Kamis, 15 Okt 2026
light_mode

Kadin dan KTNA Madina Satu Visi Penguatan Sektor Agrobisnis

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 18 Sep 2017
  • print Cetak

Pertemuan Kadin dan KTNA Madina

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Madina dan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Madina menyatukan visi dalam upaya mengembangkan dan memperkuat basis-basis agrobisnis dan agroindustri di Mandailing Natal (Madina).

Kedua lembaga ini bertemu di Kampoeng Kaos Madina, Panyabungan, Senin (18/7). Pertemuan itu juga dihadiri oleh asosiasi Perikanan Ikan Mas.

Pertemuan itu dihadiri Ketua Kadin Madina, Sobir Lubis; Ketua KTNA Madina, Rosmala Dewi Nasutiona; Wakil Ketua KTNA Madina, Ir. Syahrul Nasution; Sekretaris KTNA Madina, Seri Annum Pulungan, Humas KTNA Madina, Dahlan Batubara dan perwakilan Asosiasi Perikanan Ikan Mas, M.Ali Ruston.

Humas KTNA Madina, Dahlan Batubara menjawab wartawan usai pertemuan menyatakan, pertemuan Kadin Madina dan KTNA Madina merupakan langkah lanjutan dari rangkaian pembicaraan-pembicaraan kedua pihak sebelumnya.

Intinya, kedua lembaga ini menyatukan potensi organisasi dan kekuatannya dalam upaya mendorong para petani  memasuki era pertanian yang berbasis pasar, inovasi budidaya dan maindset petani yang berbasis daya juang dan visi bisnis.

“Mendorong sektor pertanian ke arah yang bukan saja menguasai intensifikasi, tetapi juga mampu menguasai pasar,”  sebut Dahlan Batubara.

Dahlan mencontohkan sektor perikanan darat, dimana dalam hal ini Kadin Madina, KTNA Madina bersama Asosiasi Perikanan Ikan Mas akan mengupayakan rangkaian progres penguatan petani dalam menguasai pasar ikan mas di Madina dan selanjutnya ekspansi ke luar daerah. Juga  mendorong tumbuhnya industri pakan ikan serta penguatan inovasi budidaya ikan.

“Tanpa menguasai pasar dan pakan, petani akan sulit berkembang. Jika pasar dan pakan telah dikuasai, maka otomatis gairah budidaya akan meningkat di kalangan petani. Tentunya juga ketersediaan bibit akan menjadi hal penting lainnya,” kata Dahlan.

“Konsumsi ikan mas di Madina selama ini cukup tinggi, baik untuk kategori rumah makan maupun rumah tangga, tetapi selama ini dikuasai oleh Rao, Sumbar. Akibatnya, petani ikan di Madina keok, ini contoh yang harus dibenahi oleh Kadin Madina dan KTNA Madina,” imbuh Dahlan.

Faktor pakan juga sangat krusial karena menyangkut kelangsungan budidaya. “Harganya terlalu mahal jika petani membeli dari pabrikan luar daerah. Untuk itu, Kadin dan KTNA Madina bersama Asosiasi Perikanan Ikan Mas akan memprogres masalah ini dengan target asosiasi mampu mendirikan minimal 2 pabrik pakan di Madina,” ungkap Dahlan.

Persoalan ikan mas ini adalah salah satu sektor yang akan menjadi urusan Kadin Madina dan KTNA Madina. Sebab, sektor-sektor lain juga menjadi agenda, seperti peternakan, perkebunan, pertanian tanaman pangan dan sektor-sektor lainnya yang bersifat agrobisnis dan agroindustri.

“Inti dari penyatuan misi kedua lembaga itu adalah menguatkan kalangan petani dalam sisi pasar, budidaya dan maindset petani yang berorientasi pasar dan memiliki orientasi mengelola usaha taninya dengan orientasi bisnis,” ujarnya.

 

Peliput : Maradotang Pulungan

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPU di Tiga Daerah Merasa "Serba Salah"

    KPU di Tiga Daerah Merasa "Serba Salah"

    • calendar_month Jumat, 15 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan – Komisi Pemilihan Umum di tiga daerah di Sumatera Utara, yakni Kota Tanjung Balai, Kota Tebing Tinggi dan Kabupaten Mandailing Natal merasa “serba salah” dalam menyelengarakan proses pilkada ulang sebagaimana ditetapkan Mahkamah Konstitusi. Di satu sisi, kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut Irham Buana Nasution dalam pertemuan dengan Komisi II DPR RI di […]

  • Rp1 M program fiktif Disdukcapil

    Rp1 M program fiktif Disdukcapil

    • calendar_month Senin, 27 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Kepala Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Madina, Aswan Hasibuan, diterpa isu tentang dugaan memiliki program fiktif terkait pemutakhiran data penduduk dengan sumber dana dekonsentrasi pusat 2010. Program bantuan pusat itu kabarnya berjalan tiap tahun. Isu yang beredar luas via pesan singkat (sms) di kalangan wartawan baru-baru ini menyebutkan, dana pemutakhiran data diduga fiktif […]

  • BPBD Madina Cari Korban Hanyut di Aek Galoga

    BPBD Madina Cari Korban Hanyut di Aek Galoga

    • calendar_month Selasa, 13 Nov 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim BPBD Madina bersama warga hingga kini masih melakukan pencarian Roni Rizky yang hanyut di Sungai Batang Gadis, titik Aek Galoga, Selasa (13/11/2018). Berdasar informasi yang dihimpun di lapangan, remaja warga Aek Galoga, Panyabungan, Mandailing Natal itu hanyut ketika melompat ke sungai mengejar bola. Dia dan rekan-rekannya bermain bola di lapangan […]

  • Panen Melimpah, Harga Timun 2.000 Per Kilo

    Panen Melimpah, Harga Timun 2.000 Per Kilo

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Sejumlah petani timun di Kelurahan Siabu Kecamatan Siabu Mandailing Natal memasuki masa panen. Sementara itu, harga di tingkat pedagang pengumpul sebesar Rp 2.000 per kilo gram. Meski tergolong kurang menggembirakan, besaran Rp 2.000 itu sudah disyukuri petani, karena musim panen sebelumnya harga berada di kisaran Rp 1.500 bahkan pernah jatuh ke […]

  • Dishub Provsu Harus Razia Truk Melebihi Tonase

    Dishub Provsu Harus Razia Truk Melebihi Tonase

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara (Dishub Provsu) diminta merazia dan memperketat pengawasan truk bermuatan melebihi tonase yang melewati Jembatan Meraha di Muara Soma, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Pasalnya, jalan menuju kawasan Pantai Barat Madina tersebut kondisinya semakin parah. Bahkan jalan yang baru dihotmix pun tidak akan bertahan lama. Itu dikatakan Ketua […]

  • Densus Antikorupsi bukti Polri serius

    Densus Antikorupsi bukti Polri serius

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (MAndailing Online) – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Hanura, Syarifuddin Suding meyakini bahwa dibentuknya tim Datasemen Khusus (Densus) Antikorupsi tidak akan tumpang tindih dengan Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipikor) Mabes Polri yang sudah lama ada. “Saya kira tidak akan bentrok ya, pasti akan melebur nanti Densus Antikorupsi itu,” kata Syarifuddin dala sebuah […]

expand_less