Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Disperindag Gelar OP di Dua Kecamatan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 3 Jan 2011
  • print Cetak


MADINA- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar operasi pasar (OP) di Kecamatan Siabu dan Panyabungan Timur, Rabu (29/12). Operasi pasar ini bertujuan untuk menstabilkan harga beras di pasaran.
Pantauan METRO di Desa Sinonoan, Kecamatan Siabu, truk pembawa beras non subsidi ini diramaikan warga dari desa-desa di Siabu yang ingin memeeroleh beras murah yang disediakan oleh Pemkab Madina melalui Disperindag.
Nurjannah (45) seorang ibu rumah tangga (IRT) asal Desa Lumban Dolok, Kecamatan Siabu, kepada METRO, mengaku senang dengan beras bulog alias non subsidi yang disediakan oleh pemerintah untuk masyarakat. Sebab, selama ini warga kesulitan untuk membeli beras mengingat harganya mahal.
“Kami (IRT, red) berterima kasih kepada pemerintah atas bantuan beras murah. Selama ini kami hanya memeeroleh beras dengan harga yang tinggi dan sulit buat kami yang ekonomi rendah,” sebut Nurjannah diamini puluhan IRT lainnya di lokasi pembagian beras.
Kepala Dinas Perindag Madina, Drs A Ansyari Nasution, kepada METRO di lokasi penjualan beras, menyebutkan, beras murah non-subsidi kali ini hanya dibagikan kepada 2 kecamatan. Ini merupakan uji coba untuk melihat animo atau respon masyarakat dan apabila masyarakat menerima, maka Pemkab Madina akan terus menggelar operasi pasar yang sama dengan tujuan untuk menstabilkan harga.
“Untuk Kecamatan Siabu kita bagikan 1 truk dengan muatan 18 ton sedangkan untuk Kecamatan Panyabungan Timur kita alokasikan sebanyak 10 ton,” ucap Kadis.
Disebutkannya, harga yang dibebankan kepada masyarakat hanya sebesar Rp6.300 per kilogram dari harga pasar yang melebihi Rp8 ribu perkilogram. Dan program tersebut merupakan instruksi Pj Bupati Madina, Aspan Sofian Batubara.
Diungkapkannya, seluruh masyarakat berhak mendapatkan beras murah tersebut bukan hanya warga miskin saja, namun jumlahnya dibatasi. “Setiap rumah tangga kita batasi dengan jumlah maksimum sebanyak 50 kilogram dan tak boleh lebih, supaya warga lainnya juga kebagian,” kata Ansyari.
Saat ditanyai METRO soal penyebab mahalnya harga beras saat ini Ansyari Nasution menjelaskan, penyebab utamanya adalah akibat gagal panen bagi masyarakat petani dimana hasil tani tahun ini menurun.
“Di samping itu, penyebab lainnya adalah petani yang menjual hasil panennya ke luar daerah. Ini yang paling urgent sebagai penyebabnya, dan kondisi ini digunakan oleh pedagang beras sebagai moment untuk menaikkan harga,” ungkapnya. (wan)
Sumber : Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • LKPP Latih Generasi Muda Menguasai Komputer Dasar

    LKPP Latih Generasi Muda Menguasai Komputer Dasar

    • calendar_month Rabu, 29 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NAGAJUANG (Mandailing Online) – Lembaga Kajian Pendidikan Dan Pelatihan (LKPP) mengadakan Pelatihan Computer Dasar di Kecamatan Naga Juang, Mandailing Natal (Madina) sejak Rabu (29/6/2022). Peserta yang dilatih adalah usia sekolah antara kelas 2 SLTP sampai  kelas III SLTA sederajat. Acara ini merupakan hasil kerjasama antara Desa Desa yang berada di Kecamatan Naga Juang dengan LKPP. […]

  • Lembaga Keuangan Non Riba Saatnya Berdiri di Daerah

    Lembaga Keuangan Non Riba Saatnya Berdiri di Daerah

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Lembaga keuangan non riba atau pinjaman tanpa bunga menjadi solusi penting menyelamatkan keterpurukan usaha kecil menengah di daerah. Cara ini patut ditiru oleh Pemkab Mandailing Natal (Madina). Pemerintah daerah bisa bekerjasama dengan sejumlah bank dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) mendirikan lembaga keuangan non riba ini. Lembaga keuangan non riba ini menjadi solusi penting bagi […]

  • Gunung Sinabung Meletus

    Gunung Sinabung Meletus

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Bupati Karo: Kami Masih Bisa Atasi Kabanjahe, – Bupati Karo, Kena Ukur, memastikan pihaknya masih bisa menangani masalah evakuasi dan penanganan keselamatan masyarakatnya pasca erupsi Gunung Sinabung yang terjadi, Minggu (14/9) dinihari. Meski pihak Pemprov Sumatera Utara sudah menyatakan kesiapan satuan kerja perangkat dinas (SKPD) untuk terjun langsung membantu ke lapangan, namun ia mengaku situasi […]

  • Jaminan Keselamatan Warga Tak Jelas, Tan Gozali Desak SMGP Tutup

    Jaminan Keselamatan Warga Tak Jelas, Tan Gozali Desak SMGP Tutup

    • calendar_month Senin, 8 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – KNPI Mandailing Natal tetap besikap agar PLTP Sorik Marapi ditutup sebelum ada jaminan keselamatan bagi rakyat sekitar. Selain itu, konpensasi kepada korban tersisa yang terdampak tragedi keracunan tanggal 25 Januari 2021 menjadi perhatian Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Mandailing Natal (Madina) Dalam siaran persnya diterima Mamdailng Online, Senin (8/3/2021) Ketua KNPI […]

  • Bahasa Mandailing, Sastra Klasik Hingga Masa Kolonial (bagian 2)

    Bahasa Mandailing, Sastra Klasik Hingga Masa Kolonial (bagian 2)

    • calendar_month Sabtu, 15 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sastra Klasik Seni sastra Mandailing ditularkan melalui tradisi yang khas, misalnya melalui medium berikut: [4] 1. Marturi.  Tradisi bercerita dalam konteks sosial Mandailing yang dilakukan secara verbal. Cerita ditularkan secara turun-temurun. Plot menggunakan alur maju dan banyak memuat ajaran tentang budi pekerti. 2. Ende Ungut-ungut dibedakan atas temanya. Ende merupakan ungkapan hati, ekspresi kesedihan karena […]

  • Pelajar Terbaik Dapat Kado Di Hut Madina

    Pelajar Terbaik Dapat Kado Di Hut Madina

    • calendar_month Jumat, 8 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Memperingati HUT Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ke-14, pemerintah daerah memberikan pengghargaan kepada putra putri Madina yang telah menoreh prestasi dan mengharumkan nama daerahnya dalam bidang pendidikan. Bupati Madina, Hidayat Batubara langsung yang menyerahkan hadiah dan piagam kepapa para pelajar di ruang paripurna DPRD Madina, Jum’at (8/3) didampingi Wakil Ketua DPRD Madina, […]

expand_less