Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Korupsi Telah Mendarah Daging

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 6 Mar 2021
  • print Cetak

Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd
Anggota Komunitas Forum Kajian Islam Kaffah

 


Korupsi adalah penyelewengan atau penyalahgunaan uang negara (perusahaan dan sebagainya) untuk keuntungan pribadi atau orang lain. Berdasarkan pengertian ini dapat kita simpulkan bahwa korupsi itu suatu perilaku mencuri dan mengambil hak milik orang lain tanpa peduli bagaimana akibat dari tindakan kita kepada orang lain. Hal ini banyak dilakukan oleh para penguasa negeri kita dan parahnya seperti dianggap lumrah oleh mereka.

Lihatlah begitu banyak pemberitaan kasus korupsi berseliweran mulai dari kasus e-KTP, bansos dan yang terbaru kasus korupsi proyek Infrastruktur yang dilakukan oleh Nurdin Abdullah. Kabarnya Nurdin Abdullah  menjadi tersangka kasus dugaan suap atas proyek infrastruktur di Lingkungan Pemprov Sulawesi Selatan. (Liputan6.com)

Sungguh kita sangat heran dengan kelakuan para penguasa negeri ini. Bagaimana tidak, sebagai rakyat awam kita selalu saja disajikan dengan berita-berita pencurian yang tak membuat jera setiap pelakunya. Bahkan kita juga melihat tidak ada rasa kesedihan dari rawut wajah mereka setiap kita melihat mereka diliput oleh media. Mereka bisa tersenyum dan berkata-kata. Dan mereka juga masih diperlakukan bak raja dan ratu yang selalu dijaga. Harusnya bila setiap orang yang mencuri diperlakukan seperti pencuri dan dipermalukan sampai jera sehingga tak berani berbuat lagi. Tetapi ini tidak berlaku pada para pencuri berdasi. Mereka diistimewakan padahal mereka sudah mencuri uang rakyat. Sungguh heran kita melihatnya semua ini.

Tetapi harusnya kita tak perlu heran. Sebab kita hidup dalam sistem Demokrasi-kapitalisme yang mana semua hanya berlandaskan uang. Orang yang beruang pasti selalu diperlakukan dengan baik selama itu mendatangkan kebaikan kepada orang-orang disekitarnya. Dan hukum dalam sistem ini juga tumpul kepada para penguasa tetapi sangat keras kepada rakyat kecil yang lemah. Lihat saja kasus-kasus pencurian beras dan kayu bakar yang dilakukan kaum lemah yang memang mereka mencuri karena kelaparan dan mereka tak mampu untuk membeli. Iya begitulah memang karena kita berhukum dengan hukum buatan manusia maka akan sesuka hati manusia mau membuat apa selama itu membuat mereka bahagia dan mendatangkan manfaat kepada mereka.

Hal ini sangat berbeda jika kita hidup dalam sistem islam kaffah. Dimana para koruptor akan dihukum sesuai dengan berapa banyak yang dicurinya yaitu mulai dari sanksi material, penjara, pemecatan jabatan, cambuk, pembekuan hak-hak tertentu sampai hukuman mati. Dan mereka tidak akan diperlakukan seperti orang yang tak berdosa.

Sebagaimana Umar bin Abdul Aziz menetapkan sanksi koruptor adalah dijilid dan ditahan dalam waktu yang sangat lama. Zaid bin Tsabit menetapkan sanksi koruptor yaitu dikekang (penjara) atau hukuman yang bisa menjadi pelajaran bagi orang lain. Sedangkan Qatadah mengatakan hukumannya adalah dipejara (Buletin Al-Islami, Edisi 585:3).

Dan para pemimpin dalam sistem islam kaffah juga tak akan mampu untuk mencuri uang rakyat sebab mereka tahu bagaimana siksaan yang akan Allah berikan kepada mereka. Jangankan ingin mencuri, mendengar rakyatnya belum makan saja mereka ketakutan. Begitulah jika kita hidup dalam sistem islam kaffah, semua makhluk akan dimuliakan dan diperlakukan dengan baik. Sebab sistemnya berasal dari Allah Sang Maha Pencipta dan Pengatur, Allah tidak akan memberikan aturan yang buruk kepada makhluknya karena Dialah yang paling tahu apa yang makhluknya butuhkan. Oleh karenanya, marilah kita menerapkan sistem islam yang telah Allah perintahkan agar hidup kita mulia dan bahagia dunia akhirat.

Wallahu’alam bishowab.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pekan Depan Data Honorer K2 Diverifikasi

    Pekan Depan Data Honorer K2 Diverifikasi

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Memeriksa keabsahan berkas peserta yang lulus seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) dari tenaga honorer kategori dua (K2) bukanlah pekerjaan yang mudah. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Medan, Lahum Lubis mengakui hal tersebut. Menurutnya, yang menjadi persoalan dalam berkas honorer K2 yakni surat keterangan (SK) pengangkatan. “Tenaga honorer K2 itu mayoritas […]

  • Operasi Angkat Tumor Ronggani Sukses

    Operasi Angkat Tumor Ronggani Sukses

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Operasi pengangkatan tumor dari mulut Ronggani Pulungan berlangsung sukses tadi sore di RS Mitra Sejati, Medan. Dokter yang menanganinya dr Hendry Rusdy, M.kes.Sp.BM. Muhammad Nekson Tanjung relawan yang membantu Ronggani menyatakan operasi pengangkatan tumor itu berlangsung sekitar satu jam. “Alhamdulillah operasinya berhasil jam 16 tadi,” ungkap Nekson kepada Mandailing Online […]

  • Amrun Daulay Diadili Usai Lebaran

    Amrun Daulay Diadili Usai Lebaran

    • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Demokrat Amrun Daulay dalam kasus dugaan korupsi di Departemen Sosial. Pemanggilan Amrun untuk menandatangani berkas pelimpahan kasus dari penyidikan ke penuntutan. Seperti dilansir detik.com, Amrun tiba di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Kamis (25/8/2011) sekitar pukul 09.00 WIB. Kurang […]

  • RSU Panyabungan Kembali Disoroti

    RSU Panyabungan Kembali Disoroti

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Tujuh Fraksi DPRD Kabupaten Mandailing Natal menyampaikan pandangan umum terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Tentang RAPBD Madina Tahun Anggaran 2011 di Gedung DPRD Perkantoran Payaloting, Senin (20/12/2010). Sidang dipimpin langsung Ketua DPRD As Imran Khaitami Daulay. Pandangan Fraksi Perjuangan Reformasi yang dibacakan Binsar Nasution menyampaikan beberapa usulan pembangunan yang perlu perhatian Pemkab Madina antara […]

  • Dua Lansia Warga Desa Sopo Batu Dapat Vaksin Door to Door Polres Madina

    Dua Lansia Warga Desa Sopo Batu Dapat Vaksin Door to Door Polres Madina

    • calendar_month Rabu, 27 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dua warga lanjut usia (Lansia) Desa Sopo Batu mendapat vaksin program door to door dari  Polres Mandailing Natal (Madina) pada Selasa (26/10) kemarin. Hal tersebut disampaikan oleh Pj. Kepala Desa Sopo Batu Usri Lubis kepada Mandailing Online di kantor Camat Panyabungan, Rabu (27/10). Usri menyampaikan pada awalnya ada tiga lansia yang […]

  • Hindari Wajah Usang Pimpin KY

    Hindari Wajah Usang Pimpin KY

    • calendar_month Senin, 20 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Komisioner Komisi Yudisial (KY) periode 2010-2015 telah terpilih. Otoritas penentuan ketua dan wakil ketua pimpinan KY memang ada di tangan anggota terpilih. Idealnya pemilihan Ketua KY dilatarbelakangi pada integritas moral dengan dilandasi kehidupan relijius. Hal ini dikatakan Direktur Lembaga Advokasi Perlindungan Konsumen (LAPK) Farid Wajedi di Medan, Ahad (19/12/2010). “Apalagi tugas pokok Komisi Yudisial […]

expand_less