Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Data Identitas Napi Ikut Terbakar, Perburuan Sulit

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 17 Jul 2013
  • print Cetak

MEDAN, – Pihak Polda Sumut merilis data perkembangan perburuan napi yang kabur dari Lapas Tanjunggusta, Medan.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes.Pol. R. Heru Prakoso menjelaskan, dari 2.599 orang napi yang ada di LP tersebut, yang melarikan diri adalah sebanyak 212 orang.

Kemudian yang meninggal akibat terbakarnya LP tersebut adalah 5 orang.”Dua orang dari pegawai lapas, dan tiga orang dari narapidana,” ujarnya dalam keterangan persnya terkait kerusuhan LP Tanjunggusta, Selasa (16/7) di Polda Sumut.

Dari 212 napi yag melarikan diri, lanjut Heru, 9 orang diantaranya adalah tahanan yang berstatus teroris. Dari 9 orang tersebut, 5 orang diantaranya berhasil ditangkap. “Hingga saat ini masih ada 4 orang teroris lagi yang kita buru,” ujarnya.

Sementara itu, dari 212 napi yang melarikan diri tersebut, yang sudah dilakukan penangkapan dan termasuk yang menyerahkan diri sebanyak 102 orang. Sedangkan, 110 orang napi lagi masih dilakukan pemburuan untuk diamankan kembali.

Menurut Heru, pihak Polda Sumut telah melakukan beberapa langkah pasca terjadinya kerusuhan, pembakaran Lapas dan larinya para napi di Lapas Klas IA Medan tersebut. Yakni, tetap melakukan pengamanan atau menempatkan personil gabungan TNI dan Polri dan juga melakukan olah TKP dengan melibatkan Labfor Cabang Medan.

Menurut Heru, pihaknya juga sudah membentuk tim investigasi, yang bertugas untuk mencari sebab awal terjadinya kerusuhan, sampai dengan pembakaran gedung dan larinya beberapa orang napi.

“Tim investigasi sebanyak 14 tim, ditambah dengan satu tim pengumpul data. Totalnya adalah 15 tim, yang berkerja utk mengetahui sebab kerusuhan, pembakaran, sampai larinya napi,” ujar Heru.

Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga membentuk posko terpadu di Lapas, yang dijaga oleh personil dari Polda Sumut, Polresta Medan, dan juga dari petugas lapas itu sendiri.”Hal ini adalah untuk mengsinkronisasikan data. Agar dapat diketahui, berapa jumlah napi yang terdata. Karena, beberapa hari sebelumnya data masih simpang siur, karena kantor arsip Lapas terbakar,” sebutnya.

Akibat tidak adanya data yang lengkap maupun gambar dari napi yang masih diburu, lanjutnya, membuat pengejaran terhadap napi yang kabur sedikit mengalami kendala. “Karena kita mencari orang dengan identitas yang tidak kita ketahui. Ibaratnya kita mencari orang dengan mata tertutup karena mereka (napi,red), dicari dengan identitas yang tidak kita ketahui,”ungkapnya.

Adapun keempat orang terpidana teroris itu adalah, Abdul Gani (28) penduduk Jalan Kakap Sealar No 31, Belawan Bahagia, Belawan. Nibras alias Arab alias Amir alias Wawan (22), penduduk Jalan Anggur, Kidul Dalam Kecamatan Bangi I, Kabupaten Pasuruan, Jatim/Ngumban Surbakti Medan. Dia divonis 6 tahun.

Kemudian, Fadli Sadama bin Mahmudin alias Can alias Zaid alias Fernando alias Buyung alias Ade (29), penduduk Jalan Ilyas Gang Damai No 2, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Labuhan Medan Sumut, divonis 11 tahun dan dijadwalkan bebas 11 Desember 2021.

Terakhir, Agus Sunyoto alias Syafaruddin (25), warga Desa Jetah, Kelurahan Borong, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar, divonis 6 tahun.

Guna memudahkan proses pencarian napi yang berhasil kabur saat kerusuhan Lapas Tanjung Gusta Medan, Polda Sumut menyebarkan foto 4 napi teroris yang belum tertangkap.

“Inilah kendalanya, karena kita tidak mempunyai data (identitas) konkrit napi yang masih diburu, habis terbakar semua. Karena itu kita menyebarkan foto 4 napi teroris,” tandas Heru.(pnn)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Syamsul Hilal Imbau Mantan Wali Kota Binjai Ali Umri Penuhi Panggilan Polda Sumut

    Syamsul Hilal Imbau Mantan Wali Kota Binjai Ali Umri Penuhi Panggilan Polda Sumut

    • calendar_month Minggu, 17 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN: Mantan Wali Kota Binjai, Ali Umri, dinilai pengecut jika tidak berani memenuhi panggilan polisi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat olahraga dan operasional Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Binjai pada 2007. “Kenapa mesti takut? Kan dipanggil sebagai saksi.Kalau terus menghindar seperti ini, akan timbul dugaan masyarakat bahwa dia terlibat dalam kasus ini,”ujar anggota Komisi […]

  • Bencana Anggaran Madina: Menuntut Tanggung Jawab Masa Lalu atas Darurat Belanja Pegawai

    Bencana Anggaran Madina: Menuntut Tanggung Jawab Masa Lalu atas Darurat Belanja Pegawai

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Rizki Lubis
    • 0Komentar

      … PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kini tengah berhadapan dengan apa yang disebut sebagai ‘bencana anggaran’. Sempitnya ruang gerak fiskal daerah ini merupakan buah dari kebijakan masa lalu yang kini mewajibkan adanya koreksi terhadap pengangkatan pegawai yang berlebih. Pangkal dari krisis anggaran daerah ini berakar pada ketidakmampuan pemerintah di masa […]

  • Kabar Gembira, Kurir Belanja Buka Lowongan Kerja Wilayah Panyabungan

    Kabar Gembira, Kurir Belanja Buka Lowongan Kerja Wilayah Panyabungan

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabar gembira bagi yang belum punya pekerjaan. Kurir Belanja yang berkantor di Panyabungan, Mandailing Natal membuka lowongan kerja bagi warga Panyabungan sebagai kurir pesan antar. “Masyarakat umum dan mahasiswa bisa memanfaatkan lowongan kurir ini sebagai lapangan kerja. Apalagi mahasiswa karena sifatnya paruh waktu,” ujar Irwansyah Nasution pimpiman manajemen Kurir Belanja kepada […]

  • PELESTARIAN WARISAN BUDAYA MANDAILING (1)

    PELESTARIAN WARISAN BUDAYA MANDAILING (1)

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Z Pengaduan Lubis Bangsa Mandailing, suku bangsa Mandailing atau kelompok etnis (ethnic group) Mandailing adalah salah satu dari sekain ratus suku bangsa penduduk asli Nusantara. Dari zaman dahulu sampai sekarang suku bangsa tersebut turun-temurun mendiami wilayah etnisnya sendiri yang terletak di Provinsi Sumatra Utara. Menurut tradisinya orang Mandailing menamakan wilayah etnisnya itu “Tano Rura […]

  • Barcelona vs Real Betis: Barca Dibayangi Cedera Pemain

    Barcelona vs Real Betis: Barca Dibayangi Cedera Pemain

    • calendar_month Minggu, 15 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Melawan Betis, Barcelona kehilangan bek Andreu Fontas yang mengalami cedera lutut kanan dan Pedro Rodriquez yang cedera paha usai menghadapi Osasuna. Keduanya akan bergabung dengan jajaran pemain Barca yang mengalami cedera panjang seperti David Villa dan Ibrahim Affelay. Barca akan menjamu Real Betis di Stadion Camp Nou, Senin (16/1/2012) dini hari WIB. Sementara full back […]

  • Merebut Kembali Sumberdaya Alam Indonesia

    Merebut Kembali Sumberdaya Alam Indonesia

    • calendar_month Selasa, 9 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Dikutip dari : website Hizbut Tahrir Indonesia Banyak warga Indonesia yang tidak menyadari bahwa negeri ini telah lama dicengkeram oleh sistem ekonomi neoliberalisme. Mereka hanya tahu kalau ekonomi Indonesia adalah ekonomi kerakyatan. Itu hanyalah slogan kosong. Apakah neoliberalisme itu? Neoliberalisme adalah wujud pembaruan dari paham ekonomi liberalisme yang telah ada sebelumnya. Ekonomi neoliberalisme […]

expand_less