Kamis, 21 Mei 2026
light_mode

Kerap Dampingi Bupati Saipullah Nasution di Momen Kunker di Jakarta, Ini kata Marzuki Nasution

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
  • print Cetak

Marzuki Nasution sebelah kiri photo berdekatan dengan Kadinkes Madina dr.Faisal Sutumorang terlihat bersama Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution dalam acara Percepatan Revitalisasi layanan kesehatan di Kemenkes RI pada 3 pebruari 2026 ( diskominfo Madina )

MADINA||Mandailing Online-– Nama Marzuki Nasution menjadi perbincangan dan sorotan disejumlah kalangan di Kabupaten Mandailing Natal , Sumatera Utara. Sosok yang dikenal dekat dengan Bupati Mandailing Natal ( Madina ) Saipullah Nasution itu selalu muncul di setiap agenda luar kota sang bupati. Publik pun bertanya sebagai apa Marzuki hadir mendampingi kepala daerah.

Dari penelusuran akun resmi Pemkab Madina, Marzuki Nasution terekam di beberapa momen penting. Pada 10 April 2026, ia terlihat bersama Bupati Saipullah di Kantor Agrinas Palma Nusantara (Persero), Jakarta. Pertemuan itu membahas optimalisasi potensi perkebunan kelapa sawit sebagai sumber pendapatan daerah.

Sebelumnya, pada 3 Februari 2026, Marzuki juga tampak mendampingi Saipullah saat bertemu Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuono di Jakarta. Agenda kala itu adalah percepatan revitalisasi layanan kesehatan.

Kehadiran Marzuki yang konsisten di sisi Bupati menimbulkan tanda tanya. Apakah ia Staf Ahli, Tim Penghubung, atau punya jabatan resmi di Pemda Madina.

Marzuki Nasution sendiri yang dikonfirmasi lewat pesan singkat mengaku selalu terlibat dalam membangun Madina sejak zaman pemerintahan Amru Daulay sebagai Bupati.

” Terimakasih pak Wa nya..saya terlibat dalam ber Madina sejak zaman almarhum pak Amru Daulay bupati Madina dimana saat itu saya mahasiswa IPB yang tergabung dalam Imatapsel. Sehingga kenal tokoh pak Irwan Daulay, Irnas dan lainnya,” kata Marzuki Nasution Senin 13/4/2026.

Ia juga mengaku pada zaman bupati Dahlan Hasan Nasutio, beliau juga terlibat bantu bantu dan bertemu juga dengan tokoh tokoh Mandailing di Jakarta. Demikian dengan zaman Bupatinya pak Sukheri Nasution ia ikut serta di Tim TP2D ( tim percepatan pembangunan daerah )  Madina.

” Nah sekarang saya bantu bantu pak Bupati  juga karena kebetulan saya dengan bang Saipullah sama sama di IKANAS,” tegas Marzuki Nasution

Marzuki memang bukan orang asing bagi Saipullah. Keduanya dikenal dekat lewat Ikatan Keluarga Besar Nasution (IKANAS). Marzuki bahkan disebut-sebut sebagai salah satu orang kepercayaan Bupati saat ini.(*)

 

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Naskah Deklarasi "Batang Pungkut Green Conservation"

    Naskah Deklarasi "Batang Pungkut Green Conservation"

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bismillahirrahmanirrahim Sesungguhnya kami menyadari bahwa lingkungan hidup adalah warisan yang paling berharga untuk generasi yang akan datang, oleh karena itu kami berkomitmen untuk menjaganya. Kami menyadari bahwa dampak negatif pertambangan lebih besar dari pada dampak positifnya terhadap masyarakat dan lingkungan hidup, oleh karena itu kami menolak pertambangan khususnya di wilayah Kabupaten Mandailing Natal. Kami menghormati […]

  • SDN 100760 Terancam Roboh

    SDN 100760 Terancam Roboh

    • calendar_month Sabtu, 28 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tiang Lapuk, Plafon Bolong, Atap Bocor Sektor pendidikan adalah salahsatu prioritas pembangunan nasional. Sayangnya, sarana pendidikan seperti, bangunan SDN 100760 Kecamatan Arse, Tapsel terancam roboh. Pasalnya, selain atap tiga ruangan bocor, plafon banyak yang bolong bahkan tiang penyangga atap lapuk. Jika bangunan sekolah ini tidak segera diperbaiki pemerintah, dikhawatirkan atap dan plafon sekolah itu akan […]

  • DPRD Madina Usulkan Pansus M3 Gate

    DPRD Madina Usulkan Pansus M3 Gate

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dugaan ketidakberesan investasi pertambangan emas oleh PT Madina Madani Mining (M3) di Kecamatan Lingga Bayu masuk ranah legislatif. DPRD Mandailing Natal (Madina) mengusulkan pembentukan Pansus M3 Gate. Pembentukan Panitia Khusus ini diusulan 20 anggota DPRD Madina. Sekretaris DPRD Madina, Sahnan Batubara kemarin mebenarkan adanya suslan itu yang tertuang dalam surat para […]

  • Cewek 17 Tahun Dijual Rp2 Juta

    Cewek 17 Tahun Dijual Rp2 Juta

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    SIDIMPUAN (Mandailing Online) – “Semua ini karena ekonomi Bang. Bapakku sudah tidak ada lagi. Ibuku hanya tukang jahit. Aku ini anak paling besar. Jadi, aku yang menanggung semua biaya kehidupan kami sekeluarga,” ucap WS, cewek 17 tahun yang dijual seharga Rp2 juta. Pengakuan ini disampaikan WS dengan linangan air mata, kepada wartawan Jumat (18/10). WS […]

  • Penerimaan CPNS Tebing Terancam Gagal

    Penerimaan CPNS Tebing Terancam Gagal

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TEBING TINGGI–Pelaksanaan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2010 Kota Tebing Tinggi terancam gagal. Sampai kemarin, Badan Kepegawaian Daerah (KBD) Tebing Tinggi belum juga mengumumkan rincian formasi penerimaan CPNS. Padahal, rapat koordinasi BKD se provinsi Sumatera Utara sudah menetapkan pengumuman dilaksanakan paling lama Selasa (16/11) yang lalu. Ketua BKD Tebing Tinggi, Amas Muda, berdalih, pengumuman […]

  • Kadis PU Dituding Ingkar Janji, Realisasi PAPBD Makin Mengkhawatirkan

    Kadis PU Dituding Ingkar Janji, Realisasi PAPBD Makin Mengkhawatirkan

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kerumitan pelaksanaan PAPBD 2-14 Mandailing Natal (Madina) di sektor fisik makin parah. Selain waktu pelaksanaan diperkirakan tak mencukupi sampai 20 Desember 2014, kasus dugaan pengutipan uang pun mulai mengemuka. Kondisi ini dikhawatirkan akan memacetkan realisasi PAPBD (Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) di sektor konstruksi, sebab ditengah banyaknya masalah, timbul […]

expand_less