Dunia

    Balita Penderita Gizi Buruk di Sipolu Polu Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 4 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Balita penderita gizi buruk Muhammad Erkhan di Kelurahan Sipilu Polu, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal ( Madina ) tadi pagi meninggal dunia. Muhammad Erkhan menghembuskan nafas terakhir sebelum ada penanganan serius. Sesuai rencana balita malang ini akan dimakamkan siang ini di TPU Sipolu Polu. Diberitakan sebelumnya, Muhammad Erchan diketahui menderita guzi […]

  • Uang Palsu di Medan Capai Rp 102,29 Juta

    Uang Palsu di Medan Capai Rp 102,29 Juta

    • calendar_month Selasa, 3 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan. Data Kantor Bank Indonesia (BI) Medan mencatatkan, hingga Desember 2011, temuan uang palsu mencapai Rp 106,29 juta. Jumlah temuan ini merupakan rekapitulasi sepanjang tahun 2011 dengan total sebanyak 1.881 lembar. Jumlah nominal yang cukup besar ini tetap didominasi oleh pecahan Rp 50.000 sebanyak 1.271 lembar senilai Rp 63,5 juta. Sementara untuk pecahan Rp 100.000 […]

  • Kemelut KNPI Madina : Bendahara KNPI Madina Mengundurkan Diri

    Kemelut KNPI Madina : Bendahara KNPI Madina Mengundurkan Diri

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah sebelumnya Sekjen KNPI Madina SK PAW, M Azwar Nasution dan sejumlah pengurus teras DPD KNPI Madina mengundurkan diri secara missal, kini giliran Bendahara, Bode Tanjung yang mengundurkan diri. Surat pengunduran itu resmi diserahkan Boder Tanjung pada Kamis (12/12/2013). Gelombang pengunduran diri para pengurus teras KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Madina […]

  • Gajah Sumatera

    Gajah Sumatera

    • calendar_month Rabu, 15 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    GAJAH SUMATERA Sejumlah gajah Sumatera jinak dewasa berada di dalam Sungai kawasan “Flying Squad” Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan, Riau, pekan lalu. di kawasan Flying Squad di TNTN tersebut terdapat 10 gajah Sumatera jinak dewasa dan 4 anak gajah lainya yang masih membutuhkan pelatihan khusus. (nantara/fachrozi amri)

  • Makam Ulama Ramai Peziarah

    Makam Ulama Ramai Peziarah

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MADINA- Sekitar 500-an warga dari berbagai desa di Mandailing Natal berziarah di sejumlah makam ulama dan para syekh di kabupaten tersebut. Ziarah ini bertujuan untuk lebih mendekatkan diri dengan sosok ulama yang telah banyak berjuang dalam menyebarkan hukum dan syariat agama Islam. Amatan METRO, Minggu (24/7) sore di makam Syekh Musthafa Husein yang merupakan pendiri […]

expand_less