Senin, 21 Sep 2026
light_mode
Tak Berkategori

Pengakuan blak-blakan anak buah Klewang soal seks bebas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 17 Mei 2013
  • print Cetak

Pekan  Baru – Pengungkapan jaringan geng motor di bawah komando Mardirianto alias Anto Klewang (58) masih terus dikembangkan jajaran Polresta Pekanbaru.

Berselang dua hari setelah menangkap enam siswa anggota geng motor, kini giliran dua remaja perempuan berinisial Yn (15) dan Um (16) ditangkap di rumahnya, Rabu (15/5).

Saat diwawancara merdeka.com, kamis (15/5) di polresta pekanbaru, Pengakuan mengejutkan keluar dari mulut keduanya terkait adanya seks bebas sesama anggota geng motor. Sampai memakai sabu-sabu.

Perbuatan terlarang, apalagi bagi remaja seumuran mereka ini dilakukan di base camp Klewang areal Stadion Utama Riau.

Yn (15) merupakan warga Jalan Cipta Karya, anggota geng motor Atit Abang dan tercatat pelajar SMP. Sedangkan Um (16), warga Kelurahan Rintis, Kecamatan Limapuluh adalah Anggota XTC Laser (Ladies Sex Road).

YN mengaku menyerahkan keperawanannya kepada JF, “pertama kali saya lakukan seks dengan Jefri,” ujar Yn saat merdeka.com.

Yn mengaku memiliki pacar berinisial Jf yang juga anggota geng motor B2R. Selain dengan Jf, ia mengaku pernah berhubungan badan dengan Ai, pacarnya sekarang. “Ai kenal sama Jf, tapi dia bukan geng motor,” akunya.

Areal Stadion Utama, dikatakan Yn, memang terjadi praktik pergaulan bebas. Di antara geng motor bebas saja membawa cewek ke bedeng base camp mereka, di lokasi Klewang ditangkap. “Ada juga saya lihat mereka ngelem dan ada yang nyabu,” terangnya.

Penangkapan dua remaja ini merupakan pengembangan atas penangkapan enam siswa dan Klewang. Yn diamankan di rumahnya Selasa (14/5) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Sementara Um diamankan kemarin sore sekitar pukul 16.00 WIB juga di rumahnya.

“Keduanya kita amankan dari pengembangan atas penangkapan enam pelajar kemarin,” ujar Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Drs R Adang Ginanjar melalui Kasat Reskrim, Kompol Arief Fajar Satria SH SIK MH kepada merdeka.com, Rabu (15/5).

Enam orang yang diamankan sebelumnya ditangkap setelah diketahui ikut serta dalam aksi perusakan warung internet (warnet) di Jalan Kelapa Sawit, Kecamatan Bukitraya dua pekan lalu.

Saat diamankan kemarin, Yn sempat berteriak histeris di depan orangtuanya. Namun setelah dijelaskan bahwa dia ditangkap atas keterangan tersangka lainnya, dia hanya bisa terdiam. Dari handphone-nya saat diamankan polisi juga menemukan rekaman video porno. Belum dipastikan apakah itu rekaman video porno geng motor atau tidak.

Terkait video porno itu, Yn membantah itu video geng motor yang berhubungan sex. “Bukan geng motor itu,” ujarnya.

Sementara Um, diketahui pernah ditahan karena terlibat penyerangan Mapolresta Pekanbaru pada Februari 2012. “Dia sempat ditahan di Lapas karena kasus itu,” ujar Kasat Reskrim.

Hal ini tak dibantah Um. Namun, ia mati-matian membantah dirinya adalah geng motor. “Semenjak kasus itu saya tidak ngumpul lagi,” ujarnya. Sementara itu, terkait perusakan warnet di Jalan Kelapa Sawit, Um mengaku berada di sana namun hanya melihat dan tak ikut merusak.

Bantahan Um ini berbeda temuan dari penyelidikan polisi. Um diketahui mengenal dekat Klewang. Bahkan di dalam handphone-nya ditemukan SMS yang dikirimkan ke Klewang mengatakan, “Klewang harus berhati-hati, sebaiknya menukar kartu handphone.” Um juga menyarankan agar Klewang tidak usah ke Pekanbaru karena dicari polisi.

Doktrin agar jangan mengakui diri sebagai geng motor tampaknya masih melekat dalam diri dua remaja putri ini. Perilaku yang ditunjukkan Um serupa dengan Yn. Saat ditanya terkait keterlibatannya di geng motor, Yn mengaku hanya ikut bergaul, namun ia bukan geng motor.

“Saya ngumpul-ngumpul saja sama mereka,” ujarnya.

Ia mengaku sering berkumpul bersama geng motor Atit Abang. Saat berkumpul, mereka biasanya duduk-duduk di depan SD di Tarai Bangun, Kampar. Setelahnya lalu konvoi dan jalan-jalan ke Sungai Pagar. Yn ikut berkumpul mereka di Stadion Utama Riau baru dilakoni sekitar dua bulan terakhir.

Yn mengaku orangtuanya tak tahu bahwa ia ikut geng motor. Untuk keluar rumah, orangtuanya biasa dikelabui dengan alasan dijemput oleh temannya, Ni. Ni ini adalah panglima Atit Abang.

“Kadang izinnya tidur di rumah teman,” lanjutnya.

Dengan kasus yang menimpanya, Yn mengaku menyesal. Apalagi dia kini harus menanggung malu di depan orangtuanya karena terlibat geng motor.

Sementara itu, orang tua Yn, He (46) mengaku tak tahu anaknya ikut kegiatan terlarang seperti itu. “Dia di depan kita tidak pernah bilang. Kita sebagai orangtua tidak bisa memantau setiap hari,” kata He.

Setelah semua terjadi, He mengaku pasrah. “Biar polisi yang membuktikan,” katanya.

Sementara itu, Klewang diancam pasal berlapis. Kepolisian menemukan beberapa bukti dan unsur-unsur terlibat berbagai tindak pidana di Riau.(merdeka)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Aek Nabara Akhirnya Nikmati Listrik

    Warga Aek Nabara Akhirnya Nikmati Listrik

    • calendar_month Selasa, 12 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Akhirnya penduduk Desa Aek Nabara Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Nata menikmati aliran listrik. Ini kali pertama desa itu terang di malam hari sejak Indonesia merdeka. Arus listrik itu diperoleh dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang dibangun pemerintah desa setelah menerima anggaran Dana Desa Tahun 2015. Desa Aek Nabara […]

  • Error Data Dinkes, Mertua Bupati Masih Hidup, Dinyatakan Ikut Wafat

    Error Data Dinkes, Mertua Bupati Masih Hidup, Dinyatakan Ikut Wafat

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kesalahan input data covid-19 oleh Dinas Kesehatan Madina benar-benar kacau. Sampai-sampai mertua bupati pun ikut dinyatakan meninggal dunia, padahal masih sehat wal’afiat. “Anggota keluarga saya ikut (dinyatakan) meninggal, termasuk mertua saya,” ungkap Bupati Mandailing Natal (Madina), Jakfar Sukhairi Nasution geram. Itu diungkap bupati pada rapat Forkopinda Madina di aula kantor bupati, […]

  • Pekan Depan 254 Pj Kepala Desa Ditetapkan

    Pekan Depan 254 Pj Kepala Desa Ditetapkan

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penetapan 254 penjabat kepala desa (Kades) di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara direncanakan berlangsug pekan depan. Itu diungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Madina Ahmad Meinul Lubis di Panyabungan, Selasa (21/2/2023). Hanya saja Mainul tidak menyebut tanggal atau hari penetapan. “Insya Allah, penetapan 254 pj kades di Madina ditetapkan […]

  • 25 Desember  Itu Natal Dewa Romawi

    25 Desember Itu Natal Dewa Romawi

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bagi umat Kristen, Natal 25 Desember adalah hari besar yang dirayakan dengan sepenuh suka cita dan kemeriahan. Hari ini diyakini sebagai peristiwa kelahiran Yesus Kristus ke dunia (Dies Natalis of Jesus Christ). Peringatan ini menjadi penting, karena mereka meyakini Yesus sebagai tuhan dan juru selamat. Dengan kata lain, perayaan Natal bagi umat kristiani adalah memperingati […]

  • Marak Hubungan Sedarah (Inses),  Bukti Akidah Makin Melemah?

    Marak Hubungan Sedarah (Inses),  Bukti Akidah Makin Melemah?

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam Miris! Ironis! Ngeri!. Kata-kata tersebut sepertinya belum mampu untuk mewakili rasa dan pikiran seseorang yang beriman ketika mendegar peristiwa hubungan sedarah (inses). Karena dalam pemahaman orang-orang beriman, khususnya seorang Muslim, perilku demikian adalah tabu dan terlarang. Sehingga, tidak akan pernah terpikir dalam benak manusia yang sudah ditunjuki oleh […]

  • Korupsi Telah Mendarah Daging

    Korupsi Telah Mendarah Daging

    • calendar_month Sabtu, 6 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd Anggota Komunitas Forum Kajian Islam Kaffah   Korupsi adalah penyelewengan atau penyalahgunaan uang negara (perusahaan dan sebagainya) untuk keuntungan pribadi atau orang lain. Berdasarkan pengertian ini dapat kita simpulkan bahwa korupsi itu suatu perilaku mencuri dan mengambil hak milik orang lain tanpa peduli bagaimana akibat dari tindakan kita kepada orang […]

expand_less