Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Demo M3, Minta Ketua DPRD Madina Mundur

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 9 Feb 2012
  • print Cetak

Demo M3 ke DPRD Madina, 09/02/2012

Kejaksaa Juga Diminta Tuntaskan Kasus-kasus Korupsi

 

Panyabungan (MO)-Puluhan massa dari Gerakan Masyarakat Madina Care dan DPP Ikatan Mahasiswa Muslim Madina (M3) melakukan unjuk rasa ke DPRD Madina, Kamis (9/2) mengusung lima agenda yang menyangkut pemerintahan, mosi tak percaya kepada ketua DPRD Madina, PT.Sorikmas Mining, Geotermal dan kasus percetakan sawah.

Massa yang berjumlah sekitar 60 orang itu tiba di gedung dewan sekira pukul 11.00 WIB dipimpin Kordinator Aksi, Fauzan Helmi Rangkuti dan Kordinator Lapangan, Akhir Lubis dengan membawa berb agai poster. Sebelum ke DPRD, massa lebih dahulu berunjuk rasa ke sekretariat Pemkab Madina

Lima poin usungan adalah, pertama, meminta Kejatisu menuntaskan kasus dugaan korupsi pengucuran dana Rp.1,4 Milyar APBD Padangsidempuan TA 2007 yang diduga melibatkan Sekda Madina, Daud Batubara.

Kedua, meminta Ketua DPRD Madina As Imran Khaytami Daulay legowo dan mengundurkan diri dari jabatan sebagai ketua DPRD Madina karena adanya mosi tidak percaya 26 anggota DPRD Madina kepadanya, agar lebih tercipta lembaga DPRD Madina yang lebih bermartabat dan kondusif dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya.

“Mosi tidak percaya itu menurut kami representasi mayoritas masyarakat Mandailing Natal. Anggota dewan adalah dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat,” teriak orator, Fauzan.

Ketiga, meminta kejaksaan, Polres Madina menuntaskan kasus dugaan korupsi percetakan sawah di Desa Banjar Aur Utara, Sinunukan, Madina yang nilainya diduga mencapai Rp.2,25 Milyar yang bersumber dari APBN tahun 2011.

Keempat, meminta presiden RI, gubsu, bupati Madina menghentikan operasional PT.Sorikmas Mining dan PT.Sorik Marapi Geothermal Power sampai persoalan perusahaan itu selesai dengan masyarakat.

Kelima, meminta Bupati Madina Hidayat Batubara menjalankan pemerintahan yang anti KKN, karena saat ini merebak isu adanya dugaan suap dalam mutasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal.

Massa diterima anggota DPRD Madina, Jafar Rangkuti, Riyadi Husnan dan Iskandar Hasibuan. Anggota DPRD dihadapan massa menyatakan akan meneruskan aspirasi massa tersebut kepada pihak terkait dan akan jadi agenda bahasan di komisi-komisi dewan. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KESUSASTRAAN MANDAILING (1)

    KESUSASTRAAN MANDAILING (1)

    • calendar_month Minggu, 16 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Oleh: Askolani Nasution (Bahan pada Sarasehan Kebudayaan Mandailing, Jakarta, 1 Juni 2013) PRAKATA Mengidentifikasi tipikal Mandailing membutuhkan kajian yang komprehensif. Amat naif jika hanya menggeneralisir begitu saja bahwa Mandailing hanya sebatas teritorial saja, tanpa acuan-acuan yang signifikan. Apalagi kita meyakini bahwa filsafat, norma, dan budaya—yang sering digunakan untuk pengelompokan sosial—bukanlah satuan-satuan yang berdiri sendiri tanpa […]

  • Pemkab Madina Saatnya Merampingkan Struktur OPD

    Pemkab Madina Saatnya Merampingkan Struktur OPD

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Irwan Daulay Pemerhati Pembangunan Daerah Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tengah menghadapi tantangan fiskal yang cukup serius pada tahun anggaran 2025. Berdasarkan dokumen APBD 2025, total anggaran belanja daerah direncanakan sebesar Rp2,06 triliun, terdiri atas belanja operasi sebesar Rp1,45 triliun, belanja transfer Rp408,51 miliar, belanja modal Rp186 miliar, dan belanja tidak terduga sebesar Rp10 […]

  • Aksara Mandailing Menyebar ke Toba

    Aksara Mandailing Menyebar ke Toba

    • calendar_month Sabtu, 4 Nov 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      Aksara Mandailing dikenal dengan aksara Tulak-Tulak. Aksara ini merupakan metamorfosa dari huruf Pallawa. Berdasar penelitian para ahli sejarah dan antropolog, Aksara Tulak-Tulak ini menyebar dari selatan (Mandailing) kea rah utara (Toba). Harry Parkin dalam “Batak Fruit of Hindu Thought”, (1978:101) menyimpulkan, bahwa ”aksara tersebut masuk ke daerah Toba dari Mandailing. Dari Toba jalan yang […]

  • Ini Motif Tersangka S Bunuh Evi

    Ini Motif Tersangka S Bunuh Evi

    • calendar_month Senin, 29 Apr 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – kepada penyidik Reskrim Polres Madina, Suroso alias S tersangka pembunuh Evi mengaku menghabisi nyawa korban karena diminta bertanggung jawab dengan hubungan keduanya yang sudah berjalan 1 tahun. Namun fakta dibalik hubungan ke dua nya ternyata tersangka Suroso telah menikah 3 bulan lalu dan korban adalah selingkuhannya. Gegara minta dinikahi oleh korban, akhirnya […]

  • Sorikmas Mining Didesak Berproduksi atau Angkat Kaki

    Sorikmas Mining Didesak Berproduksi atau Angkat Kaki

    • calendar_month Jumat, 17 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meski telah 24 tahun berada di Mandailing Natal, namun PT. Sorikmas Mining belum juga berproduksi. Itu sangat disesalkan DPRD Mandailing Natal (Madina). Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis mendesak manajemen PT Sorikmas Mining segera menyelesaikan pembangungan konstruksi agar cepat dapat beroperasi, sehingga dapat berkontribusi terhadap ekonomi daerah. “Kalau tidak mampu, ya […]

  • Pejabat Pemkab Madina Tidak Perlu Ke Jakarta

    Pejabat Pemkab Madina Tidak Perlu Ke Jakarta

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para pejabat di Pemkab Mandailing Natal (Madina) tidak perlu terlalu sering ke Jakarta untuk setorkan muka kepada Bupati Madina Hidayat Batubara yang saat ini menjadi tahanan KPK di rutan Guntur. “Pejabat Madina harus loyal kepada Madina, bukan loyal kepada individual. Terlalu seringnya pejabat Madina setor muka kepada Bupati Madina maka dikhawatirkan […]

expand_less