Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Pemkab Gaet KKM Pelatihan Sablon

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 11 Apr 2013
  • print Cetak

latih sablon 110413

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Kependudukan Transmigrasi Tenaga Kerja Mandailing Natal (Madina) menjalin kerjasama dengan Kampung Kaos Madina (KKM) dalam program pelatihan menyablon terhadap generasi muda yang putus sekolah.

Para peserta pelatihan kelak akan ditempatkan di cabang-cabang usaha KKM, baik yang berada di Madina, di Tapanuli Selatan mupun cabang yang ada di Medan. Pihak KKM berharap tahun-tahun mendatang pelatihan akan berlanjut untuk menambah peluang kerja bagi generasi muda.

Kepala Balai Latihan Kerja KLK Dinas Kependudukan Transmigrasi Tenaga Kerja Madina, Rizal Efendi Nasution, SH kepada wartawan, Kamis (11/4) usai menandatangani kerjasama dengan pihak KKM mengatakan, pelatihan itu melibatkan 16 orang.

Seluruh biaya program berasal dari anggaran pemerintah daerah bersumber dari APBD 2013. Pelatihan ditarget berlangsung selama 30 hari atau 240 jam.

“Dalam meningkatkan skil tenaga kerja, perlu kita menjalin kerjasam dengan pihak ketiga seperti KKM yang sudah kita ketahui bagaiamana hasil karyanya, dan juga peralatan memadai,” katanya.

Dengan pola kerjasama yang seperti ini sangat membantu bagi peserta karena usai melaksanakan teori sudah bisa langsung peraktek.

“Untuk itu kita sangat mengharapkan kepada peserta pelatihan agar benar-benar belajar, sehingga ilmu yang diperoleh bisa langsung diaplikasikan di lapangan,” katanya.

Manejer KKM, Saad Lubis mengatakan, pihaknya selalu siap dalam membagi ilmu terutama bagi generasi muda apalagi itu yang putus sekolah, karena dengan pelatihan ini bisa menambah pengetahuan untuk bekerja mandiri.

“KKM tetep bercita-cita ikut berperan dalam membantu mengembangkan SDM masyarakat, karena ini merupakan tanggungjawab bersama. Jika generasi muda memeiliki SDM handal sudah pasti akan mudah mencari kerja ataupun untuk bekerja sendiri,” katanya.

Selain yang 16 orang itu, pihak KKM menambahkan 5 orang lagi tanpa ada biaya dengan tujuan nantinya akan bisa ditempatkan bagi cabang-cabang KKM yang lain.

“Alhamdulilah saat ini cabang KKM sudah ada di Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah dan Medan, nah tidak tertutup kemungkinan adek-adek yang ikut pelatihan bisa bekerja di cabang kita ini,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Madina, Sobir Lubis yang juga pemilik KKM mengatakan, mereka tetap melakukan terobosan dan berupaya mengurangi pengangguran di Mandailing Natal dengan tepat sasaran.

“Yang kita maksud tepat sasaran artinya seperti pelatihan ini, dimana saya melihat kegiatan sablon bisa langsung diterapkan, karena peluang pasarnya masih terbuka lebar. Makanya kedepannya kita dari HIPMI sangatlah mendukung kegiatan ini, sehingga masyarakat akan terbantu dari sissi peluang kerja. Dan kita berharap akan adalagi pelatihan-pelatihan yang langsung bersentuhan dengan peningkatan SDM tenaga kerja kita,” harapnya. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Torkis, Mengidap Penyakit Talasemai

    Torkis, Mengidap Penyakit Talasemai

    • calendar_month Senin, 20 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Penyakit talasemia atau kelainan darah yang telah lama derita Torkis, bocah umur 10 tahun, terpaksa harus terus-terusan terbaring di Rumah Sakit Umum Panyabungan. Dia sudah bertahun-tahun menderita. Amaroh dan Aisah, orang tua Torkis saat di datangi wartawan di RSUD Panyabungan, tadi siang mengatakan, mereka sangat kasihan melihat kondisi Torkis, warga Desa Gunung […]

  • Direktur RSU Panyabungan Perang Mulut Dengan Ibu Kandung Korban

    Direktur RSU Panyabungan Perang Mulut Dengan Ibu Kandung Korban

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Komisi IV Masih Gagal Mediasi Kasus Mal Praktek PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mediasi yang dilakukan Komisi IV DPRD Mandailing Natal (Madina) terhadap kasus dugaan mal praktek di RSU Panyabungan, masih gagal mendamaikan keluarga korban dengan pihak rumah sakit. Pertemuan antara Komisi IV, pihak keluarga korban dan pihak RSU Panyabungan di ruang komisi IV, Selasa (7/1/2014) […]

  • Warga Batahan Tuding DPRD Madina Penghianat

    Warga Batahan Tuding DPRD Madina Penghianat

    • calendar_month Selasa, 4 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (MO) – Warga Kecamatan Batahan geram. Pasalnya kasus sangketa warga Batahan versus PT. Palmaris tak jelas berujung setelah ditangani Panitia Khusus (Pansus) DPRD Mandailing Natal (Madina). Muaranya, warga Batahan menilai para anggota DPRD Madina penghianat rakyat. Warga juga menuduh lembaga legislatif ini telah menghabiskan ratusan juta rupiah biaya Pansus, namun tak pernah ada hasilnya. […]

  • Guru Harus Punya Filosofi Pengabdian

    Guru Harus Punya Filosofi Pengabdian

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Profesi guru harus dipandang sebagai pengabdian, mengabdikan diri dan waktu serta ilmu yang dimiliki bagi generasi penerus. Filosofi itu ditekankan di Sekolah Dasar Negeri 033 Desa Huta Baringin, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal. Pengabdian itu dirangkai pula dengan karya.  “Sekolah adalah tempat kita untuk mengabdi dan berkarya, agar kita biasa selalu fokus […]

  • Ini Sengketa Pilkada Gunung Mas yang Berujung Penangkapan Akil Mochtar

    Ini Sengketa Pilkada Gunung Mas yang Berujung Penangkapan Akil Mochtar

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, – Ketua MK Akil Mochtar ditangkap KPK atas dugaan suap penanganan sengketa Pilkada Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Bagaimana awal sengketa Pilkada Gunung Mas tersebut? Dikutip dari situs www.mahkamahkonstitusi.go.id, Jumat (4/10/2013), sidang sengketa dengan nomor perkara 121/PHPU.D-XI/2013 dan 122/PHPU.D-XI/2013 diajukan oleh Alfridel Jinu dan Ude Arnold Pisi, juga oleh Jaya Samaya Monong dan Daldin. […]

  • DPRD Madina Minta Menunda Bayar Ekskalasi Harga Pekerjaan Mesjid Agung

    DPRD Madina Minta Menunda Bayar Ekskalasi Harga Pekerjaan Mesjid Agung

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    Foto masjid agung Nur Ala Nur, Panyabungan PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) meminta Pemkab Madina menunda pembayaran ekskalasi harga kepada rekanan pekerjaan lanjutan pembangunan mesjid agung Nur Ala Nur sebelum ada upaya hukum yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah. Karena dana yang diperintahkan pangadilan yang harus dibayar oleh Pemkab Madina tak tanggung-tanggung, yakni […]

expand_less