Jumat, 28 Agu 2026
light_mode

Korupsi Telah Mendarah Daging

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 6 Mar 2021
  • print Cetak

Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd
Anggota Komunitas Forum Kajian Islam Kaffah

 


Korupsi adalah penyelewengan atau penyalahgunaan uang negara (perusahaan dan sebagainya) untuk keuntungan pribadi atau orang lain. Berdasarkan pengertian ini dapat kita simpulkan bahwa korupsi itu suatu perilaku mencuri dan mengambil hak milik orang lain tanpa peduli bagaimana akibat dari tindakan kita kepada orang lain. Hal ini banyak dilakukan oleh para penguasa negeri kita dan parahnya seperti dianggap lumrah oleh mereka.

Lihatlah begitu banyak pemberitaan kasus korupsi berseliweran mulai dari kasus e-KTP, bansos dan yang terbaru kasus korupsi proyek Infrastruktur yang dilakukan oleh Nurdin Abdullah. Kabarnya Nurdin Abdullah  menjadi tersangka kasus dugaan suap atas proyek infrastruktur di Lingkungan Pemprov Sulawesi Selatan. (Liputan6.com)

Sungguh kita sangat heran dengan kelakuan para penguasa negeri ini. Bagaimana tidak, sebagai rakyat awam kita selalu saja disajikan dengan berita-berita pencurian yang tak membuat jera setiap pelakunya. Bahkan kita juga melihat tidak ada rasa kesedihan dari rawut wajah mereka setiap kita melihat mereka diliput oleh media. Mereka bisa tersenyum dan berkata-kata. Dan mereka juga masih diperlakukan bak raja dan ratu yang selalu dijaga. Harusnya bila setiap orang yang mencuri diperlakukan seperti pencuri dan dipermalukan sampai jera sehingga tak berani berbuat lagi. Tetapi ini tidak berlaku pada para pencuri berdasi. Mereka diistimewakan padahal mereka sudah mencuri uang rakyat. Sungguh heran kita melihatnya semua ini.

Tetapi harusnya kita tak perlu heran. Sebab kita hidup dalam sistem Demokrasi-kapitalisme yang mana semua hanya berlandaskan uang. Orang yang beruang pasti selalu diperlakukan dengan baik selama itu mendatangkan kebaikan kepada orang-orang disekitarnya. Dan hukum dalam sistem ini juga tumpul kepada para penguasa tetapi sangat keras kepada rakyat kecil yang lemah. Lihat saja kasus-kasus pencurian beras dan kayu bakar yang dilakukan kaum lemah yang memang mereka mencuri karena kelaparan dan mereka tak mampu untuk membeli. Iya begitulah memang karena kita berhukum dengan hukum buatan manusia maka akan sesuka hati manusia mau membuat apa selama itu membuat mereka bahagia dan mendatangkan manfaat kepada mereka.

Hal ini sangat berbeda jika kita hidup dalam sistem islam kaffah. Dimana para koruptor akan dihukum sesuai dengan berapa banyak yang dicurinya yaitu mulai dari sanksi material, penjara, pemecatan jabatan, cambuk, pembekuan hak-hak tertentu sampai hukuman mati. Dan mereka tidak akan diperlakukan seperti orang yang tak berdosa.

Sebagaimana Umar bin Abdul Aziz menetapkan sanksi koruptor adalah dijilid dan ditahan dalam waktu yang sangat lama. Zaid bin Tsabit menetapkan sanksi koruptor yaitu dikekang (penjara) atau hukuman yang bisa menjadi pelajaran bagi orang lain. Sedangkan Qatadah mengatakan hukumannya adalah dipejara (Buletin Al-Islami, Edisi 585:3).

Dan para pemimpin dalam sistem islam kaffah juga tak akan mampu untuk mencuri uang rakyat sebab mereka tahu bagaimana siksaan yang akan Allah berikan kepada mereka. Jangankan ingin mencuri, mendengar rakyatnya belum makan saja mereka ketakutan. Begitulah jika kita hidup dalam sistem islam kaffah, semua makhluk akan dimuliakan dan diperlakukan dengan baik. Sebab sistemnya berasal dari Allah Sang Maha Pencipta dan Pengatur, Allah tidak akan memberikan aturan yang buruk kepada makhluknya karena Dialah yang paling tahu apa yang makhluknya butuhkan. Oleh karenanya, marilah kita menerapkan sistem islam yang telah Allah perintahkan agar hidup kita mulia dan bahagia dunia akhirat.

Wallahu’alam bishowab.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesawat Wapres Dikawal Sukhoi

    Pesawat Wapres Dikawal Sukhoi

    • calendar_month Rabu, 10 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Manado – Pesawat BAe RJ 85 yang ditumpangi Wakil Presiden Boediono dalam perjalanan dari Bandara Hasanuddin Makassar menuju Manado sempat dikawal dua pesawat Sukhoi SU-27 sekitar 15 menit. Wartawan ANTARA yang menyertai perjalanan Wapres ke Manado, Rabu, melaporkan, sekitar 10 menit setelah pesawat yang ditumpangi Wapres Boediono mengudara, dua pesawat Sukhoi buatan Rusia mengawal dari […]

  • Selamat Datang Virus Covid Varian Baru

    Selamat Datang Virus Covid Varian Baru

    • calendar_month Senin, 8 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Alfisyah S.Pd Guru dan Pegiat Literasi Islam Varian baru virus covid-19 B117 yang berasal dari Inggris kini semakin menghantui negeri-negeri yang menjadi lahan subur pandemi. Boris Johnson mengatakan bahwa virus varian baru ini lebih menular dan lebih mematikan (kompas.com, 23/01/2021). Jubir satgas covid 19 menyatakan bahwa Indonesia mesti bersiap akan kemungkinan penularan virus […]

  • Terkait Tingginya Harga Mitan

    Terkait Tingginya Harga Mitan

    • calendar_month Senin, 3 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dinilai Tak Maksimal Awasi MADINA- Tingginya harga minyak tanah (mitan) di sejumlah kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sejak sebulan lalu hingga saat ini dikecam Ketua Komisi II DPRD Madina, Ir H Alimakmur. Dia menuding Pemkab tidak maksimal mengawasi harga jual, sehingga harga mitan di sejumlah pedagang mencapai Rp9.000-Rp10.000 per liter. Ir H Alimakmur kepada […]

  • Sumteng Berpotensi Segera Direalisasikan

    Sumteng Berpotensi Segera Direalisasikan

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Ketua PB GP Ansor yang juga Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Nusron Wahid, menyebutkan pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara berpotensi segera direalisasikan. Sebab, isu tersebut akan dibahas di rapat parlemen secepatnya. Penegasan ini disampaikan oleh Ketua Koordinator Daerah GP Ansor se-Tabagsel, Ir Pandapotan Siregar dan Ketua GP Ansor Madina, Samsul Bahri Lubis SAg, […]

  • Sempat Terjadi Tumpukan Sampah, Kabid Persampahan DLH Madina: Kita Terus Bekerja

    Sempat Terjadi Tumpukan Sampah, Kabid Persampahan DLH Madina: Kita Terus Bekerja

    • calendar_month Senin, 8 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penumpukan sampah dalam beberapa hari ke belakang kembali terjadi di beberapa tempat pembuangan sementara (TPS) di sekitar kota Panyabungan. Tumpukan sampah terjadi di TPS Lintas Timur dan Kayujati. Dari pantauan Mandailing Online di lokasi, Senin (8/11) pagi sekitar pukul 8.20 WIB tumpukan sampah tersebut sudah menimbulkan bau tak sedap. Warga di […]

  • Disegmen ke 5 Debat Pilkada Madina, Harun Beberkan Cara Memajukan Madina

    Disegmen ke 5 Debat Pilkada Madina, Harun Beberkan Cara Memajukan Madina

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PALUTA ( Mandailing Online ) – Di Segmen ke 5 debat Pilkada Madina Harun beberkan cara memajukan Kabupaten Mandailing Natal. Paslon 01 Manfaatkan kedekatannya dengan Presiden ke 8 Republik Indonesia. Untuk mengurai ketertinggalan Kabupaten Mandailing Natal di tingkat Nasional Harun Paslon 01 menjelaskan. Kita hadir untuk masyarakat bukan untuk diri sendiri Kata Harun. Jadi, jika nanti […]

expand_less