Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Normalisasi Sungai Oleh PT.DIS Bermanfaat Mengatasi Banjir Ladang Penduduk

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 26 Apr 2017
  • print Cetak

Jaya Syahputra Tarigan

MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Normalisasi badan Sungai Salebaru oleh PT DIS ditujukan untuk pengendalian banjir terhadap perladangan penduduk dan juga areal perkebunan perusahaan.

Sebab, kondisi badan sungai yang selama ini menyempit dan tergerusnya permukaan tanah pada daerah hulu sungai sehingga apabila terjadi hujan deras akan mengakibatkan banjir dan terendamnya tanaman perkebunan dan perladangan masyarakat dengan ketinggian air mencapai 2 meter serta terputusnya akses jalan masyarakat.

Sehingga normalisasi sungai ini merupakan solusi dan juga sesuai dengan usulan pemerintah Desa Tabuyung.

Normalisasi sungai itu juga senafas dengan komitmen PT. Dinamika Inti Sentosa dalam menjaga kelestarian lingkungan dan konservasi sungai berdasar amanah Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air dan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2011 tentang Sungai.

Hal itu diungkapkan Humas PT.DIS, Jaya Syahputra Tarigan kepada Mandailing Online, kemarin. Hal itu juga sudah disampaikan dalam pertemuan antara PT DIS dengan tokoh-tokoh masyarakat serta kepala Desa Tabuyung tentang sosialisasi normalisasi sungai, beberapa waktu lalu.

Dibeberkannya, kondisi permukaan aliran Sungai Salebaru yang melintas perkebunan PT.DIS yang terletak di Desa Salebaru dan Desa Tabuyung Kecamatan Muara Batang Gadis itu, sepanjang waktu terjadi penggenangan air cukup lama akibat menyempitnya badan sungai dan pendangkalan sungai oleh tumpukan ranting kayu yang cukup lama.

Untuk mengatasi masalah itu, PT. DIS melaksanakan program normalisasi aliran sungai dengan cara membersihkan aliran sungai untuk menurunkan sedimen sungai agar arus sungai tidak melimpah ke areal perkebunan dan perladangan masyarakat.

Selain itu, juga melakukan pengendalian aliran sungai dengan cara menutup sebagian jalur lama dan membuka jalur baru.

Program ini bertujuan mewujudkan kemanfaatan fungsi sungai yang berkelanjutan. Sehingga, program ini tak etis disebut sebagai “menutup ciptaan tuhan” sebagaimana yang dituduhkan salah satu media cetak.

Jaya Syahputra menyatakan, pembuatan kanal-kanal itu berfungsi untuk memecah debit air sungai, sehingga lahan masyarakat yang terletak di aliran sungai Salebaru tidak terendam banjir telalu lama.

“Program ini juga akan ditindaklanjuti dengan penambahan menanam pohon-pohon keras di sepanjang daerah aliran sungai,” imbuh Jaya Syahputra.

 

Peliput : Salman Rais Daulay

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PETI di Kelurahan Tapus Madina, Keplor Minta Kapolres Hadir Kelokasi

    PETI di Kelurahan Tapus Madina, Keplor Minta Kapolres Hadir Kelokasi

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Penambangan emas tanpa izin (PETI) pada bekas lahan PT Madina Madani Mining (PT M3) di Kelurahan Tapus Kecamatan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal terus beroperasi. Polsek setempat tampaknya tak berkutik menghentikan aktifitas ilegal tersebut. Dengan menggunakan alat berat jenis excapator, para penambang emas ilegal itu leluasa mencuri harta negara tersebut. […]

  • Korban Hanyut Belum Ditemukan, Banjir Bandang Terjadi di 3 Ruas Sungai

    Korban Hanyut Belum Ditemukan, Banjir Bandang Terjadi di 3 Ruas Sungai

    • calendar_month Rabu, 26 Apr 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Informasi yang diperoleh dari kepala Desa Huta Dangka, setidaknya 4 rumah rusak berat dan belasan lainnya dipadati lumpur akibat banjir bandang yang terjadi Rabu sore. Banjir bandang terjadi pada 3 ruas  sungai di Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal, Rabu (16/4/2017) sekira pukul 15.15 WIB. Ketiga ruas sungai itu adalah Sungai Aek Sampuran, […]

  • Sosok Atika di Mata Milenial Desa Tambangan Tonga

    Sosok Atika di Mata Milenial Desa Tambangan Tonga

    • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – Kecerdasan dan dan prestasi yang ditorehkan Atika Azmi Utammi Nasution selama menjadi wakil bupati Mandailing Natal (Madina) menjadikan dirinya sebagai panutan kalangan milenial di Desa Tambangan Tonga, Kecamatan Tambangan. Itu sebabnya, sejumlah generasi milenial di Desa Tambangan Tonga itu menginginkan calon wakil bupati Madina nomor urut 2 itu melanjutkan karier politik […]

  • Pengangguran di Indonesia 8,59 juta

    Pengangguran di Indonesia 8,59 juta

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KUPANG : Pengangguran di Indonesia mencapai 8,59 juta orang atau 7,41 persen dari total angkatan kerja yang kini mencapai sekitar 116,5 juta orang, kata Staf Khusus Menteri Tenaga Kerja, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Anton Doni Dihen. Menurut Anton, di Kupang, Rabu 8 Desember 2010, secara nasional jumlah angkatan kerja di Indonesia pada Agustus 2010 […]

  • Madina Terima Sertifikat Pendirian Koperasi Merah Putih

    Madina Terima Sertifikat Pendirian Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menerima sertifikat pendirian Koperasi Desa Merah Putih (KMP) dari Kementerian Koperasi, di Aula Raja Inal Siregar, Medan, Rabu (30/4/2025). Penyerahan sertifikat sebagai apresiasi atas dukungan terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Selain Madina, ada tiga kabupaten lain yang menerima, yakni Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Deli Serdang, […]

  • Hercules C-130 Jatuh di Permukiman Penduduk, Ini Penjelasan KSAU

    Hercules C-130 Jatuh di Permukiman Penduduk, Ini Penjelasan KSAU

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      MEDAN – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Agus Supriatna membenarkan telah terjadi insiden jatuhnya pesawat di Medan. Pesawat tersebut jenis Hercules C-130 yang diproduksi pada tahun 1964. “Ya, C-130 tipe B dari Skuadron 32,” ujar Agus saat diwawancarai TV One, beberapa saat lalu. Agus mengatakan, diduga pesawat tersebut jatuh karena ada masalah […]

expand_less