Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Video: Umar Abduh Nyatakan Prabowo Unggul 54%, Fakta Hasil Pilpres 2014 Ditangan TNI Dan Polri

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 24 Jul 2014
  • print Cetak

JAKARTA (Mandailing Online) – Pengamat intelijen dan kepolisian dari Center for Democracy And Social Justice Studies (CeDSoS) Umar Abduh membeberkan data penghitungan atau rekapitulasi suara Pilpres 2014 diduga berasal dari rekapitulasi TNI dan Polri.

Dalam data perolehan suara yang dimilikinya, Umar mengungkapkan pemenang pilpres adalah Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Hal itu terungkap dari video Youtube yang diunggah Satrio Herlambang pada 21 Juli 2014. Oleh pengunggahnya, video tersebut diberi judul Umar Abduh membeberkan tentang fakta hasil pilpres “Real Count ” versi TNI/Polri yang sudah dimenangkan oleh Prabowo Subianto

Dalam video itu, Umar yang terlihat sedang menjadi pembicara dalam sebuah diskusi bertajuk “Benarkah Penyelenggaraan Pilpres Bebas dari Campur Tangan Peserta Pemilu dan Intervensi Asing “ di Jakarta, Selasa (22/7/2014) menunjukkan catatan rekapitulasi suara yang diduga berasal dari catatan petugas TNI dan Polri.

Umar juga menyebut hasil rekapitulasi tersebut mencatat Prabowo meraih 54% suara. Catatan yang disebutnya dari TNI/Polri itu dianggap lebih rinci dari data KPU karena meliputi jumlah warga yang tidak menggunakan hak suara atau golput, dan jumlah suara tidak sah.

Umar menyatakan, rekapitulasi kesaksian polisi dan militer yang tanggal 12 dinyatakan dua-duanya menyetor data itu ke Cikeas. Data itu oleh pihak polisi dan militer dinyatakan bukan konsumsi publik, “Tetapi kenapa disetorkan kepada yang paling berkuasa,” katanya.

Kemudian data diumumkan KPU tidak menjelaskan dari rekapitulasi itu jumlah yang tidak menyalurkan hak pilih dan berapa jumlah yang hadir. Padahal rekapitulasi di tingkat desa/kelurahan maupun PPK menyebutkan secara rinci berapa yang tak menyalurkan hak pilih dan berapa jumlah yang hadir dan berapa suara tidak saha serta berapa suara sah.

“KPU tidak mengeluarkan seperti ini. Kemudian media sosial menyatakan 58 juta (suara) yang hilang, padahal tidak, sekitar 10 jutaan lah yang raib yang diselewengkan oleh KPU, ini kriminal, ini manipulatif,” ujarnya.

Dalam video berdurasi 18 menit 2 detik itu, sosok yang pernah menjadi aktivis sebuah gerakan keagamaan itu juga menyebutkan Polri dan TNI seharusnya lebih mengedepankan kejujuran dan tanggungjawabnya sebagai aparat keamanan. Apalagi keduanya terikat kuat dengan Sapta Marga dan sumpah prajurit untuk setia dan membela negara atau konsitutusi.

“Ini adalah pola operasi intelijen. Di mana pelibatan institusi secara Undang-undang tidak boleh. Polri dan TNI tidak boleh sebagai pelaksana pemilu,” jelasnya.

Tetapi, dalam kondisi dan situasi yang berpotensi mencederai demokrasi dan memicu kerusuhan horizontal akibat dampak kecurangan kata Umar, kedua institusi tersebut wajib tampil dan mengambil tanggungjawab penuh untuk mengembalikan tupoksi KPU ke proporsinya semula.

“Di sini saya masih prasangka baik. Jika Polri dan TNI benar-benar netral dan Sapta Margais, peka sebagai keamanan. Maka harus keluarkan dokumen tersebut (perhitungan suara),” tegasnya.

Dia juga mencuatkan pertanyaan soal lembaga manakah yang berwenang meminta TNI/Polri agar membuka data rekapitulasi yang dimiliki TNI dan Poliri tersebut.

Sumber : VoA Islam/ SINDOnews.com/ Okezone
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sengketa pilkada, Mahfud MD dilaporkan ke KPK

    Sengketa pilkada, Mahfud MD dilaporkan ke KPK

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 13Komentar

    JAKARTA, – Mantan Calon Bupati Mandailing Natal, Sumatera Utara, Irwan H Daulay menuding ada kecurangan yang dilakukan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa pemilukada 2010 lalu. Saat itu MK masih dipimpin Mahfud MD. Dalam Pemilukada Madina itu, dirinya menduga calon incumbent menggunakan cara politik uang. “UU mewajibkan apabila politik uang diskualifikasi. Panel membuktikan sistematis pasif. Itu […]

  • Tangis Bahagia Sambut Kedatangan Jemaah Haji di Masjid Agung Nur Alan Nur

    Tangis Bahagia Sambut Kedatangan Jemaah Haji di Masjid Agung Nur Alan Nur

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kedatangan 258 orang jemaah haji asal Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara (Sumut) yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama tiba di Masjid Agung Nur Ala Nur, Desa Parbangunan, disambut dengan tangis bahagia keluarga yang menunggu sejak pagi, Minggu (24/07). Kepulangan jamaah haji dari Medan menuju Madina langsung didampingi oleh Wakil Bupati […]

  • Tentang Cawabub, Cakada Madina Saifullah Nasution Mengaku Belum Tentukan

    Tentang Cawabub, Cakada Madina Saifullah Nasution Mengaku Belum Tentukan

    • calendar_month Jumat, 24 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Kepada Mandailing Online, Saifullah Nasution Bacakada Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) mengatakan sampai malam ini Jum’at 24/5/2024 belum ada pembicaraan terkait calon Wakil Bupati yang akan mendampinginya pada perhelatan Pilkada Madina mendatang. Ia mengaku masih fokus loby Partai Politik ( Parpol) yang akan mengusung dirinya untuk Pilkada Madina. “Sejauh ini […]

  • Tiga koruptor PLN disidang

    Tiga koruptor PLN disidang

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online)- Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), menyidangkan tiga dari lima pejabat Perusahaan Listrik Negara ( PLN) Sumatera Utara (Sumut ) yang menjadi terdakwa korupsi pengadaan GT12 di Belawan pada 2007 menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Medan. Ketiganya, Albert Pangaribuan (mantan General Manajer PT PLN Pembangkit Sumatera Bagian Utara), Edward Silitonga (mantan manajer […]

  • Dahlan Terjun Langsung Bersihkan Parit

    Dahlan Terjun Langsung Bersihkan Parit

    • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution turun langsung membersihkan parit di jalan lintas Sumatera, tepatnya depan SPBU Pasar Baru, Panyabungan, Jumat (13/1). Parit tersebut sering menjadi sumber banjir. Keikutsertaan Wabub dalam pembersihan parit jalan mendapat tanggapan dari pemakai jalan yang sering melihat di lokasi itu memang langganan banjir akibat tersumbat.(medanbisnis)

  • Suami Yang Tak Dirindukan

    Suami Yang Tak Dirindukan

    • calendar_month Minggu, 13 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dayanur Ibu rumah tangga, tinggal di Natal Suami merupakan kepala rumah tangga yang memiliki hak dan tanggung jawab besar terhadap istri dan anak-anaknya. Selain itu suami juga pemimpin (qowwam) terhadap istrinya. Suami memiliki kewajiban terhadap keluarganya dalam memberikan nafkah lahir batin. Namun, sayang seribu sayang banyak para suami hari ini melupakan tanggung jawabnya. Bahkan tidak […]

expand_less