Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

11 Ranperda dan Kemauan Politik

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 20 Jul 2013
  • print Cetak

Pihak Badan Legislasi (Baleg) DPRD Mandailing Natal (Madina) pertengahan Juli 2013 menyatakan sikap menunda pembahasan 11 Ranperda yang diajukan pemerintah daerah. Alasan yang diusung terkait anggaran dana bagi kegiatan koordinasi atau kunjungan kerja ke Jakarta.

Koordinasi atau kunjungan kerja yang dimaksud pihak Baleg DPRD Madina sangat krusial, karena memiliki keterkaitan dengan kebijakan departemen di Jakarta. Yakni, menyangkut tata ruang, dimana salah satu ranperda-nya adalah Ranperda tentang Tata Ruang Wilayah Madina Tahun 2012-2032.

Baleg DPRD Madina menghendaki agar produk perda itu nantinya tidak memiliki cacat, makanya membutuhkan pembahasan secara detail dan objektif serta membutuhkan koordinasi dengan lembaga terkait di Jakarta.

“Pembahasan ranperda RTRW harus melakukan konsultasi ke Badan Informasi Geospasial di Jakarta, karena lembaga BIG yang berwenang dalam pembuatan peta, kita harus melakukan konsultasi terkait verifikasi terhadap titik kordinat dari peta RTRW,” urai Dodi Martua, ketua Badan Legislasi DPRD Madina.

Di sisi lain, anggaran untuk kunjungan kerja itu kabarnya sudah tak ada lagi di sekretariat DPRD Madina karena habis pada bulan Juni lalu. Sementara, pihak eksekutif dikabarkan tak memiliki anggaran itu.

Muaranya, 11 Ranperda itu pun terkatung rampung di bulan ini. Ini jelas berdampak bagi perjalanan program-program pembangunan daerah, baik program yang bersifat ekonomi maupun layanan pemerintah daerah lainnya.

Hemat kita, alasan Baleg itu untuk sementara ini bisa diterima jika beranjak dari sisi upaya keakuratan data tata ruang wilayah kabupaten agar perda yang dilahiran kelak tidak cacat di mata pemerintah pusat.

Tetapi, kita juga melihat bahwa ke-11 ranperda itu bukan melulu persoalan tata ruang yang membutuhkan koordinasi ke Jakarta. Kebanyakan ranperda itu justru tidak membutuhkan kunjungan kerja untuk dasar membahasnya.

Jika demikian, dan mengingat kebutuhan terhadap payung hukum yang mendesak, pihak legislatif dan eksekutif tentu bisa memilah dan menetapkan ranperda non tata ruang untuk lanjut dibahas dan disahkan.

Sebab, jika salah satu atau beberapa ranperda terkendala pembahasannya, kenapa ranperda lain yang tak memiliki kendala jadi korban. Ini tentu diharapkan menjadi pertimbangan legislatif dan eksekutif.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengukuhan Pengurus Paguyuban Zona 70

    Pengukuhan Pengurus Paguyuban Zona 70

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Chairuman: Jadikan Paguyuban Perkumpulan Berikan Kontribusi TAPSEL- Komunitas paguyuban tersebut mampu berpartisipasi dalam pembangunan daerah serta berbagai aspek kehidupan baik sosial budaya, ekonomi dan lain-lain. Demikian sambutan Chairuman Harahap selaku Dewan Pembina Paguyuban Zona 70 pada acara mengukuhkan kepengurusan Paguyuban Zona 70 Tabagsel periode 2011-2016, di aula Tor Sibohi Nauli Hotel Sipirok, Kabupatena Tapsel, Minggu […]

  • Kelola Inalum, Sumut butuh pihak swasta

    Kelola Inalum, Sumut butuh pihak swasta

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandsailing Online)– Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) berserta 10 kabupaten/kota yagn berada di sekitar kawasan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) telah mendapat jatah 30 persen terhadap pengelolaan PT Inalum dari Pemerintah Pusat. Namun nilai ini belum fix, karena belum ada keputusan dari Menteri BUMN, Dahlan Iskan terkait hal itu. Bahkan Dahlan mengatakan, pembagian […]

  • Produksi Karet Menurun Dratis di Madina

    Produksi Karet Menurun Dratis di Madina

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Tingginya curah hujan dalam beberapa waktu belakangan ini, membuat produksi karet petani di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami penurunan. Bahkan, penurunan sangat drastis terjadi sejak seminggu terakhir sehingga sangat berdampak pada perekonomian petani. “Satu minggu terakhir kita tidak bisa menderes (menyadap karet -red) akibat tingginya curah hujan, hal ini sudah mulai berdampak pada stok […]

  • Zubeir Pulungan, Yatim yang Lolos Beasiswa ke Yaman

    Zubeir Pulungan, Yatim yang Lolos Beasiswa ke Yaman

    • calendar_month Jumat, 9 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ahmad Zubeir Pulungan berhasil memperoleh beasiswa kuliah di Universiatas Al Haqop, Hadromaut, Yaman. Anak yatim yang berasal dari Desa Hutapuli, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal ini termasuk dari sekitar 300 dari sekitar 1.000 pelamar di seluruh Indonesia yang berhasil memperloeh beasiswa itu untuk segmen al-wasithiyyah. Dia mengikuti seleksi di pesantren Al […]

  • Pimpinan berkasus, Golkar tercoreng

    Pimpinan berkasus, Golkar tercoreng

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Terjeratnya beberapa pimpinan Golkar di tingkat pemerintahan provinsi Sumut dan kota Medan dalam kasus hukum, ditengarai dapat mengurangi citra partai Golkar di mata masyarakat Sumut. Hal ini diungkapkan analis politik Universitas Sumatera Utara (USU), Agus Suriadi, kepada Waspada Online, pagi ini. Menurutnya, beberapa kasus yang menjerat kader Golkar di jajaran pemerintahan tidak dipungkiri […]

  • Terduga Pelaku Perkosaan di TRB Diamankan Polisi

    Terduga Pelaku Perkosaan di TRB Diamankan Polisi

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masih ingat 3 terduga pelaku pemerkosaan yakni WF, D dan P terhadap SN (20) Wanita Desa Pidoli Lombang, Panyabungan. Kini 1 diantara 3 pelaku yang sempat buron berhasil diamankan polisi dari Polres Madina. WF (21) diduga salah satu pelaku pemerkosaan diketahui di amankan kepolisian pada Minggu Malam (24/11). Hal itu dibenarkan […]

expand_less