Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Mafia dibalik rusuh KJRI Jeddah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 13 Jun 2013
  • print Cetak

JAKARTA – Ketua Badan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Jumhur Hidayat menduga pembakaran Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah didalangi mafia Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Ilegal.

“Para mafia TKI ilegal ini ingin agar program pemutihan TKI yang melanggar batas izin tinggal di Arab Saudi gagal,” katanya dalam dialog publik pada Jambore Buruh Migran Indonesia di Sidaurip Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, tadi malam.
Jumhur menambahkan, para mafia berbisnis mempekerjakan TKI yang bermasalah, terutama yang masa izin tinggalnya habis. Dari bisnis ini, mafia mampu mengeruk keuntungan luar biasa besar.

Program pemutihan membuat mafia khawatir kehilangan para pekerja ilegalnya. TKI legal tentu lebih memilih tidak bekerja pada mafia, melainkan pada jalur yang sesuai.

“Banyak penampungan TKI ilegal yang beroperasi secara tersembunyi di kota-kota besar Arab Saudi seperti di Madinah, Mekkah dan Jeddah,” jelasanya.

Soal program pemutihan, berdasar data hingga Senin sore, 54 ribu orang lebih telah dilayani dalam program ini. Namun masih ada puluhan ribu lainnya yang belum terlayani. “Nantinya program pemutihan akan berlanjut supaya tenaga kerja kita yang berada di luar negeri legal semua,” tegasnya.

Pemerintah menegaskan, kerusuhan yang terjadi di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi, terjadi karena tenaga kerja Indonesia (TKI) hilang kesabaran saat mengurus Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP).

“Kan bisa saja marah, karena lama menunggu,” ujar staf ahli Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Abdul Wahid Maktub saat wawancara di salah satu televisi kemarin.

Menurut mantan Dubes RI untuk Qatar itu, tradisi menunggu lama pasti membuat siapa saja akan pusing, kecewa dan akan menimbulkan emosi. “Saya saja pasti akan pusing,” ungkap Wahid.

Ia meminta pemerintah perlu memperhatikan jumlah KJRI, SDM dan peralatan agar pelayan kepada TKI berjalan lancar. Selama ini kata Wahid di Arab Saudi hanya ada dua KJRI, yaitu KJRI Jeddah dan KJRI Riyadh.

“Kita minta ada penambahan lah, dan ini perlu dianggarkan,” tandasnya.(Rmol)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Cabai di Madina Naik, Komuditas lainnya Normal

    Harga Cabai di Madina Naik, Komuditas lainnya Normal

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online): Kata Rahma pedagang sayuran di pasar baru, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) dalam sepekan terakhir harga cabai dalam kondisi fluktuatif atau tidak tetap. Kondisi ini akibat cuaca tidak menentu ditambah pasokan kurang. “Cabai merah naik Rp. 10.000, cabai rawit turun Rp. 5000 dan kalo cabai ijo masih tetap harganya,” ucap Rahma […]

  • Kerajinan Rakyat

    Kerajinan Rakyat

    • calendar_month Rabu, 20 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Para pengrajin besi/pandai besi dan logam di desa sipange kabupaten Tapanuli selatan merupakan salah satu aset daerah yang perlu di kembangkan, mengingat hasil-hasil kerajinan besi para pandai besi dan logam itu sudah seharusnya dibina sampai ke tingkat Nasional (MOL)

  • Miss Filipina Terpilih sebagai Miss World 2013

    Miss Filipina Terpilih sebagai Miss World 2013

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Setelah kurang lebih selama tiga minggu berada di Bali, mengikuti seluruh tahapan dan acara yang dihelat oleh penyelenggara, Megan Young dari Filipina akhirnya terpilih sebagai Miss World 2013. Diliputi rasa haru dan bahagia, Megan mengucapkan terima kasih sambil terisak atas dukungan yang diberikan kepadanya. Sebelumnya, pada tahap penjurian Megan berjanji akan membantu banyak […]

  • Bupati Buka Festival Nasyid dan Qasidah

    Bupati Buka Festival Nasyid dan Qasidah

    • calendar_month Selasa, 13 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution membuka Festival Nasyid dan Qasidah ke-19 di Gedung Serbaguna, Desa Parbangunan, Panyabungan, Selasa (13/9/2022). Festival digelar selama 2 hari dari tanggal 13-14 September 2022. Sebanyak 305 peserta mengikuti festival nasyid dan qasidah tingkat Kabupaten Madina terdiri dari cabang rebana klasik 9 group Putra […]

  • Dinas PU Vakum, Sekda : Kadis Diangkat Dalam Waktu Dekat

    Dinas PU Vakum, Sekda : Kadis Diangkat Dalam Waktu Dekat

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Pekerjaan Umum Madina vakum sejak pertengahan September 2019. Kevakuman terjadi setelah Kepala Dinas PU Madina, Sahruddin ditahan Kejatisu terkait kasus pembangunan Taman Raja Batu. Sejumlah pegawai menyatakan, progres kerja tak dapat dicapai. Para kontraktor juga sudah resah menyusul akan selesainya pekerjaan-pekerjaan proyek pemda di Dinas PU. Sementara itu, […]

  • RTRW Palas Segera Disusun

    RTRW Palas Segera Disusun

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Kawasan Hutan dan APL Menjadi Prioritas. Palas – Pemerintah Kabupaten Padang Lawas (Pemkab Palas), melalui Badan Perencanaan Pembagunan Daerah (Bappeda) bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dalam waktu dekat akan menyusun Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kabupaten Palas, menitikberatkan pada kawasan hutan dan areal penggunaan lain. Penyusunan RTRW pada daerah ini, menyangkut pembahasan tentang […]

expand_less