Selasa, 6 Okt 2026
light_mode

Disperindag Gelar OP di Dua Kecamatan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 3 Jan 2011
  • print Cetak


MADINA- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar operasi pasar (OP) di Kecamatan Siabu dan Panyabungan Timur, Rabu (29/12). Operasi pasar ini bertujuan untuk menstabilkan harga beras di pasaran.
Pantauan METRO di Desa Sinonoan, Kecamatan Siabu, truk pembawa beras non subsidi ini diramaikan warga dari desa-desa di Siabu yang ingin memeeroleh beras murah yang disediakan oleh Pemkab Madina melalui Disperindag.
Nurjannah (45) seorang ibu rumah tangga (IRT) asal Desa Lumban Dolok, Kecamatan Siabu, kepada METRO, mengaku senang dengan beras bulog alias non subsidi yang disediakan oleh pemerintah untuk masyarakat. Sebab, selama ini warga kesulitan untuk membeli beras mengingat harganya mahal.
“Kami (IRT, red) berterima kasih kepada pemerintah atas bantuan beras murah. Selama ini kami hanya memeeroleh beras dengan harga yang tinggi dan sulit buat kami yang ekonomi rendah,” sebut Nurjannah diamini puluhan IRT lainnya di lokasi pembagian beras.
Kepala Dinas Perindag Madina, Drs A Ansyari Nasution, kepada METRO di lokasi penjualan beras, menyebutkan, beras murah non-subsidi kali ini hanya dibagikan kepada 2 kecamatan. Ini merupakan uji coba untuk melihat animo atau respon masyarakat dan apabila masyarakat menerima, maka Pemkab Madina akan terus menggelar operasi pasar yang sama dengan tujuan untuk menstabilkan harga.
“Untuk Kecamatan Siabu kita bagikan 1 truk dengan muatan 18 ton sedangkan untuk Kecamatan Panyabungan Timur kita alokasikan sebanyak 10 ton,” ucap Kadis.
Disebutkannya, harga yang dibebankan kepada masyarakat hanya sebesar Rp6.300 per kilogram dari harga pasar yang melebihi Rp8 ribu perkilogram. Dan program tersebut merupakan instruksi Pj Bupati Madina, Aspan Sofian Batubara.
Diungkapkannya, seluruh masyarakat berhak mendapatkan beras murah tersebut bukan hanya warga miskin saja, namun jumlahnya dibatasi. “Setiap rumah tangga kita batasi dengan jumlah maksimum sebanyak 50 kilogram dan tak boleh lebih, supaya warga lainnya juga kebagian,” kata Ansyari.
Saat ditanyai METRO soal penyebab mahalnya harga beras saat ini Ansyari Nasution menjelaskan, penyebab utamanya adalah akibat gagal panen bagi masyarakat petani dimana hasil tani tahun ini menurun.
“Di samping itu, penyebab lainnya adalah petani yang menjual hasil panennya ke luar daerah. Ini yang paling urgent sebagai penyebabnya, dan kondisi ini digunakan oleh pedagang beras sebagai moment untuk menaikkan harga,” ungkapnya. (wan)
Sumber : Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebut Batak Mandailing, Presiden Jokowi Diprotes Warga Mandailing

    Sebut Batak Mandailing, Presiden Jokowi Diprotes Warga Mandailing

    • calendar_month Rabu, 20 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) : Warga Mandailing di Jakarta memprotes Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) terkait pernyataan Batak Mandailing. Aksi protes berlangsung di lapangan Monas, Jakarta, Selasa (20/3/2019) dengan menggelar spanduk panjang bertulis : “Tuan Presiden, Mandailing Bukan Batak”. Protes itu dilakukan menyusul adaya pernyataan Presiden RI Joko Widodo melalui akun resmi facebook– nya yang […]

  • Dengan Dana 3,5 M Untuk Pengamanan, Bupati Berharap Pilkades di Madina Aman

    Dengan Dana 3,5 M Untuk Pengamanan, Bupati Berharap Pilkades di Madina Aman

    • calendar_month Jumat, 28 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) dengan anggaran 3,5 miliar, Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution meminta kepada penegak hukum untuk membantu berjalannya pilkades dengan aman. ” saya ucapkan terima kasih atas kesedian TNI/Polri untuk mengamankan pilkades,” kata Sukhairi pada penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution, Kapolres Madina HM Reza […]

  • Penghapusan Tenaga Honorer : Benarkah Untuk Meningkatkan Kesejahteraan?

    Penghapusan Tenaga Honorer : Benarkah Untuk Meningkatkan Kesejahteraan?

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Anita Safitri, S.Pd Anggota Majelis Taklim Islam Kaffah & Madina Menulis Para tenaga honorer harap-harap cemas. Hal ini dipicu oleh rencana pemerintah akan menghapus tenaga honorer di instansi pemerintahan mulai 28 November 2023 mendatang. Tertuang dalam surat menteri PANRB No. B/185/M.SM.02.03/2022 perihal Status Kepegawaian di Lingkungan Instansi Pemerintahan Pusat dan Pemerintah Daerah. (detik.com, […]

  • PT SMGP Tunjukkan Kepedulian, Bagikan Sebako Kepada Anak Yatim di Panyabungan Barat

    PT SMGP Tunjukkan Kepedulian, Bagikan Sebako Kepada Anak Yatim di Panyabungan Barat

    • calendar_month Rabu, 29 Jun 2016
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PT Sorik Marapi Geothermal Power kembali membagikan paket sembako kepada 128  anak yatim dan anak berkebutuhan khusus. Kali ini di  6 desa di Kecamatan Panyabungan Barat, Mandailing Natal, Senin,(27/6). Sembako yang disalurkan berupa 2 kg beras, minyak goreng 1 kg, mie lidi 1 bungkus, susu 2 kaleng, gula 1 kg, ikan […]

  • Kemenpera Rehap 119 Rumah Tidak Layak Huni di Madina

    Kemenpera Rehap 119 Rumah Tidak Layak Huni di Madina

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kementrian Perumahan Rakyat RI memberikan bantuan bedah rumah bagi 119 kepala rumah tangga (KK) rumah tidak layak huni di Desa Hutapadang, Simpang Banyak Jae dan Desa Simpang Banyak Julu, Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berasal dari program Stimulan Perumahan Swadaya Tahun 2014. Penyerahan bantuan langsung diserahkan Deputi Kementrian […]

  • Pameran di PRSU, Madina Tampilkan Produk UMKM

    Pameran di PRSU, Madina Tampilkan Produk UMKM

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menampilkan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan seni budaya Gordang Sambilan di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) Tahun 2026. PRSU 2026 berlangsung 3 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Kawasan PRSU, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Medan. Acara resmi dibuka Jumat, (3/07/2026) malam. Mengusung tema “Harmoni […]

expand_less