Selasa, 21 Jul 2026
light_mode
Tak Berkategori

Harga Cabe Merah Tembus 40 Ribu/Kg

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 17 Mei 2013
  • print Cetak

pedagang-cabe 170513.jpgPANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam empat hari terakhir harga cabe merah di Mandailing Natal (Madina) terus mengalami kenaikan. Penjualan pada Jum’at (17/5/2013) menembus 40.000 rupiah dari sebelumnya 30.000 rupiah per kilo gram.

Pengakuan para pedagang, kenaikan harga cabe merah akibat pasokan dari petani sedang turun, sehingga harga cendrung naik.

“Pasokan cabe merah kita terima dari petani saat ini sedang turun, dan jika barang sedikit harga akan naik,” ujar Zubaidah, pedagang di pasar pagi Gunungtua, Panyabungan, kepada wartawan, Jum’at (17/5).

Dikatakannya, trend kenaikan harga cebe merah ini juga berdampak terhadap menurunnya tingkat penjulan sekitar 25 persen dibanding ketika harga masih 30.000 rupiah per kg.

“Naiknya harga cabe merah berdampak kepada penurunan omzet, makanya kitapun sebetulnya tidak menghendaki harga yang secara tiba-tiba naiknya. Bayangkan dalam waktu hanya sekitar 3 hingga 4 hari harga sudah naik 10.000 per kilo,” jelasnya.

Arman Tanjung, pengelola rumah makan di Panyabungan mengakui bahwa dia merasa kaget dengan cepatnya kenaikan harga cebe merah di pasaran yang berpengaruh terhadap perolehan keuntungan usahanya.

“Ya situasi harga cabe merah merupakan bahan utama dalam gulai masakan kita, termasuk sambal cabe untuk setiap porsi nasi. Harga jual per satu porsi nasi tetap 10.000, sedangkan bahan sudah naik, dan saya berharap agar harga cabe merah kembali turun,” harapnya.

Sementara itu, pengakuan petani cabe di Panyabungan, saat ini baru selesai musim penen bagi sebahagian besar petani, bahkan ada lagi yang baru tanam.

“Memang untuk bulan Mei biasanya kita sudah selesai masa panen, paling kita mulai penen kembali itu sekitar bulan Juli hingga bulan Agustus mendatang, mungkin ini penyabab naiknya harga cabe merah di pasar,” ujar Sarbein Nasution seorang petani cabe. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kenaikan Harga Pupuk Beratkan Petani

    Kenaikan Harga Pupuk Beratkan Petani

    • calendar_month Jumat, 6 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta. Ketua Umum Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Winarno Tohir menilai kenaikan harga eceran tertinggi (HET) untuk pupuk urea bersubsidi sebesar 12,5% per 1 Januari 2012 dari sebelumnya Rp 1.600 per kg menjadi Rp1.800 per kg akan memberatkan petani. “Petani yang mempunyai lahan kecil atau kurang dari 0,3 hektare akan kesulitan dengan naiknya harga pupuk […]

  • ‘Raja Sawit’, LABA ATAU BALA ?

    ‘Raja Sawit’, LABA ATAU BALA ?

    • calendar_month Jumat, 1 Jun 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : NURSAMSI*   Di Indonesia tanaman kelapa sawit menjadi tanaman primadona bahkan ditingkat internasional, siapa yang tidak tergiur dengan harga dan keuntungan yang diperoleh darinya. Banyak petani dan pelaku usaha terjun di dalamnya. Begitu juga dengan industri-industri di tanah air banyak yang berkecimpung mengambil anugrah darinya. Hal ini tentu sangat menguntungkan Indonesia mengingat Indonesai […]

  • Saipullah Jemput Aspirasi Masyarakat Akar Rumput Sihepeng Raya

    Saipullah Jemput Aspirasi Masyarakat Akar Rumput Sihepeng Raya

    • calendar_month Minggu, 27 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Calon Bupati (Cabup) Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution menjemput aspirasi masyarakat Sihepeng Raya, di lopo kopi Desa Sihepeng, Kecamatan Siabu, Jumat (25/10/2024). Saat ngopi di kedai kopi tradisional itu, Bang Ipul – sapaan akrab Saipullah Nasution, didampingi Dewan Pengarah Tim Pemenangan Ali Mutiara Rangkuti, Ketua Nasdem Madina […]

  • Kereta Api Tembus Sumatera-Jawa

    Kereta Api Tembus Sumatera-Jawa

    • calendar_month Rabu, 4 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Terhubung dengan Jembatan Selat Sunda JAKARTA- Rencana pembangunan jalur kereta api (KA) Lampung-Aceh, yang disebut dengan Trans Sumatera Railways rupanya sudah digodok secara matang oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Nantinya, jalur KA tersebut akan menembus dari ujung Sumatera hingga terhubung dengan Jembatan Selat Sunda untuk menuju Jawa. Detil tahapan pembangunan bahkan sudah tertuang secara rinci dalam […]

  • Lahan BUMD di Madina Diduga Dikuasai Mafia Tambang. Pengamat Desak Gubsu Bertindak

    Lahan BUMD di Madina Diduga Dikuasai Mafia Tambang. Pengamat Desak Gubsu Bertindak

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Medan ||Mandailing Online-  Dugaan penguasaan lahan milik PT Perkebunan Sumatera Utara (PT PSU) oleh aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Desa Patiluban, Kecamatan Natal, Mandailing Natal, menuai sorotan. Pengamat hukum dan sosial Zakaria Rambe mendesak Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution turun tangan. Menurutnya, ketegasan kepala daerah diperlukan agar aset BUMD Sumut tidak menjadi korban […]

  • Dugaan Korupsi Kades Hutaraja Terus Mencuat. Kegiatan Keagamaan dan Budaya Juga Diduga Takrealisasi

    Dugaan Korupsi Kades Hutaraja Terus Mencuat. Kegiatan Keagamaan dan Budaya Juga Diduga Takrealisasi

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – (Mandailing Online) – Ternyata selain  gaji aparat desa, insentif BPD, Guru Magrib mengaji, Kepala MDA, Bilal Mayit, serta insentif petugas Kesehatan desa yang diduga digelapkan Rahmad Parmonangan selaku Kepala Desa Hutajara Panyabungan Selatan, Madina. Uang kegiatan Program Keagamaan serta Kebudayaan juga di diduga diembat. Ratusan Juta Anggaran Dana Desa dan Dana Desa Tahun […]

expand_less